Unik nan Eksotis, Begini Indahnya Tumurun Private Museum di Solo

Rauhanda Riyantama

Kamis, 05 September 2019 | 09:15 WIB
Unik nan Eksotis, Begini Indahnya Tumurun Private Museum di Solo
Salah satu koleksi Tumurun Private Museum. (Suara.com/Rauhanda)

Suara.com - Resmi dibuka pada April 2018, Tumurun Private Museum menjadi salah satu tempat yang wajib dikunjungi ketika berada di Solo, Jawa Tengah. Sebab, museum yang satu ini menyimpan raturan karya masterpiece, mulai dari lukisan hingga karya seni kontemporer.

Kendati demikian, para pengunjung tak bisa datang sewaktu-waktu ke museum yang satu ini. Pihak pemilik menerapkan waktu kunjung khusus yang bisa dipesan gratis secara online.  

Jumlah orangnya pun dibatasi per kunjungan. Sebelum masuk, pemandu akan menjelaskan peraturan selama berada di dalam museum, serta pengunjung hanya diberi waktu kurang lebih satu jam untuk menikmati aneka koleksi di dalamnya.

Museum ini memiliki bangunan dua lantai. Begitu memasuki ruangan, para pengunjung bakal dibuat takjub dengan seni instalasi yang diberi nama 'Floating Eyes' karya Wedhar Riyadi, yakni tumpukan bola mata besar yang tersusun ke atas dengan tinggi hampir tujuh meter.

Pengunjung nampak berfoto di depan salah satu karya seni koleksi Tumurun Private Museum. (Suara.com/Rauhanda)
Pengunjung nampak berfoto di depan salah satu karya seni koleksi Tumurun Private Museum. (Suara.com/Rauhanda)

Koleksi karyanya pun tak hanya berasal dari seniman Indonesia. Karya yang berasal dari luar negeri pun bisa ditemukan di sini, semisal dari Jepang, Filipina, Singapura, dan Amerika Serikat.

Yang cukup menarik, Tumurun Private Museum juga memiliki koleksi mobil kuno nan langka. Mulai dari Mercedes-Benz rakitan 1970, Dodge 1928, dan Dodge Coupe 1948.

Namun sayang, lantai atas tidak dibuka untuk umum. Pasalnya, di sanalah terdapat karya-karya nan langka dari maestro lukis, seperti Affandi, Basoeki Abdullah, Raden Saleh, But Muchtar, Srihadi Soedarsono, Hendra Gunawan, S.Sudjojono, hingga Antonio Blanco, Walter Spies, dan Johan Rudolf Bonnet.

Sementara itu, Tumurun Private Museum sendiri merupakan museum pribadi milik Iwan Kurniawan Lukmito. Ia adalah anak HM Lukminto, pendiri perusahaan terkstil terbesar Asia, PT. Sritex. 

Iwan Kurniawan Lukminto mendirikan museum ini sebagai bentuk penghormatan kepada sang ayah, seorang kolektor dan penikmat karya seni. Selain tui, berdirinya tempat ini menjadi penghargaan untuk seniman Indonesia agar karyanya bisa diapresiasi oleh publik.

baca juga
Salah satu koleksi di Tumurun Private Museum. (Suara.com/Rauhanda)
Salah satu koleksi di Tumurun Private Museum. (Suara.com/Rauhanda)

Nama Tumurun berasal dari kata Turun Temurun yang berarti mewariskan dari generasi satu ke generasi lainnya. Dari nama tersebut juga terlihat berbagai karya seni yang ternyata koleksi pribadi milik keluarga besar Lukminto.

Lokasi museum ini berada di Jalan Kebangkitan Nasional Nomor 8, Sriwedari, Solo, Jawa Tengah. Namun jika pertama kali pasti akan sedikit kebingungan, sebab tak ada papan nama yang menunjukkan nama museum tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Pantang Menyerah! Sung Hanbin ZB1 Unjuk Semangat Kebangkitan di Lagu Undead

Pantang Menyerah! Sung Hanbin ZB1 Unjuk Semangat Kebangkitan di Lagu Undead

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Pulang dari Belanda ke Jakarta: Kapan Artefak Adat Benar-Benar Merdeka?

