Walikota Nekat Buang 1 Ton Sampah ke Pantai Bersih, Apa Alasannya?

M. Reza Sulaiman, Risna Halidi

Jum'at, 04 Oktober 2019 | 10:15 WIB
Walikota Nekat Buang 1 Ton Sampah ke Pantai Bersih, Apa Alasannya?
Ilustrasi sampah di pantai yang bersih. [shutterstock]

Suara.com - Walikota Nekat Buang 1 Ton Sampah ke Pantai Bersih, Apa Alasannya?

Pada tanggal 21 September 2019, ribuan relawan di seluruh dunia mulai dari Thailand sampai Hawaii, berkumpul bersama-sama membersihkan pantai dari sampah dalam agenda dunia bertajuk International Coastal Cleanup Day.

Tapi ada satu kejadian unik di Korea Selatan. Seorang walikota diduga sengaja membuat pantai kotor agar warganya bisa ikut serta dalam acara International Coastal Cleanup Day atau Hari Bersih-bersih Pantai Internasional.

Bukan tanpa alasan, di kota tersebut tak ada pantai yang kotor. Semuanya bersih tanpa sampah.

Adalah Lee Dong-jin, Walikota Jindo yang mengatakan bahwa pihaknya sampai membuang sekitar satu ton sampah ke pantai di malam hari agar ratusan relawan dapat membersihkan pantai tersebutbdi hari berikutnya.

Mendapat kecaman warga atas pernyataan tersebut, Walikota Lee kemudian meminta maaf. Ia berdalih bahwa apa yang telah ia lakukan hanya sekadar meningkatkan kesadaran tentang limbah pantai.

Ilustrasi sampah plastik di laut. (shutterstock)
Ilustrasi sampah plastik di laut. (shutterstock)

"Kami membawa styrofoam limbah dan sampah pantai lainnya yang dikumpulkan dari daerah terdekat sehingga 600 peserta dapat melakukan kegiatan pembersihan," ucap Lee Dong-jin, dalam sebuah pernyataan, dilansir Oddity Central.

Kini ia mengklaim bahwa 100 persen sampah telah berhasil dibersihkan oleh para relawan dan tidak ada satupun sampah yang berakhir di lautan. menyebabkan polusi sekunder.

Lee Dong-jin juga mengatakan bahwa sampah telah dibawa truk dan dibuang tempat pembuangan sampah akhir di Jindo barat daya.

baca juga

Ada-ada saja ya kelakukan walikota ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Relawan Sungai Kumpulkan Berton-ton Sampah dalam Rangka World Clean up Day

Relawan Sungai Kumpulkan Berton-ton Sampah dalam Rangka World Clean up Day

Press Release | Kamis, 03 Oktober 2019 | 14:30 WIB

Seorang Lelaki Menyelam dalam Got Hitam Kental demi Mengambil Sampah

Seorang Lelaki Menyelam dalam Got Hitam Kental demi Mengambil Sampah

Your Say | Rabu, 25 September 2019 | 14:00 WIB

Kurangi Sampah, Toko Ini Haruskan Pembeli Bawa Wadah Sendiri

Kurangi Sampah, Toko Ini Haruskan Pembeli Bawa Wadah Sendiri

Lifestyle | Selasa, 24 September 2019 | 08:23 WIB

Terkini

Andalkan AI Benahi Desil, Luhut: Orang Tak Bisa Sembunyikan Data Lagi

Andalkan AI Benahi Desil, Luhut: Orang Tak Bisa Sembunyikan Data Lagi

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:40 WIB

322 Orang Ditangkap Buntut Demo 27 Agustus, 48 Jadi Tersangka

322 Orang Ditangkap Buntut Demo 27 Agustus, 48 Jadi Tersangka

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:40 WIB

Pengembangan PLTP Makin Masif, Industri EPC Ikut Kecipratan

Pengembangan PLTP Makin Masif, Industri EPC Ikut Kecipratan

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:36 WIB

66 Orang Sudah Dipecat, Ini Alasan Kepala SPPG Wajib Ada di Dapur Jam 2 Pagi

66 Orang Sudah Dipecat, Ini Alasan Kepala SPPG Wajib Ada di Dapur Jam 2 Pagi

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:36 WIB

Pertamina Siap Pimpin Pengembangan Ekosistem Carbon Capture Storage di Indonesia

Pertamina Siap Pimpin Pengembangan Ekosistem Carbon Capture Storage di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:36 WIB

Ada yang Membayar! Polisi Buru Perekrut Anak-anak dan Pendana Kerusuhan Demo 27 Agustus

Ada yang Membayar! Polisi Buru Perekrut Anak-anak dan Pendana Kerusuhan Demo 27 Agustus

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:35 WIB

BPS Akui Data Desil Masyarakat Belum Siap

BPS Akui Data Desil Masyarakat Belum Siap

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Polisi Sebut TL Slipi Aman Dilalui Pasca Demo Ricuh, Warga Tak Perlu Ragu Melintas

Polisi Sebut TL Slipi Aman Dilalui Pasca Demo Ricuh, Warga Tak Perlu Ragu Melintas

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:29 WIB

Media Singapura soal Demo 27 Agustus: Prabowo Sedang Berjuang Pulihkan Kepercayaan Publik

Media Singapura soal Demo 27 Agustus: Prabowo Sedang Berjuang Pulihkan Kepercayaan Publik

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:29 WIB

Kisah Sulaiman, Anak Petani dari Flores yang Kini Mengabdi di Sekolah Rakyat

Kisah Sulaiman, Anak Petani dari Flores yang Kini Mengabdi di Sekolah Rakyat

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:25 WIB

×