Di Sidang PBB, JK Sebut Perubahan Iklim Perparah Karhutla di Indonesia

Agung Sandy Lesmana, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 24 September 2019 | 10:59 WIB
Di Sidang PBB, JK Sebut Perubahan Iklim Perparah Karhutla di Indonesia
Wapres Jusuf Kalla saat berpidato singkat di sidang PBB, New York, AS. (Dok Setwapres).

Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) membicarakan soal kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan dalam pidato singkatnya pada acara Climate Action Summit di General Assembly Hall, di New York, Senin (23/9/2019).

Menurutnya, masalah karhutla tersebut diperparah dengan adanya perubahan iklim.

JK mengatakan bahwa perubahan iklim tersebut tentu melahirkan adanya cuaca ekstrim. Meskipun tidak gampang mengatasi masalah itu, JK mengklaim bahwa Indonesia telah mengambil langkah yang tegas dalam menangani tantangan besar tersebut.

"Kita tidak lagi memiliki keleluasaan maupun pilihan selain meningkatkan ambisi pengendalian perubahan iklim. Dalam menghadapi kenyataan ini, aksi iklim harus konkret dan realistis," kata JK.

Di luar masalah karhutla, JK menjelaskan bahwa Indonesia sudah berupaya untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Adapun Indonesia memiliki target sebesar 29 persen dengan usaha sendiri hingga 41 persen dengan bantuan dari internasional hingga 2030.

Hal tersebut dibuktikan dengan peluncuran Low Carbon Development Initiative (LCDI). Sebuah inisiatif yang dilakukan Indonesia untuk melindungi lingkungan serta ekonomi.

Lebih lanjut, JK juga mengatakan bahwa Indonesia telah mengintensifkan aksi iklimnya melalui Solusi Berbasis Alam. Langkah tersebut dilakukan Indonesia dengan cara merestorasi 2 juta hektar lahan gambut dan merehabilitasi 12 juta hektar lahan kritis pada tahun 2030 dan melestarikan secara intensif daerah bakau dan daerah pesisir.

Selain itu, JK juga memaparkan bagaimana Indonesia menjalankan program transisi energi. Caranya ialah dengan menghapus subsidi bahan bakar fosil, menetapkan kebijakan biodiesel wajib. Ditambah juga dengan membangun kilang bahan bakar hijau bahkan Indonesia akan membentuk sebuah fasilitas khusus pendanaan lingkungan untuk memfasilitasi pendanaan iklim dan mendukung program lingkungan lainnya.

“Kami mendorong peningkatan dukungan pendanaan dan transfer teknologi serta energi terbarukan yang terjangkau dan dapat diakses,” katanya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Atasi Kebakaran Hutan, Wiranto: Kita Doakan Supaya Hujan Terus

Atasi Kebakaran Hutan, Wiranto: Kita Doakan Supaya Hujan Terus

News | Senin, 23 September 2019 | 22:07 WIB

BNPB: Petugas Karhutla Kena ISPA karena Tak Gunakan Alat Sesuai Standar

BNPB: Petugas Karhutla Kena ISPA karena Tak Gunakan Alat Sesuai Standar

News | Senin, 23 September 2019 | 21:44 WIB

Ketimbang Korporasi, Pemprov Jambi Salahkan Warga soal Kebakaran Hutan

Ketimbang Korporasi, Pemprov Jambi Salahkan Warga soal Kebakaran Hutan

News | Senin, 23 September 2019 | 21:35 WIB

Biang Kerok Kebakaran Hutan dan Lahan, 52 Korporasi Disegel KLHK

Biang Kerok Kebakaran Hutan dan Lahan, 52 Korporasi Disegel KLHK

News | Senin, 23 September 2019 | 18:59 WIB

Gubernur Pelesiran saat Karhutla, Pemprov Jambi: Enggak Benar Itu Walhi

Gubernur Pelesiran saat Karhutla, Pemprov Jambi: Enggak Benar Itu Walhi

News | Senin, 23 September 2019 | 18:46 WIB

Terkini

Prabowo Wanti-wanti Masyarakat Tak Mudah Tertipu Konten Medsos: Banyak Pesanan Orang Berduit

Prabowo Wanti-wanti Masyarakat Tak Mudah Tertipu Konten Medsos: Banyak Pesanan Orang Berduit

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:22 WIB

Putusan Praperadilan Jilid II Digelar 20 Juli! Roy Suryo Bakal Menang Lagi Lawan Jokowi?

Putusan Praperadilan Jilid II Digelar 20 Juli! Roy Suryo Bakal Menang Lagi Lawan Jokowi?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:17 WIB

Geger Penggeledahan Polisi, Jampidsus Tegaskan Kejagung Fokus Bongkar Korupsi Tambang Hingga MBG

Geger Penggeledahan Polisi, Jampidsus Tegaskan Kejagung Fokus Bongkar Korupsi Tambang Hingga MBG

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:10 WIB

Prabowo Acungkan Telunjuk di Hadapan Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa: Semua Instropeksi!

Prabowo Acungkan Telunjuk di Hadapan Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa: Semua Instropeksi!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:01 WIB

'Jangan Mundur!' Karangan Bunga Dukung Polri Usut Korupsi Jampidsus Muncul di Polda Metro

'Jangan Mundur!' Karangan Bunga Dukung Polri Usut Korupsi Jampidsus Muncul di Polda Metro

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:54 WIB

Bos Blueray John Field Divonis 2 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Ditjen Bea Cukai

Bos Blueray John Field Divonis 2 Tahun Penjara dalam Kasus Suap Ditjen Bea Cukai

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:52 WIB

Sejumlah Tokoh Hadiri Pemakaman Rachmat Gobel di TMP Kalibata, Ada JK hingga Christine Hakim

Sejumlah Tokoh Hadiri Pemakaman Rachmat Gobel di TMP Kalibata, Ada JK hingga Christine Hakim

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:44 WIB

Lawan Praktik Calo, Pemprov DKI Buka Posko Pengaduan untuk Warga Terdampak Normalisasi Ciliwung

Lawan Praktik Calo, Pemprov DKI Buka Posko Pengaduan untuk Warga Terdampak Normalisasi Ciliwung

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:27 WIB

Usai Dirawat di RS Polri, Gus Yaqut Dipindahkan Kembali ke Rutan KPK

Usai Dirawat di RS Polri, Gus Yaqut Dipindahkan Kembali ke Rutan KPK

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:48 WIB

Indonesia Punya Potensi Energi Surya Terbesar, Mengapa Pemanfaatannya Masih Minim?

Indonesia Punya Potensi Energi Surya Terbesar, Mengapa Pemanfaatannya Masih Minim?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:43 WIB

×