Pulang dari Belanda ke Jakarta: Kapan Artefak Adat Benar-Benar Merdeka?

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Bukan Sekadar Gudang Antik: Menjadikan Museum Laboratorium Masa Depan

Bukan Sekadar Gudang Antik: Menjadikan Museum Laboratorium Masa Depan

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 16:55 WIB

Menilik Peluang Bisnis Buku dan Komik Indonesia di Festival Literaia 2026

Menilik Peluang Bisnis Buku dan Komik Indonesia di Festival Literaia 2026

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Mahakarya Singhasari Dipamerkan di Galeri Prajnaparamita Museum Nasional

Mahakarya Singhasari Dipamerkan di Galeri Prajnaparamita Museum Nasional

Foto | Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Pemerintah Kebut Revitalisasi 200 Titik Warisan Budaya, Museum hingga Keraton Disasar

Pemerintah Kebut Revitalisasi 200 Titik Warisan Budaya, Museum hingga Keraton Disasar

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Bukan Kesepian, Solo Date Bisa Menjadi Cara Seseorang Menikmati Jeda Bersama Diri Sendiri

Bukan Kesepian, Solo Date Bisa Menjadi Cara Seseorang Menikmati Jeda Bersama Diri Sendiri

Your Say | Senin, 12 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Ungkapkan Cinta dari Barak Militer, Hoshi Seventeen Rilis Single Boyfriend

Ungkapkan Cinta dari Barak Militer, Hoshi Seventeen Rilis Single Boyfriend

Your Say | Minggu, 11 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Tak Harus Nunggu Teman: Seni Menemukan Ketenangan Lewat Solo Date

Tak Harus Nunggu Teman: Seni Menemukan Ketenangan Lewat Solo Date

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Terkini

1.000 Beasiswa Dokter Spesialis Dibuka Tahun Ini, Mayoritas Lewat LPDP

1.000 Beasiswa Dokter Spesialis Dibuka Tahun Ini, Mayoritas Lewat LPDP

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:02 WIB

Mau Liburan Natal dan Akhir Tahun Makin Berkesan? Ini Pilihan Aktivitas Seru di Bali

Mau Liburan Natal dan Akhir Tahun Makin Berkesan? Ini Pilihan Aktivitas Seru di Bali

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:01 WIB

Pemuda Tambora Curi 2 Karung Bawang Punya Kakak Ipar, Hasilnya Buat Beli Tembakau Sintetis

Pemuda Tambora Curi 2 Karung Bawang Punya Kakak Ipar, Hasilnya Buat Beli Tembakau Sintetis

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:58 WIB

Jadwal Gila 5 Laga 14 Hari, Persib Bandung Tetap Pasang Target Menang di Kandang Madura United

Jadwal Gila 5 Laga 14 Hari, Persib Bandung Tetap Pasang Target Menang di Kandang Madura United

Jabar | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:56 WIB

Pesan Prabowo di Hari Santri Nasional: Sejarah Kemerdekaan Bangsa Lahir dari Pesantren

Pesan Prabowo di Hari Santri Nasional: Sejarah Kemerdekaan Bangsa Lahir dari Pesantren

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Andre Rosiade: Di Jakarta Orang Heboh Tolak MBG, di Daerah Alhamdulillah Mendukung Semua

Andre Rosiade: Di Jakarta Orang Heboh Tolak MBG, di Daerah Alhamdulillah Mendukung Semua

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:54 WIB

GJLS Kembali ke Layar Lebar Lewat Film GJLS: Berapi-Api

GJLS Kembali ke Layar Lebar Lewat Film GJLS: Berapi-Api

Entertainment | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:38 WIB

Prabowo Apresiasi Perluasan Akses Keuangan hingga ke Seluruh Daerah

Prabowo Apresiasi Perluasan Akses Keuangan hingga ke Seluruh Daerah

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:35 WIB

Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden

Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:34 WIB

Tak Punya Ahli IT, Media Daerah Ini Manfaatkan AI untuk Bikin Platform Pantau Iklim

Tak Punya Ahli IT, Media Daerah Ini Manfaatkan AI untuk Bikin Platform Pantau Iklim

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:27 WIB

×