Bosan Kuliner Asing, Gibran dan Kaesang Mantap Membawa Makanan Lokal ke Mal

Vania Rossa | Vessy Dwirika Frizona
Bosan Kuliner Asing, Gibran dan Kaesang Mantap Membawa Makanan Lokal ke Mal
Randy Kartadinata, Kevin Susanto, Kaesang Pangarep, Gibran Rakabuming, dan Chef Arnold Poernomo. (Suara.com/Vessy Frizona)

Di dalam mal, gerai makanan saat ini didominasi oleh restoran yang menyajikan kuliner asing.

Suara.com - Bosan Kuliner Asing, Gibran dan Kaesang Mantap Membawa Makanan Lokal ke Mal

Tak dapat dipungkiri sajian kuliner-kuliner asing telah mendominasi bisnis makanan di mal-mal Indonesia. Seperti restoran Jepang, Korea, Italia, Thailand, Singapura, Timur Tengah, dan Amerika.

Sajian kuliner Indonesia hanya tumbuh pesat di pasar tradisional, ruko-ruko, dan warung-warung makan.

Mengamati realita ini, anak-anak Presiden RI, Joko Widodo, yakni Gibran Rakabuming dan Kaesang Pangarep, yang sudah lama bermain di bisnis kuliner, berinisiatif melirik mal untuk sebagai target marketnya sekaligus ingin meramaikan kuliner mal dengan cita rasa nusantara.

Bersama ketiga rekannya, Chef Arnold Punomo dan Randy Kartadinata dari Mangkok Ku, serta Kevin Susanto dari Goola, mereka pun mantap membuka outlet untuk pertama kali di mal.

"Goola x Mangkok Ku kini hadir di pusat kota. Gerai makanan dan minuman dengan cita rasa khas Indonesia ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat memperoleh makanan dan minuman asli Indonesia di mal," ungkap Gibran saat ditemui Suara.com dalam acara opening outlet Goola x Mangkok Ku di Mal Kota Kasablanca, Senin (21/10/2019).

Kolaborasi makanan dan minuman bercitarasa nusantara ini memang dibuat dengan resep yang khas untuk menumbuhkan kembali tren kuliner nasional.

Menurut Kaesang, kuliner yang ia tawarkan sangat mengedepankan kualitas, karena dibuat dari bahan makanan yang disertai dengan teknik memasak khusus agar menu yang tersaji selalu dalam segar dan cita rasa tinggi.

Di tempat yang sama, Chef Arnold berbagi varian menu nusantara yang ada di Mangkok Ku, yaitu brisket union sauce with osen egg, omu egg sausage mayo, fire fried chicken.

Sementara menu minuman bercita rasa Indonesia hadir menyesuaikan selera kaum urban.

Kevin Susanto mengatakan, bahwa visinya adalah ingin memperkenalkan minuman khas Indonesia kepada dunia. Seperti es gula aren, es doger, es jeruk nipis sagu mutiara, teh padan koko, teh melati, dan masih banyak lagi.

"Kami berharap rasa cinta anak bangsa terhadap makanan lokal semakin meningkat di tengah persaingan kuliner internasional. Jadi masakan lokal seperti telor cepok dan es doger bisa eksis juga di media sosial," tutup Randy.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS