Tari Cokek, Sejarah dan Makna Dibalik Setiap Gerakannya

Vania Rossa, Risna Halidi

Selasa, 20 Agustus 2019 | 18:17 WIB
Tari Cokek, Sejarah dan Makna Dibalik Setiap Gerakannya
Tari Cokek. (Suara.com/Risna Halidi)

Suara.com - Tahukan kamu mengenai sejarah Tari Cokek di Indonesia? Menurut informasi yang dihimpun Suara.com dari komunitas Indonesia.id, Tari Cokek merupakan tarian perpaduan antara tari tradisional Tiongkok, Sunda-Betawi, dan pencak silat yang diiringi oleh musik Gambang Kromong.

Karena dianggap dapat memberi energi positif, Tari Cokek dipilih menjadi tarian solidaritas yang sajikan oleh komunitas Indonesia.id dalam agenda flash mob untuk memeriahkan HUT RI ke-74 tahun.

Tari Cokek. (Suara.com/Risna Halidi)
Tari Cokek. (Suara.com/Risna Halidi)

Sejarah Tari Cokek bermula sejak abad ke-19, dibawa oleh pedagang Tiongkok bernama Tan Sio Kek yang kerap mengadakan pesta di rumah sembari menyuguhkan permainan musik khas Tiongkok dengan instrumen rebab dua dawai yang dipadukan dengan alat musik tradisional Betawi, seperti suling, gong, dan kendang.

Dari permainan musik ini, para tamu yang datang ikut menari mengikuti irama dari tetabuhan yang dimainkan, sehingga lambat laun terciptalah tarian yang bernama Cokek ini.

Kata Cokek sendiri berasal dari Cukin yang artinya selendang. Sebelum terkenal dengan sebutan Tari Cokek, tarian ini lebih dulu dikenal dengan sebutan Tari Sipatmo yang ditampilkan pada upacara adat di klenteng atau wihara.

Salah satu gerakan yang terlihat menjadi ciri utama Tari Cokek adalah gerakan maju mundur, memutar, berjinjit, menggelengkan kepala, serta memainkan kelentikan kedua tangan hingga berputar-putar seirama dengan alunan musik gambang kromong yang terdiri dari instrumen alat musik gambang, kromong, suling, gong, gendang, kecrek, dan sukong, tehyan, atau kongahyan.

Makna Setiap Gerakan Tari Cokek
Tari Cokek sendiri dianggap memiliki makna bahwa dalam hidup bermasyarakat harus selalu menjaga hati yang bersih.

Tari Cokek. (Suara.com/Risna Halidi)
Tari Cokek. (Suara.com/Risna Halidi)

Contohnya gerakan tari dengan tangan ke atas yang memberi makna manusia hanya bisa memohon kepada Tuhan Maha Kuasa; gerakan tangan yang menunjuk mata menjadi simbol bahwa manusia sepatutnya menjaga mata kita dari hal-hal yang tidak baik. Gerakan tangan menunjuk kening yang menandakan manusia harus selalu berpikiran baik; dan gerakan tangan menutup mulut yang menandakan manusia harus selalu berkata baik.

Hingga saat ini, Tari Cokek masih kerap dipentaskan baik dalam acara-acara budaya maupun dalam acara kemasyarakatan Betawi.

baca juga

Sebagai upaya merawat keberagaman budaya Indonesia, komunitas Indonesia.id menggelar acara bertajuk Flash Mob Jakarta Cokekan pada Minggu, 18 Agustus 2019 lalu sebagai upaya melestarikan budaya bangsa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komunitas Tari Jawa Lakukan Ini Lestarikan Budaya Indonesia

Komunitas Tari Jawa Lakukan Ini Lestarikan Budaya Indonesia

Lifestyle | Sabtu, 01 September 2018 | 10:32 WIB

Agar Sanggar Topeng Gunungsari Eksis, Ini Yang Dilakukan Pengurus

Agar Sanggar Topeng Gunungsari Eksis, Ini Yang Dilakukan Pengurus

Lifestyle | Minggu, 26 Februari 2017 | 19:10 WIB

Tari Tradisional Bali Jadi Warisan Budaya Dunia

Tari Tradisional Bali Jadi Warisan Budaya Dunia

Lifestyle | Sabtu, 11 Juni 2016 | 21:13 WIB

Terkini

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!

Video | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:05 WIB

×