Chef Yvonne Yuen Beberkan Rahasia Bikin Mi China yang Super Kenyal

Ade Indra Kusuma, Vessy Dwirika Frizona

Kamis, 29 Agustus 2019 | 19:10 WIB
Chef Yvonne Yuen Beberkan Rahasia Bikin Mi China yang Super Kenyal
Chef Yvonne Yuen Beberkan Rahasia Bikin Mi China yang Super Kenyal [shutterstock]

Suara.com - Chef Yvonne Yuen Beberkan Rahasia Bikin Mi China yang Super Kenyal

Mi sudah lama menjadi makanan kesukaan orang Indonesia. Walau tak bisa dipungkiri mi adalah kuliner yang diadaptasi dari makanan pokok asli China.

Meski bentuknya terlihat sama, ternyata mi Indonesia dan mi China sangat berbeda. Hal itu diungkap oleh chef Yvonne Yuen, spesialis juru masak makanan China. 

Chef Yvonne Yuen - Kiri [Suara.com/Vessy]
Chef Yvonne Yuen - Kiri [Suara.com/Vessy]

"Dalam hal rasa, tekstur, bahan, dan cara pembuatan antara mi Indonesia dan China perbedaannya sangat jelas lho," ujar chef Yvone kepada Suara.com saat ditemui beberapa waktu lalu di kawasan Jakarta Pusat.

Ia menjelaskan mi China memiliki tekstur yang sangat kenyal dan ukuranya lebih tebal. Tekstur kenyal tercipta karena proses dan bahan membuat mie yang berbeda.

"Rahasia resep mi di China itu karena mereka buat sendiri, kalau di Indonesia di buatnya pakai mesin. Jadi tarikan lamien (mi) sangat menentukan kekenyalannya. Selain itu juga tepung yang menjadi kunci kekenyalan mi. Tepung dari China dan punya Indonesia beda," jelasnya.

membuat mi, mie, noodle [shutterstock]
Ilustrasi membuat mi China sangat kenyal [shutterstock]

Di China, sambung chef yang suka memeberi pelatihan masak untuk sosialita ini menyebut, adonan tepung tidak ditambahkan apa-apa lagi. Hanya tepung saja. Tapi tepung mi Indonesia memakai telur. 

"Orang China juga melakukan tarikan lamien sampai berkali-kali hingga memakan waktu lama. Bantinganyan juga berbeda, termasuk takaran air yang dipakai," terangnya.

Meski di China memiliki ragam mi dari daerah-daerah yang berbeda, umumnya teksturnya sangat khas dan kenyal. Sebab kekenyalan ini mengikuti selera orang China dalam menikmati sajian mi.

baca juga

"Kebanyakan orang China suka memakan mi yang disajikan basah. Seperti dimasukkan ke dalam kuah sup. Tapi, orang Indonesia lebih banyak suka dry mi. Seperti bakmi atau me ayam yang sajiannya kering," tutup dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Heboh, Siwon Jadi Bintang Iklan Produk Mi Instan yang Populer di Indonesia

Heboh, Siwon Jadi Bintang Iklan Produk Mi Instan yang Populer di Indonesia

Lifestyle | Rabu, 28 Agustus 2019 | 15:51 WIB

Studi: Mi Instan Dapat Meningkatkan Risiko Sindrom Metabolik

Studi: Mi Instan Dapat Meningkatkan Risiko Sindrom Metabolik

Health | Rabu, 21 Agustus 2019 | 15:59 WIB

Jepang Membuat Mie Instan yang Diklaim Sehat Bagi Tubuh, Seperti Apa?

Jepang Membuat Mie Instan yang Diklaim Sehat Bagi Tubuh, Seperti Apa?

Lifestyle | Senin, 12 Agustus 2019 | 17:00 WIB

Terkini

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen

Hormati Penyidikan KPK, Bupati Bogor Tegaskan Pelayanan Tetap 'Gas Terus' 100 Persen

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:37 WIB

Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan

Kolaborasi Kelompok Tani Cipicung dan SEG, Sulap 15 Ternak Jadi Modal Berkelanjutan

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:26 WIB

Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah

Dapat Protein dan Serat, Menkes Budi Kasih Tips Makan Warteg yang Sehat dan Murah

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:20 WIB

Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan

Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:16 WIB

Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah

Sektor Perumahan Solid di Belakang Hilal Firmansyah

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington

Iran Buka Peluang Diplomasi dengan AS, Tunggu Sikap Washington

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita

Persib Resmi Pinjamkan Bek Muda Dion Markx ke Persita

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:04 WIB

×