Studi Sebut Sering Naik Pesawat Bisa Mempercepat Penuaan, Ini Sebabnya

Angga Roni Priambodo, Amertiya Saraswati

Senin, 26 Agustus 2019 | 18:58 WIB
Studi Sebut Sering Naik Pesawat Bisa Mempercepat Penuaan, Ini Sebabnya
Ilustrasi penumpang pesawat. (Unsplash)

Suara.com - Pesawat terbang merupakan salah satu moda transportasi yang banyak digunakan untuk bepergian antarkota hingga antarnegara. Selain cepat, pesawat juga merupakan transportasi paling aman yang ada.

Namun, baru-baru ini, sebuah studi menyatakan jika mereka yang naik pesawat terbang terlalu sering atau istilah kerennya frequent fliers dapat mengalami berbagai penyakit yang mengarah pada penuaan dini.

Menurut studi yang dilaporkan laman SCMP dan Asia One tersebut, jet lag karena kerap naik pesawat disebutkan sebagai salah satu penyebabnya.

Rupanya, jet lag dapat mematikan gen yang berhubungan dengan sistem imun manusia, sehingga meningkatkan risiko terkena stroke atau serangan jantung.

Tidak hanya itu, jet lag dalam jangka panjang pada awak kabin sudah lama diasosiasikan dengan penurunan fungsi memori.

"Salah satu efek terbesar adalah gangguan tidur secara terus-menerus, yang berhubungan dengan banyak masalah kesehatan. Hal ini bisa memengaruhi metabolisme dan meningkatkan risiko diabetes, penyakit jantung, serta tekanan darah," jelas Dr Nichola Salmond, pemilik Optimal Family Health di Hongkong.

Ilustrasi penumpang pesawat. (Pixabay/StockSnap)
Ilustrasi penumpang pesawat. (Pixabay/StockSnap)

Selain itu, ada pula masalah stres saat naik pesawat yang disebabkan oleh delay, pemeriksaan keamanan, dan masalah cuaca.

Hal ini dapat membuat seseorang merasa susah berkonsentrasi, sehingga fungsi kognitif pun menurun.

Yang mengejutkan, naik pesawat terlalu sering ternyata juga dapat membuat seseorang terpapar radiasi layaknya pekerja di pembangkit listrik tenaga nuklir.

baca juga

Menurut riset ilmuwan di City University of New York, travelers yang terbang 85.000 mil per tahun akan memiliki tingkat radiasi dalam tubuh melebihi pekerja nuklir.

Belum lagi, makanan di pesawat biasanya memiliki tingkat garam dan gula lebih tinggi. Hal ini dikarenakan lidah manusia menjadi kurang sensitif saat berada di pesawat. Untuk mengatasinya, kadar garam dan gula di makanan pesawat pun terpaksa ditingkatkan.

Gabungan faktor-faktor inilah yang dapat membuat para frequent fliers menderita berbagai penyakit dan fungsi tubuhnya menua lebih cepat.

Ilustrasi penumpang pesawat tertinggal (Pixabay/Free-Photos)
Ilustrasi penumpang pesawat jet lag (Pixabay/Free-Photos)

Meski begitu, bukan berarti tidak ada solusi yang bisa dilakukan travelers demi mengurangi dampak buruk yang ada.

Menurut pengakuan seorang frequent fliers yang jam terbangnya mencapai 200.000 mil per tahun, dirinya mencoba untuk makan sebelum terbang dan mengurangi makanan pesawat.

Selain itu, travelers dapat mencari hotel yang memiliki gim untuk berolahraga. Mengatur waktu tidur dengan disiplin juga menjadi langkah penting dalam mengatasi jet lag.

Di sisi lain, dampak buruk dari naik pesawat rupanya juga dapat diatasi dengan memiliki sikap positif seputar traveling.

Mereka yang menganggap traveling sebagai salah satu cara untuk menjaga kesehatan mental biasanya juga akan sehat secara fisik.

"Semua yang membuatmu bahagia itu baik. Baru-baru ini aku melihat studi yang menyebutkan bahwa orang bahagia hidup lebih lama. Menjaga otak tetap aktif dapat mencegah Alzheimer, dan pergi ke tempat baru selalu lebih baik dibandingkan duduk di rumah menonton TV," pungkas Dr Nichola Salmond.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

10 Manfaat Rutin Membersihkan Pori-pori Wajah, Mencegah Penuaan Dini

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 10:10 WIB

Kulit Mulai Kendur di Usia 35? Ini 5 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Jaga Kekenyalan Wajah

Kulit Mulai Kendur di Usia 35? Ini 5 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Jaga Kekenyalan Wajah

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 15:26 WIB

5 Rekomendasi Tabir Surya yang Mencegah Kerutan, Bonus Kulit Lembap dan Glowing

5 Rekomendasi Tabir Surya yang Mencegah Kerutan, Bonus Kulit Lembap dan Glowing

Lifestyle | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 13:39 WIB

Formasi 81 di Langit Monas, Aksi Jet Tempur hingga Terjun Payung Meriahkan HUT RI di Jakarta

Formasi 81 di Langit Monas, Aksi Jet Tempur hingga Terjun Payung Meriahkan HUT RI di Jakarta

Foto | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:52 WIB

Kapan Waktu Terbaik Pakai Juva Wrinkle Warrior ZAP? Simak Panduannya Biar Wajah Kencang Awet Muda

Kapan Waktu Terbaik Pakai Juva Wrinkle Warrior ZAP? Simak Panduannya Biar Wajah Kencang Awet Muda

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:20 WIB

3 Moisturizer Jepang Terbaik untuk Lawan Penuaan Dini, Bikin Kulit Kencang dan Glowing!

3 Moisturizer Jepang Terbaik untuk Lawan Penuaan Dini, Bikin Kulit Kencang dan Glowing!

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 18:39 WIB

6 Rekomendasi Sunscreen SPF 50 PA++++ Terbaik untuk Cegah Penuaan Dini

6 Rekomendasi Sunscreen SPF 50 PA++++ Terbaik untuk Cegah Penuaan Dini

Lifestyle | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:35 WIB

Apakah Sunscreen Bisa Bikin Awet Muda? Ini Kata Dokter dan 5 Pilihan yang Layak Dicoba

Apakah Sunscreen Bisa Bikin Awet Muda? Ini Kata Dokter dan 5 Pilihan yang Layak Dicoba

Lifestyle | Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:05 WIB

5 Eye Patch Kolagen: Lindungi Area Mata dari Penuaan Dini

5 Eye Patch Kolagen: Lindungi Area Mata dari Penuaan Dini

Your Say | Jum'at, 24 April 2026 | 14:09 WIB

5 Rekomendasi Body Lotion dengan Kandungan Retinol untuk Cegah Penuaan Dini

5 Rekomendasi Body Lotion dengan Kandungan Retinol untuk Cegah Penuaan Dini

Your Say | Minggu, 12 April 2026 | 13:06 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×