Komunitas Zero Waste Indonesia, Ajak Masyarakat Peduli Sampah

Ade Indra Kusuma, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 24 Agustus 2019 | 08:30 WIB
Komunitas Zero Waste Indonesia, Ajak Masyarakat Peduli Sampah
Komunitas Zero Waste Indonesia, Ajak Masyrakat Peduli Minimalisir Sampah [instagram: @tukarbaju_]

Suara.com - Komunitas Zero Waste Indonesia, Ajak Masyarakat Peduli Sampah

Beragam kampanye konsep sustainable atau menjaga lingkungan dengan mengubah pola hidup sehari-hari memang tengah hits akhir-akhir ini, seperti sustainable fashion, upcycle fashion, mengurangi penggunaan sampah plastik dan sebagainya

Dari dasar itulah Komunitas Zero Waste Indonesia hadir. Komunitas ini mengajak masyarakat untuk bergaya hidup zero waste dan meminimalir sampah.

zero wasre indonesia [ig @zerowaste.id_official]
Begini cara Komunitas Zero Waste Indonesia mengedukasi masyarakat agar peduli terhadap masalah sampah. [ig @zerowaste.id_official]

Terbentuk bertepatan dengan Hari Bumi 1 April 2018, Komunitas Zero Waste Indonesia gencar meluncurkan berbagai inovasi dan masuki berbagai lini kehidupan masyarakat Indonesia.

Miris dengan Keadaan Indonesia

Berangkat dari kekhawatiran Maurilla Imron, Founder Zero Waste Indonesia yang sudah hidup di Belanda selama 10 tahun serba teratur dan tertata termasuk dalam hal sampah. Tapi ketika kembali di Indonesia perempuan itu dibuat miris dengan tanah kelahirannya sendiri.

Maurilla menonton sebuah video seorang penyelam di Nusa Penida, tapi bukan ikan cantik yang ditemukan tapi semua sampah plastik yang berenang. Perempuan itu lantas berpikir apa yang bisa dilakukannya untuk mengurangi sampah-sampah itu.

Amanda Zahra Marsono, Public Relation and Marketing Manager Zero Waste Indonesia
Amanda Zahra Marsono, Public Relation and Marketing Manager Zero Waste Indonesia

"Waktu itu Maurill cari informasinya itu susah, nggak ada yang bahasa Indonesia, akhirnya dia menstranlasi dari yang dia temukan, dia translate dan tulis lagi dalam bahasa Indonesia yang ternyata waktu itu disambut baik, instagram followers lebih banyak, lalu di website tulisan banyak yang baca," ungkap Amanda Zahra Marsono, Public Relation and Marketing Manager Zero Waste Indonesia kepada Suara.com beberapa hari lalu di Jakarta.

Bekerja sendiri dan berjuang untuk berikan pengetahuan, dengan tidak tunjuk-tunjukkan mencari kesalahan dan fokus apa yang bisa dilakukan diri sendiri dar mulai hal terkecil. Sampai akhirnya bertemu Maurilla dan Amanda.

baca juga

Amanda langsung tertarik pada waktu itu. Ia antusias dengan menggunakan background-nya sebagai PR dan marketing sehingga pergerakan Zero Waste Indonesia semakin aktif.

"Saya ketemu Maurill, saya juga tinggalnya nggak di Indoneisa, saya di Malaysia. Namanya rumah di sini, akhirnya barulah muncul program kampanye itu abis diskusi bareng. Maurila foundernya. Kalau saya lebih ke PR dan marketing, kalau kayak gini jangan heboh sendiri susah, akhirnya terciptalah visi keempat itu kolaborasi, ajak semuanya," jelas Amanda panjang lebar.

Lantas, upaya atau program peduli samapah seperti apa yang dilakukan Komunitas Zero Waste Indonesia untuk merawat bumi? Simak di halaman berikutnya.

Amanda mengatakan bahwa di saat banyak orang fokus dengan sampah plastik, Komunitas Zero Waste Indonesia melihat persoalan sampah lain, yakni sampah industri fesyen yang juga sulit terurai.

Inilah yang menjadi alasan mengapa tercetuslah proyek Tukar Baju, dimana orang yang bosan dan baju yang tidak terpakai bisa ditukarkan kembali dengan baju baru, sehingga tidak menumpuk di lemari lalu jadi sampah.

Tukar Baju dan Program Unik Lain

Proyek Tukar Baju sudah diselenggarakan enam kali di empat kota yakni, Jakarta, Yogyakarta, Bandung dan Tangerang Selatan.

Untuk berpartisipasi, jelas Amanda, cukup membawa maksimal lima baju bekas dan layak pakai. Nantinya pakaian tersebut akan dikurasi sesuai syarat dan ketentuan. Lalu peserta yang ikut program Tukar Baju akan mendapat token yang efeknya seperti uang dan akhirnya bisa dapat lima baju yang diinginkannya.

