Menteri Yohana Dukung Audisi PB Djarum Dihentikan

Ade Indra Kusuma, Vessy Dwirika Frizona

Senin, 09 September 2019 | 14:04 WIB
Menteri Yohana Dukung Audisi PB Djarum Dihentikan
Menteri Yohana Dukung Audisi PB Djarum Dihentikan [Suara.com/Vessy]

Suara.com - Menteri Yohana Dukung Audisi PB Djarum Dihentikan.

Polemik antara Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dengan Djarum Foundation terus bergulir. Buntutnya, audisi bulu tangkis PB Djarum pun dihentikan sementara hingga 2020. Keputusan ini pun menuai keprihatinan dari masyarakat.

KPAI menganggap program audisi tersebut terindikasi sebagai praktik eksploitasi anak. Penggunaan brand Djarum pada kaos dan atribut masing-masing peserta audisi, dianggap KPAI sebagai sarana iklan rokok terselubung yang memanfaatkan tubuh anak sebagai medianya.

Akibat tuduhan ekspoitasi anak, PB Djarum bersedia brand serta logo dihapuskan supaya tidak disangka melakukan iklan terselubung. Namun, KPAI tetap tidak menyetujui. Hingga saat ini KPAI dan PB Djarum beserta pihak terkait masih membahas persoalan ini.

Sontak banyak masyarakat kecewa dengan KPAI. Banyak pula dukungan dari netizen di medsos yang meminta PB Djarum tetap melanjutkan beasiswanya untuk mencari bakat anak Indonesia di bidang bulu tangkis.

dukungan untuk PB Djarum
Banyak orang mendukung PB Djarum untuk melanjutkan audisi pencarian bakat bulu tangkis [twitter]

Atas kasus polemik ini, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise secara tegas mengatakan tidak akan memberi celah sedikit pun kepada siapa saja yang mengeksploitasi anak untuk kepentingan suatu pihak jika terbukti melanggar undang-undang perlindungan anak.
 
"Jadi kami sudah melakukan kordinasi tingkat kementerian tentang masalah ini, yang jelas pada dasarnya kepada siapa pun yang melakukan pelanggaran terhadap hak anak dalam bentuk apa pun dan melanggar undang-undang, maka akan ditindak sesuai hukum yang berlaku," ucap Menteri Yohana saat ditemui Suara.com, Senin (9/9/2019) di kawasan Jakarta Pusat.

Ketika ditanya mengenai pemberian beasiswa pencarian bakat di bidang olahraga yang diperoleh anak-anak dari perusahaan rokok, Menteri Yohana tetap menolak. Ia menekankan itu harus dihentikan.

"Harus kami hentikan. Kemudian akan berkordinasi lagi dengan Kementerian Pendidikan untuk mendapatkan cara sehingga anak-anak bisa mendapatkan lagi bantuan pendidikan. Kami juga akan berkordinasi dengan Kemenpora untuk mencari jalan keluar lain," jelasnya.

Menteri Yohana juga menekankan bahwa dalam kasus ini ada dua undang-undang yang dilanggar. Sehingga memang sudah sepatutnya dihentikan. Jangan sampai anak-anak dimanfaatkan untuk kepentingan pihak tertentu.

baca juga

"Undang-undang yang pertama adalah tentang perlindungan anak dari eksploitasi dan kedua adalah undang-undang kesehatan. Tentang bahaya rokok terhadap kesehatan, termasuk kesehatan anak," pungkasnya.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dewan Pakar PKPI: Ngawur, PB Djarum Nggak Perlu Ikuti Perintah KPAI

Dewan Pakar PKPI: Ngawur, PB Djarum Nggak Perlu Ikuti Perintah KPAI

News | Senin, 09 September 2019 | 13:48 WIB

Pro Kontra, Warganet Buat Tagar #BubarkanKPAI dan #KamiBersamaKPAI

Pro Kontra, Warganet Buat Tagar #BubarkanKPAI dan #KamiBersamaKPAI

Tekno | Senin, 09 September 2019 | 13:20 WIB

Menpora Berharap Djarum Foundation Tetap Bantu Olahraga Tanah Air

Menpora Berharap Djarum Foundation Tetap Bantu Olahraga Tanah Air

Sport | Senin, 09 September 2019 | 13:17 WIB

Terkini

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Terjebak Karhutla, Induk dan Anak Orangutan Diselamatkan

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 09:00 WIB

Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI

Fesmed Selat Malaka 2026, Mengawal "Biaya Ekologis" di Tengah Gemerlap Investasi AI

Batam | Minggu, 20 September 2026 | 08:58 WIB

Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang

Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang

Jogja | Minggu, 20 September 2026 | 08:30 WIB

Kehidupan Sebelumnya Anakku

Kehidupan Sebelumnya Anakku

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 08:28 WIB

Ramalan Zodiak 20-26 September 2026: Ini 5 Zodiak Paling Hoki Pekan Ini

Ramalan Zodiak 20-26 September 2026: Ini 5 Zodiak Paling Hoki Pekan Ini

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 08:22 WIB

Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan

Bedah Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026: Badai Cedera dan Peluang Para Debutan

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 08:05 WIB

Kereta Sleeper Mewah Nusantara Explorer Mulai Diuji KAI

Kereta Sleeper Mewah Nusantara Explorer Mulai Diuji KAI

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 08:00 WIB

Riyadh Diguncang Serangan Houthi, Pasokan Minyak Global di Ujung Tanduk!

Riyadh Diguncang Serangan Houthi, Pasokan Minyak Global di Ujung Tanduk!

News | Minggu, 20 September 2026 | 07:45 WIB

Kecelakaan di Tol Bangkinang, Ustaz dan Dosen Meninggal

Kecelakaan di Tol Bangkinang, Ustaz dan Dosen Meninggal

Riau | Minggu, 20 September 2026 | 07:42 WIB

Daftar Shio Paling Disukai Atasan karena Kerja Cepat dan Jujur

Daftar Shio Paling Disukai Atasan karena Kerja Cepat dan Jujur

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 07:41 WIB

×