Cheers! Ini Sejarah Bersulang Saat Akan Minum Minuman Beralkohol

M. Reza Sulaiman | Dini Afrianti Efendi
Cheers! Ini Sejarah Bersulang Saat Akan Minum Minuman Beralkohol
ilustrasi bersulang saat minum minuman berlakohol. [shutterstock]

Anda pernah melihat orang melakukan cheers atau tos membenturkan gelas satu dengan yang lainnya saat akan meminum wine atau minuman beralkohol lainnya?

Suara.com - Cheers! Ini Sejarah Bersulang Saat Akan Minum Minuman Beralkohol

Anda pernah melihat orang melakukan cheers, bersulang, atau tos membenturkan gelas satu dengan yang lainnya saat akan meminum wine atau minuman beralkohol lainnya? Penasaran nggak sih kenapa itu dilakukan?

Aji Wicaksono, Restaurant Coordinator Lyv Kitchen and Bar mengatakan kebiasaan itu dilakukan sebagai ungkapan rasa bahagia dan perayaan kebersamaan saat menikmati minuman. Seperti diketahui Lyv jadi salah satu restoran yang juga ikut menjual aneka minuman beralkohol salah satunya cocktail, wine hingga bir.

"Tos itu celebrate aja sebenarnya, dari story zaman dulu, orang-orang Eropa itu sebenernya celebrate aja, sebelum mereka minum sebagai ungkapan kebersamaan," ujar Aji di Lyv Kitchen and Bar di Jababeka 2, Cikarang, Jawa Barat, Sabtu (19/10/2019).

Aksi cheers ini biasanya dilakukan untuk merayakan satu momentum bahagia, salah satu yang sederhana adalah berkumpul dengan orang terdekat atau relasi. Cheers juga kerap ditemukan dalam acara jamuan bisnis, dibuat agar suasana lebih santai dan rileks saat berbincang.

Aji Wicaksono, Restaurant Coordinator Lyv Kitchen and Bar. (Suara.com/Dini Afrianti)
Aji Wicaksono, Restaurant Coordinator Lyv Kitchen and Bar. (Suara.com/Dini Afrianti)

Wine sendiri adalah, sari buah anggur yang difermentasikan dengan menggunakan bahan khusus termasuk ragi, lalu dicampurkan dengan alkohol. Perlu diingat, tidak semua orang punya tujuan ingin mabuk saat menikmati wine.

"Balik lagi di kondisi kita, kita nge-wine itu kan bukan mabuk atau apa, balik lagi apa paradigma si peminum, jarang mereka menikmati buat mau mabuk. Bartender disini lebih ngajarin ke customer itu bukan untuk mabuk tapi untuk menikmati sebuah minuman," tutur Aji.

Sementara itu, iklim Indonesia yang tropis atau cenderung panas membuat wine asik dinikmati dalam keadaan dingin. Biasanya selain diberi es batu, minuman beralkohol ini ditaruh lebih dulu di chiller atau wadah ember dengan es batu baru kemudian di buka, lalu di tuang.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS