Kisah di Museum Santet, Misteri Jelangkung untuk Diagnosa Penyakit [Part 1]

Ade Indra Kusuma

Kamis, 10 Oktober 2019 | 19:30 WIB
Kisah di Museum Santet, Misteri Jelangkung untuk Diagnosa Penyakit [Part 1]
Barang bersejarah di Museum Santet atau Museum Kesehatan Dr Adhyatma di Surabaya [Suara.com/Arry]

Eni melanjutkan, seiring berjalannya waktu, museum ini akhirnya diakui oleh departemen kesehatan atau kementerian kesehatan. Sehingga pada tahun 2004 museum ini diresmikan oleh Menteri Kesehatan pada zaman itu yaitu Dr Suyudi.

"Kenapa museum ini dinamakan Adhyatma dan bukan dr Hariyadi sebagai pencetus, karena Dr Hariyadi tak berkenan dengan alasan beliau masih hidup. Kemudian diberikan kepada menteri kesehatan yang sudah almarhum yaitu Dr Adhyatma," lanjutnya. 

Setelah dari ruangan uatama, pengunjung selanjutnya masuk ke sasana sejarah instansi yang digabung dengan sasana pendidikan dan organisasi kesehatan. Ruangan ini berisi maket gedung kemudian foto kerangka manusia purba hingga manusia modern. (Foto sejarah perkembangan manusia di beberapa benua).

Barang bersejarah di Museum Santat atau Museum Kesehatan Dr Adhyatma di Surabaya [Suara.com/Arry]
Barang bersejarah di Museum Santet atau Museum Kesehatan Dr Adhyatma di Surabaya [Suara.com/Arry Saputra]

Dari ruang sasana terdapat lorong yang didalamnya juga terdapat kursi roda pertama dan alat bantu pasien. Yang terhubung dengan sasana alat medis. lalu ke sasana flora dan fauna.

Sasana lain yang ditunggu-tunggu yakni sasana penyembuhan tradisional. Di dalam ruangan itu berisi koleksi pengobatan tradisional yang menggunakan terapi pakaian, terapi musik, pengobatan china, peralatan timung atau mandi uap yang bermanfaat untuk mengobati penyakit.

Barang bersejarah di Museum Santat atau Museum Kesehatan Dr Adhyatma di Surabaya [Suara.com/Arry]
Barang bersejarah di Museum Santat atau Museum Kesehatan Dr Adhyatma di Surabaya [Suara.com/Arry Saputra]

Antara Sasana ini dengan Sasana Kesehatan Reproduksi terdapat lorong yang bisa ditemukan anek koleksi benda gaib seperti jenglot dan jalangkung. Sasana kesehatan reproduksi berisi aneka koleksi seputar reproduksi. Kemudian ada Sasana Genetika dan Sasana Kencana.

Ruangan yang dilarang masuk dan Aura Mistis yang terasa sebenarnya...NEXT

Kontributor : Arry Saputra

Ada satu ruangan khusus yang menurut saya aneh. Di sana dijelaskan potret penampakan makhluk-makhluk halus yang terekam jelas. 

baca juga

Ada juga sebuah ruangan museum yang belum dikunjungi, yakni bekas kamar mandi yang konon menjadi pusat kekuatan mistis di museum ini. 

Bangunan tersebut hanya boleh dimasuki dengan izin khusus petugas. Ruangan ini juga pernah menjadi ajang uji nyali beberapa acara TV swasta. Tidak memasukinya sepertinya keputusan tepat.

Ada pula sebuah buku juga berisi kekuatan yang terdapat dalam tubuh untuk menyehatkan tubuh itu sendiri atau disebut self healing. Ada juga skema pancaran energi kosmis di dalam bangunan museum itu yang secara sains bisa dijelaskan meski bagi saya masih mengandung nuansa mistis.

Nah bagian terakhir dari museum ini adalah kesehatan sejarah. Bagian ini adalah bagian favorit karena memuat teknik pengobatan tradisional yang dilakukan.

Barang barang bersejarah di Museum Santat atau Museum Kesehatan Dr Adhyatma di Surabaya [Suara.com/Arry]
Barang bersejarah di Museum Santet atau Museum Kesehatan Dr Adhyatma di Surabaya [Suara.com/Arry]

Mulai dari akupuntur, bekam, hingga pengobatan tradisional yang berbau mistis. Jelangkung, santet dan prapen adalah beberapa diantaranya. Untuk santet sendiri terpampang rambut dan paku yang berhasil dikeluarkan dari sang penderita. 

Satu hal yang membuat miris adalah tempat pemasungan untuk pasien penyakit jiwa.

Barang bersejarah di Museum Santat atau Museum Kesehatan Dr Adhyatma di Surabaya [Suara.com/Arry]
Barang bersejarah di Museum Santet atau Museum Kesehatan Dr Adhyatma di Surabaya [Suara.com/Arry]

Di dalam keterangannnya, pasung  digunakan selama puluhan tahun. Pasung ini malah sering digunakan untuk menjaga agar sang pasien tidak menganggu orang. Padahal, pasien penyakit jiwa sebenarnya perlu terapi kesehatan yang benar.

Nantikan cerita lanjutan museum santet dengan judul : Kisah di Museum Santet, Misteri Jelangkung untuk Diagnosa Penyakit [Part 2]. {Besok : 11 Okt 2019 | 19:30}

Kontributor : Arry Saputra

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengintip Koleksi Benda-benda Bersejarah di Museum Maritim

Mengintip Koleksi Benda-benda Bersejarah di Museum Maritim

Video | Kamis, 10 Oktober 2019 | 11:49 WIB

Kenalan dengan 2.600 Binatang di Rahmat International Wildlife Museum

Kenalan dengan 2.600 Binatang di Rahmat International Wildlife Museum

Lifestyle | Rabu, 09 Oktober 2019 | 19:10 WIB

Punya Hobi Unik, 5 Museum Ini Cocok Untuk Dijelajahi Lho!

Punya Hobi Unik, 5 Museum Ini Cocok Untuk Dijelajahi Lho!

Lifestyle | Kamis, 10 Oktober 2019 | 05:50 WIB

Terkini

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Dari Modal Rp 400 Ribu, Ade Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Beromzet Rp 98 Juta

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

20.980 Prajurit TNI Disiapkan ke Jakarta, TNI AD Ungkap Alasan Pengerahan Pasukan

Sumsel | Rabu, 04 November 2026 | 21:14 WIB

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Daftar Angka Keberuntungan 12 Shio dari Tikus hingga Babi

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:05 WIB

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

Kepala Bappeda DKI Atika Nur Rahmania Meninggal Dunia

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:04 WIB

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Lagu Anak-anak Berjaya Lagi! Sikilku Iso Muni Sabet AMI Awards 2026

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 21:02 WIB

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Ulasan Cerpen Senyum Karyamin: Ironi Kemiskinan dan Kritik Ahmad Tohari

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 21:00 WIB

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Isu Pengerahan Warga Berbayar Rp50 Ribu di Jogja, RANS Akui Rombak Ulang Agenda

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 20:56 WIB

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

Puluhan Ribu TNI Dikerahkan Masuk Jakarta, Yusril Tegaskan Tak Ada Gejolak

News | Rabu, 04 November 2026 | 20:50 WIB

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

9 Sabun Cuci Muka untuk Usia 40 Tahun ke Atas agar Kulit Cerah dan Kencang

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 20:45 WIB

×