Demi Masa Depan, Dubes Uni Eropa Minta Anak Muda Peduli Perubahan Iklim

M. Reza Sulaiman

Minggu, 13 Oktober 2019 | 01:05 WIB
Demi Masa Depan, Dubes Uni Eropa Minta Anak Muda Peduli Perubahan Iklim
Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Piket mengapresiasi gerakan anak muda Indonesia untuk mencegah perubahan iklim. (Dok Antara/Aria Cindyara)

Suara.com - Demi Masa Depan, Dubes Uni Eropa Minta Anak Muda Peduli Perubahan Iklim

Perubahan iklim bisa mengancam masa depan dunia. Jika tak ditangani dari sekarang, bukan tak mungkin kondisi bumi akan semakin buruk dan membahayakan kesehatan penduduk dunia.

Untuk itu, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Vincent Piket menekankan pentingnya peran generasi muda dalam upaya melestarikan lingkungan dan menghadapi tantangan perubahan iklim.

"Peran anak muda sangat vital. Dorongan dari merekalah yang membuat kami, generasi yang lebih tua, terus waspada dan terus berupaya mencari solusi," kata Vincent Piket di sela-sela acara Erasmus Days 2019 yang bertema ‘Today for Tomorrow’ di Jakarta, Sabtu (12/10/2019), dilansir Antara.

Acara yang mengangkat tema pelestarian lingkungan itu mengumpulkan para alumni penerima beasiswa Erasmus+ yang disediakan oleh Uni Eropa (EU), termasuk sejumlah alumni yang bergerak di bidang lingkungan.

Dia mengatakan bahwa gerakan kaum muda dalam aksi iklim, baik melalui langkah kreatif atau bentuk lainnya, menunjukkan kesadaran yang meningkat di masyarakat akan keseriusan persoalan iklim yang tak lagi dapat diabaikan.

Salah satu inisiatif yang diangkat dalam acara bertema lingkungan ini adalah gagasan dari salah satu alumni, Annisa Hasanah, yang menyebarkan pesan pelestarian lingkungan melalui permainan papan atau ‘board game’ yang mengenalkan dunia lingkungan kepada anak-anak dan membentuk perilaku ramah lingkungan sejak dini.

Ilustrasi perubahan iklim. (Shutterstock)
Ilustrasi perubahan iklim. (Shutterstock)

"Berbagai inisiatif yang diambil oleh kaum muda Indonesia tidak hanya untuk menyelamatkan bumi saat ini, tetapi merupakan warisan bagi generasi penerus bangsa ini kelak," kata Dubes Piket.

Oleh karena itu, investasi untuk masa depan anak muda, yang nantinya akan menjadi pemimpin perusahaan-perusahaan swasta dan pemerintahan, harus dilakukan di masa sekarang melalui pendidikan tinggi dan sekolah-sekolah vokasi.

baca juga

Dubes Piket pun berharap agar program beasiswa seperti Erasmus+ yang ditawarkan oleh Uni Eropa (EU) dapat membuka wawasan generasi muda dari kedua negara akan tantangan dan solusi yang ada di berbagai penjuru dunia. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kurangi Emisi Karbon, Alasan Pemerintah Tingkatkan Dana Lingkungan Hidup

Kurangi Emisi Karbon, Alasan Pemerintah Tingkatkan Dana Lingkungan Hidup

Bisnis | Rabu, 09 Oktober 2019 | 18:25 WIB

58 Peneliti Dunia Bahas Perubahan Iklim Global dan Pertanian di Bali

58 Peneliti Dunia Bahas Perubahan Iklim Global dan Pertanian di Bali

News | Selasa, 08 Oktober 2019 | 10:55 WIB

Tinggi Gas Metana, Sampah Makanan Berisiko Picu Perubahan Iklim

Tinggi Gas Metana, Sampah Makanan Berisiko Picu Perubahan Iklim

Health | Sabtu, 05 Oktober 2019 | 09:15 WIB

Terkini

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Ulasan Berani Tidak Disukai: Belajar Jadi Diri Sendiri Tanpa Perlu Validasi

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:45 WIB

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Kapan Ada Tanggal Merah Lagi? Cek Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2026

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:40 WIB

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Gambut Bukan Sekadar Lahan Basah, Ia Penentu Masa Depan Karbon Dunia

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:25 WIB

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Diminta OTP dan Pasang APK Saat Melamar Kerja? Fix, Itu Loker Palsu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:22 WIB

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

3 Shio Paling Beruntung Sepanjang Oktober 2026, Kehidupan Membaik dan Berpeluang Sukses

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:15 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 07:09 WIB

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Trailer Baru The Apothecary Diaries Season 3 Ungkap Lagu Penutup oleh Eve

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Jelang Duel Panas di GBK, Striker Naturalisasi Malaysia Sesumbar Permalukan Timnas Indonesia!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 07:05 WIB

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

4 Moisturizer Peptide Dukung Produksi Kolagen untuk Jaga Kekencangan Kulit

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 06:45 WIB

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Meritokrasi Sudah Mati, Kenali Fenomena 'Neo-Feodalisme' di Kantormu!

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 05:58 WIB

×