Pernikahan Lebih Bikin Stres Ketimbang Mengasuh Anak, Simak Alasannya

Rima Sekarani Imamun Nissa | Yasinta Rahmawati
Pernikahan Lebih Bikin Stres Ketimbang Mengasuh Anak, Simak Alasannya
ilustrasi perempuan marah, kesal

Pernikahan tidak seindah kata orang.

Suara.com - Memiliki anak tidak hanya membutuhkan kesiapan finansial tetapi juga mental. Sebab, mempunyai, mengasuh, dan membesarkan anak dapat memicu stres dan fenomena seperti baby blues atau postpartum syndrome.

Namun lebih dari hal tersebut, penelitian baru mengungkapkan pernikahan membuat wanita bisa stres dua kali lipat dibandingkan membesarkan dan mengurus anak.

Seperti dilansir dari Marie Claire, atudi ini dilakukan oleh para peneliti dari Universitas Padova.

Dari 75 persen wanita yang terlibat, sebagian besar merupakan pengasuh dan memiliki tugas rumah tangga bepergian.

Salah satu dari lima wanita dalam penelitian ini kemudian disebut mengatakan, penyebab utama stres mereka adalah kurangnya dukungan dari suami mereka.

Ilustrasi pasangan bertengkar [shutterstock]
Ilustrasi pasangan bertengkar [shutterstock]

Profesor Ilmu Pengetahuan di London School of Economics, Paul Dolan, sendiri sempat mengungkapkan sebuah fenomena terkait kebahagiaan dalam pernikahan.

Di kerumunan Hay Festival awal tahun ini, dia bilang orang yang menikah memang terlihat bahagia dibandingkan subkelompok populasi lain. Namun, kondisi sebenarnya bisa jadi malah sebaliknya.

Pasangan menikah. [shutterstock]
Pasangan menikah. [shutterstock]

"Tetapi hanya ketika pasangan mereka berada di ruangan yang sama. Ketika mereka kembali ditanya betapa bahagianya mereka saat pasangannya tidak ada, benar-benar menyedihkan," begitu ujarnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS