Jelang Kurban, Besek Bambu dan Daun Pisang Favorit Gantikan Kantong Plastik

Ade Indra Kusuma

Rabu, 31 Juli 2019 | 08:58 WIB
Jelang Kurban, Besek Bambu dan Daun Pisang Favorit Gantikan Kantong Plastik
besek bambu [press release]

Suara.com - Jelang Kurban, Besek Bambu dan Daun Pisang, Favorit Gantikan Plastik

Menjelang Idul Adha, kebutuhan kantung plastik meningkat. Pasalnya, kantong plastik menjadi sarana paling praktis untuk pembungkusan potongan-potongan daging hewan kurban yang akan dibagi kepada kaum yang membutuhkan.

Penggunaan kantong plastik tidak hanya berdampak negatif pada kualitas daging, juga pada lingkungan, proses terurainya plastik yang lama mengakibatkan plastik menjadi ancaman bagi lingkungan dan kehidupan.

Penyerahan paket daging kurban di Rumah Penampungan dan Pemotongan Hewan Kurban Masjid Jami Baiturrahman Al Haq, Pesanggrahan, Jakarta, Sabtu (2/9).
Ilustrasi daging kurban [suara.com]

Pada Idul Adha 1440 H, Dompet Dhuafa menginisiasi substitusi plastik pembungkus daging kurban dengan wadah yang ramah lingkungan seperti dengan besek bambu, keranjang, daun jati, daun pisang atau sejenisnya.

“Kita juga mengurangi penggunaan kemasan plastik. Tahun ini kita ganti penggunaan kemasan yang ramah lingkungan seperti besek bambu, keranjang, daun jati, daun pisang atau sejenisnya. Dan ini tentunya akan turut membantu perekonomian masyarakat, mereka pengrajin daun pisang, bambu dan lain-lain akan terangkat secara ekonomi, sehingga siklus ekonomi bisa berkutat tidak hanya di peternak tetapi juga kepada masyarakat seperti buruh pembuat bungkus alami seperti besek bambu, dan sejenisnya,” seru Yuli Pujihardi selaku Direktur Mobilisasi ZIS Dompet Dhuafa kepada Suara.com dalam siaran persnya, Rabu (31/7).

Plastik tentu sudah biasa dan rentan menjadi limbah, kertas nasi pun dilapisi plastik, coba dengan kertas koran, ternyata menempel di daging dan saat dicuci susah lepas dari daging. Kemudian kita melihat besek dari bambu, pertama ramah lingkungan dan harga juga tidak mahal dibanding plastik yang berkualitas, maka itu menjadi pilihan Dompet Dhuafa dalam penggunaan besek bambu untuk mengemas daging kurban.

Kurban tahunan ini dengan metode pemberdayaan ini bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat, sebagai contoh yang dilakukan oleh rekan-rekan wilayah Sulawesi Selatan dengan memberdayakan pengrajin besek di Pangkep, berkurban bukan semata ibadah tetapi lebih kepada efek samping yaitu bisnis bagi para peternak tentunya dengan manajemen pemberdayaan yang baik dan berkelanjutan.

Terkait dengan kemasan tersebut seperti besek dan sejenisnya tentu menjadi implikasi sampingan sehingga para pengrajin besek dan sejenisnya menjadi mitra pendukung kurban yang akan dijalankan tahun ini. Dompet Dhuafa mendorong terjadinya perputaran siklus ekonomi masyarakat jauh lebih baik sekaligus membantu pemerintah dalam mengurangi limbah plastik.

“Selain itu Dompet Dhuafa sejalan dengan anjuran pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam penggunaan wadah yang ramah lingkungan serta menghindari penggunaan kantong plastik sekali pakai dalam memberikan daging hasil potongan saat Idul Adha nanti”, tutup Yuli Pujihardi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Kisah Pemulung yang Sisihkan Uang Selama 5 Tahun untuk Berkurban Sapi

Ini Kisah Pemulung yang Sisihkan Uang Selama 5 Tahun untuk Berkurban Sapi

News | Selasa, 30 Juli 2019 | 17:22 WIB

Pesona SPG Hewan Kurban Berpakaian Koboi

Pesona SPG Hewan Kurban Berpakaian Koboi

Foto | Senin, 29 Juli 2019 | 17:24 WIB

Sampah Plastik Menumpuk di Laut Pesisir Jakarta

Sampah Plastik Menumpuk di Laut Pesisir Jakarta

Foto | Senin, 29 Juli 2019 | 16:54 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×