"Kita kasih token seperti uang. Jadi langsung ke kasir abis itu dikasih tokennya. Kita dapet baju baru, tapi nggak perlu keluar uang, bener-bener barter, seperti namanya tukar baju. Pas tukar langsung taruh di rak, ada 18 rak kita taruh gantungan. Ini uniknya tukar baju, new collection ada setiap menit, baru dateng langsung pajang, baru langsung pajang," cerita Amanda panjang lebar.

komunitas zero waste [instagram: @tukarbaju_]
Program Tukar Baju Komunitas Zero Waste Indonesia. [instagram: @tukarbaju_]

Selain tukar baju, Komunitas Zero Waste Indonesia akan mengajak kolaborasi perusahaan atau restoran untuk menerapkan minimalisasi sampah, seperti meniadakan botol, sedotan dan gelas plastik kemasan, menggantinya dengan air galon besar yang bisa di isi ulang.

Tak hanya itu, lanjut Amanda, nantinya Komunitas Zero Waste Indonesia juga rencananya akan membuat semacam trip penilaian, predikat seberapa zero waste tempat tersebut.

"Jadi kalau tripadvisor tripnya 9 dia ada tuh ditempel dapat ratingnya kita dapat certification. Buat pemilik kafe itu udah banyak yang kayak, udah nggak nyediain air kemasan kecil, tapi kasih dispenser besar, itu zero waste sebenernya. Kita buat arah itu, jadi biar ajak pebisnis lain terinspirasi untuk membuat tipe bisnis kayak gitu," tuturnya.

Program lain Komunitas Zero Waste Indonesia, kata Amanda, ada diskusi online, program magang, piknik tanpa sampah hingga menjadi pembicara dan konsultasi brainstorming agar menerapkan pola hidup zero waste di kantornya. 

Masyarakat Indonesia Bisa Diajak Peduli Sampah

Selama bergelut di Komunitas Zero Waste Indonesia bersama rekan-rekan seperjuangan, Amanda mengaku tidak setuju jika Indonesia dianggap orang yang bebal dan sulit diajak untuk maju, termasuk soal kepedulian terhadap sampah.

komunitas zero waste [instagram: @tukarbaju_]
Komunitas Zero Waste Indonesia. (sumber instagram: @tukarbaju_)

Justru komunitas ini, lanjut dia, menyadari sangat mudah untuk mem-brainstorming pola pikir masyarakat Indonesia yang mudah termakan tren. Kata Amanda, itu yang justru seharusnya dimanfaatkan.

Nah, agar tren peduli terhadap sampah tetap berjalan, Komunitas Zero Waste Indonesia berkolaborasi dengan empat elemen, yaitu masyarakat, media, pemerintah, dan pelaku industri.

"Sekarang kita selalu kolaborasi, asal mulanya ada dimana-mana bisa tukar baju dan alhamdulillah, karena animo masyarakat yang mendukung. Jadi, akhirnya kalau diajak nggak nyampah bisa kok, bisa kalau bareng-bareng," imbuh Amanda menggebu-gebu

Bukti ini sudah terlihat sejak awal saat pendiri Zero Waste Indonesia menerjemahkan dan memberikan informasi seputar zero waste. Hanya bermodalkan media sosisal dan website , responnya sangat luar biasa. Tak main-main, di instagram @zerowaste.id_official  saja, Komunitas Zero Waste Indonesia sudah diikuti lebih dari 69 ribu orang. Belum lagi kegiatan diskusi online di Whatsapp yang rutin dilakukan setiap bulannya.

Digawangi Amanda dan Maurilla, Komunitas Zero Waste Indonesia selalu terbuka terhadap siapapun yang mau bergabung atau jika ada acara menjadi volunteer dan bersama-sama membebaskan Indonesia dari sampah.

Bagaimana, Anda tertarik bergabung dengan Komunitas Zero Waste Indonesia untuk mengatasi masalah sampah?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catat, 21 September Bakal Ada Gerakan Bersih-Bersih Sedunia!

Catat, 21 September Bakal Ada Gerakan Bersih-Bersih Sedunia!

Lifestyle | Kamis, 22 Agustus 2019 | 09:35 WIB

Atasi Masalah Sampah, Pilih Kemasan Plastik Berlogo Sesuai Standar

Atasi Masalah Sampah, Pilih Kemasan Plastik Berlogo Sesuai Standar

Lifestyle | Rabu, 21 Agustus 2019 | 13:36 WIB

Buang Sampah Plastik dan Tak Suka Makan Ikan, Siap-siap Ditenggelamkan Susi

Buang Sampah Plastik dan Tak Suka Makan Ikan, Siap-siap Ditenggelamkan Susi

Bisnis | Senin, 19 Agustus 2019 | 08:25 WIB

Terkini

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

5 Toner untuk Kulit Berjerawat: Bantu Redakan Bruntusan dan Minyak Berlebih

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:10 WIB

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

PSPS Pekanbaru Taklukkan Sumsel United di Kandang Lawan

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 08:06 WIB

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

3 Zodiak yang Menarik Keberuntungan Finansial Hari Ini 27 September 2026, Ada Scorpio

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 08:05 WIB

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Batas Tipis Antara Ramah dan Micro-Cheating: Kapan Kamu Harus Mulai Curiga ke Pasangan?

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 08:00 WIB

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:45 WIB

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:40 WIB

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:25 WIB

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:22 WIB

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:15 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:09 WIB

×