Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan

Muhamad Yasir, Hiskia Andika Weadcaksana

Senin, 31 Agustus 2026 | 21:16 WIB
Jangan Diam Uang Rakyat Jadi Bancakan! Masyarakat Diajak Susun APBN Tandingan
Menteri Keuangan dan Tata Kelola Anggaran Kabinet Bayangan, Bhima Yudhistira Adhinegara. [Suara.com/Hiskia]
baca 10 detik
  • Kabinet Bayangan mendorong masyarakat menyusun APBN tandingan untuk mengawasi anggaran pemerintah.
  • Mereka menyerukan pembentukan Front Persatuan Nasional untuk mengonsolidasikan berbagai elemen gerakan masyarakat dan mengkritik kebijakan anggaran.
  • Kegagalan membangun konsolidasi nasional dinilai dapat mendorong anak muda bergabung dengan kelompok kekerasan karena kekecewaan politik.

Suara.com - Menteri Keuangan dan Tata Kelola Anggaran Kabinet Bayangan, Bhima Yudhistira Adhinegara, mendorong masyarakat menyusun APBN tandingan sebagai instrumen untuk mengawasi sekaligus mengkritisi arah kebijakan anggaran pemerintah.

Gagasan tersebut disampaikan Bhima bersamaan dengan seruan membentuk Front Persatuan Nasional sebagai wadah konsolidasi berbagai elemen gerakan masyarakat.

Bhima menilai masyarakat selama ini belum banyak dilibatkan dalam menentukan prioritas penggunaan anggaran negara.

Kondisi itu dinilai semakin problematis ketika sejumlah program pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), memperoleh alokasi anggaran hingga ratusan triliun rupiah.

"Jadi apakah kita akan diam? Pajak kita, uang kita di bank digunakan untuk proyek-proyek yang bisa berakhir jadi proyek mangkrak, proyek bancakan untuk pemenangan 2029. Apakah kita rela? Jelas enggak lah. Itu suaranya, kan?" kata Bhima di kompleks Serangan Umum 1 Maret Titik Nol Yogyakarta, Senin (31/8/2026).

Menurut Bhima, APBN tandingan dibutuhkan agar masyarakat memiliki alat untuk membandingkan prioritas belanja negara dengan kebutuhan yang dirasakan publik.

Ia menilai penyusunan anggaran selama ini belum cukup membuka ruang bagi masyarakat untuk menentukan sektor mana yang seharusnya mendapat prioritas.

"Padahal anggaran yang paling penting hari ini dan banyak dicabut gara-gara desil-desil yang enggak jelas, anaknya tukang becak tiba-tiba dicabut beasiswanya karena bapaknya dianggap orang super kaya," ujarnya.

Bhima juga mengkritik struktur belanja pemerintah yang menempatkan sejumlah program dengan anggaran besar di tengah berbagai kebutuhan masyarakat lainnya.

baca juga

Menurut dia, persoalan tersebut bukan hanya menyangkut besaran anggaran, melainkan juga menyentuh pertanyaan mengenai kelompok atau kepentingan yang menjadi prioritas dalam kebijakan negara.

Selain menyoroti penerimaan pajak, Bhima turut mengkritik skema pembiayaan Koperasi Desa Merah Putih yang menurutnya berpotensi memberikan tekanan terhadap sektor perbankan karena memanfaatkan dana simpanan masyarakat untuk penyaluran kredit.

Mahasiswa berunjuk rasa di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (18/8/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Mahasiswa berunjuk rasa di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (18/8/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Dorong Front Persatuan Nasional

Selain APBN tandingan, Bhima menyerukan pembentukan Front Persatuan Nasional sebagai wadah konsolidasi berbagai elemen gerakan, mulai dari mahasiswa, akademisi hingga tahanan politik.

Menurutnya, wadah tersebut diperlukan untuk membagi peran dalam gerakan, mulai dari merumuskan kebijakan, menjaga gerakan akar rumput, hingga mendorong kampus lebih berani menyuarakan kritik.

"Apa yang kita butuhkan hari ini dan kenapa menjadi otokritik gerakan tidak pernah membesar, gerakan hanya sekadar tuntutan dan tuntutan, karena kita tidak punya yang namanya Front Persatuan Nasional," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Publik Tak Puas Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi Era Prabowo

Publik Tak Puas Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi Era Prabowo

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 19:59 WIB

Peringatan Buat Prabowo! Publik Tak Yakin Koperasi Desa Merah Putih Berhasil

Peringatan Buat Prabowo! Publik Tak Yakin Koperasi Desa Merah Putih Berhasil

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 17:36 WIB

Dulu Dipuji, Kini MBG Dapat Rapor Merah dari Publik!

Dulu Dipuji, Kini MBG Dapat Rapor Merah dari Publik!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:16 WIB

Terkini

Novel Uang Gawat Darurat: Ketika Niat Menabung Diserbu Kebutuhan Mendadak

Novel Uang Gawat Darurat: Ketika Niat Menabung Diserbu Kebutuhan Mendadak

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Tes Kejujuran Polisi, Mahasiswa Selipkan Uang ke Barikade Aparat, Duit Rp 50 Ribu Disikat

Tes Kejujuran Polisi, Mahasiswa Selipkan Uang ke Barikade Aparat, Duit Rp 50 Ribu Disikat

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:59 WIB

Dobrak Mitos Ketinggian! Lampung Sukses Tanam Arabika di 800 MDPL: Berbuah Kilat Cuma 1,8 Tahun

Dobrak Mitos Ketinggian! Lampung Sukses Tanam Arabika di 800 MDPL: Berbuah Kilat Cuma 1,8 Tahun

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:59 WIB

Kapal Perempuan Soroti Aparat Belum Terapkan UU TPKS Dalam Penanganan Kasus Kekerasan Seksual

Kapal Perempuan Soroti Aparat Belum Terapkan UU TPKS Dalam Penanganan Kasus Kekerasan Seksual

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:57 WIB

Harga Nasional Cabai Rawit Merah Anjlok 18,84 Persen, Kini Dijual Rp83.550 per Kg

Harga Nasional Cabai Rawit Merah Anjlok 18,84 Persen, Kini Dijual Rp83.550 per Kg

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:53 WIB

Cara Membedakan Sepatu Nike Air Force 1 Asli dan Palsu Sebelum Beli di Online Shop

Cara Membedakan Sepatu Nike Air Force 1 Asli dan Palsu Sebelum Beli di Online Shop

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:53 WIB

Kapal Perempuan: Banyak APH Belum Terapkan UU TPKS dalam Kasus Kekerasan Seksual

Kapal Perempuan: Banyak APH Belum Terapkan UU TPKS dalam Kasus Kekerasan Seksual

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:46 WIB

Ancaman Krisis Pangan 2027, tapi MBG Berisiko Membuang Jutaan Ton Makanan?

Ancaman Krisis Pangan 2027, tapi MBG Berisiko Membuang Jutaan Ton Makanan?

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Tembus Grand Final, 5 Tim Futsal Putri Maju ke Puncak AXIS Nation Cup 2026

Tembus Grand Final, 5 Tim Futsal Putri Maju ke Puncak AXIS Nation Cup 2026

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:44 WIB

Heboh Dituduh Jadi Sponsor Demo di Bundaran HI, Le Minerale Buka Suara

Heboh Dituduh Jadi Sponsor Demo di Bundaran HI, Le Minerale Buka Suara

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 10:41 WIB

×