Fintech Ini Bantu Perempuan Kuasai Pengelolaan Uang di Era Digital

Vania Rossa, Vessy Dwirika Frizona

Kamis, 26 September 2019 | 19:21 WIB
Fintech Ini Bantu Perempuan Kuasai Pengelolaan Uang di Era Digital
Rahne Putri seorang mom influencer (kanan) dan Frecy Ferry Daswaty, VP of Marketing Koin Works (Kiri). (Suara.com/Vessy Frizona)

Suara.com - Survei Nasional Otoritas Jasa Keuangan (OJK) 2016 menunjukkan tingkat literasi dan inklusi keuangan pada perempuan masih terbilang rendah. Yaitu hanya sebesar 25,5 persen untuk literasi keuangan dan 66,2 persen untuk inklusi keuangan. Persentase ini lebih rendah dibandingkan lelaki.

Padahal, perempuan sebagai pengelola keuangan keluarga memberi pengaruh besar atas keputusan pengeluaran dan pemasukan dana kebutuhan sehari-hari, juga masa depan. Untuk itu, perempuan perlu mengetahui perkembangan layanan keuangan yang terjadi pada era digital guna menghindari praktik-praktik ilegal layanan keuangan yang tidak bertanggung jawab.

Frecy Ferry Daswaty, VP of Marketing Koin Works, menuturkan bahwa perkembangan fintech yang begitu pesat dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan keuangan. Namun demikian, sebagai pengelola keuangan keluarga yang memiliki peran dalam mengambil keputusan, perempuan perlu mengetahui lebih dalam tentang manfaat maupun risiko yang kerap terjadi saat menggunakan layanan fintech.

"Berdasarkan data yang dirilis OJK, perempuan membutuhkan solusi yang dapat memenuhi kebutuhan layanan keuangan dengan akses yang lebih mudah dan aman melalui pemanfaatan teknologi yang terus dikembangkan. Data tersebut juga memotivasi perusaan fintech untuk bergerak di peer to peer (P2P) lending untuk berupaya memberikan literasi finansial kepada perempuan," ujar Frecy saat ditemui Suara.com dalam peluncuran Koin Works di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (26/9/2019).

Ia menambahkan, dengan menawarkan alternatif investasi P2P lending, pendanaan bisa mendapatkan keuntungan hingga 18 persen per tahun. Layanan fintech ini juga membantu perempuan meningkatkan minat dalam berinvestasi dan berbisnis, yakni melalui program pertumbuhan pendanaan dan peminjaman.

"Guna membantu perempuan menguasai pengelolaan keungan, layanan ini hanya bergerak di pinjaman produktif, bukan kebutuhan konsumtif. Sehingga dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan bisnis atau meningkatkan keterampilan nilai tambah bagi masing-masing individu," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Kesetaraan, Sri Mulyani Minta Fintech Blusukan ke Pelosok Indonesia

Demi Kesetaraan, Sri Mulyani Minta Fintech Blusukan ke Pelosok Indonesia

Bisnis | Senin, 23 September 2019 | 16:55 WIB

OJK: Ada Masyarakat Pinjam Uang ke 20 Fintech Dalam Waktu Sehari

OJK: Ada Masyarakat Pinjam Uang ke 20 Fintech Dalam Waktu Sehari

Bisnis | Senin, 23 September 2019 | 11:47 WIB

Masyarakat Kalimantan Timur Diedukasi untuk Hindari Fintech Ilegal

Masyarakat Kalimantan Timur Diedukasi untuk Hindari Fintech Ilegal

Bisnis | Kamis, 05 September 2019 | 20:37 WIB

Terkini

Gus Ipul Ingatkan Kepsek Awasi Ketat Operasional Sekolah Rakyat

Gus Ipul Ingatkan Kepsek Awasi Ketat Operasional Sekolah Rakyat

News | Senin, 07 September 2026 | 15:49 WIB

Kadar Partikel Abu Vulkanik di Jakarta Mulai Menurun

Kadar Partikel Abu Vulkanik di Jakarta Mulai Menurun

News | Senin, 07 September 2026 | 15:48 WIB

Dituduh Masuk Angin, Ini Janji Tegas Kajari Lutim Terkait Korupsi Seragam dan Ambulans

Dituduh Masuk Angin, Ini Janji Tegas Kajari Lutim Terkait Korupsi Seragam dan Ambulans

Sulsel | Senin, 07 September 2026 | 15:46 WIB

Ujunggenteng Sukabumi Geger! Pemuda 27 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Rumah

Ujunggenteng Sukabumi Geger! Pemuda 27 Tahun Ditemukan Tewas Tergantung di Rumah

Jabar | Senin, 07 September 2026 | 15:42 WIB

Media Inggris: Letusan Gunung Anak Krakatau Bikin 270 Ribu Penumpang Pesawat Terlantar

Media Inggris: Letusan Gunung Anak Krakatau Bikin 270 Ribu Penumpang Pesawat Terlantar

News | Senin, 07 September 2026 | 15:41 WIB

Pasar Pondok Labu Mati Suri, DPRD DKI Siapkan Langkah untuk Menghidupkannya Lagi

Pasar Pondok Labu Mati Suri, DPRD DKI Siapkan Langkah untuk Menghidupkannya Lagi

News | Senin, 07 September 2026 | 15:40 WIB

Kecelakaan Maut Mobil Vs Truk di Tol, 1 Orang Tewas

Kecelakaan Maut Mobil Vs Truk di Tol, 1 Orang Tewas

Sumut | Senin, 07 September 2026 | 15:40 WIB

TelkomProperty Dorong Optimalisasi Aset Properti dengan Prinsip Value Creation

TelkomProperty Dorong Optimalisasi Aset Properti dengan Prinsip Value Creation

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 15:40 WIB

Liburan Berujung Tertahan di Lombok, Erupsi Krakatau Bikin Pelancong Ini Gagal Hadiri Acara Penting

Liburan Berujung Tertahan di Lombok, Erupsi Krakatau Bikin Pelancong Ini Gagal Hadiri Acara Penting

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 15:40 WIB

Bukit Soeharto Kebakaran, Prabowo: Jangan sampai ke Zona Inti IKN

Bukit Soeharto Kebakaran, Prabowo: Jangan sampai ke Zona Inti IKN

News | Senin, 07 September 2026 | 15:39 WIB

×