Menjadi Kurator Seni, Alia Swastika Ungkap Sisi Menarik Profesinya

Yasinta Rahmawati

Selasa, 29 Oktober 2019 | 20:05 WIB
Menjadi Kurator Seni, Alia Swastika Ungkap Sisi Menarik Profesinya
Alia Swastika, Direktur Yayasan Biennale Yogyakarta (Suara.com/Yasinta)

Suara.com - Pameran seni kerap kali menampilkan hal menarik dari segi visual maupun tema. Namun di balik deretan karya seniman yang tersaji, ada proses panjang hingga dapat diapresiasi di ruang publik dan itu melibatkan peran seorang kurator seni.

Bagi Alia Swastika yang menjadi kurator seni, profesi tersebut memiliki tugas untuk menjadi jembatan antara proses produksi karya seni dengan apresiasi seni.

Wanita asal Yogyakarta ini dari dulu memang menyukai dunia seni rupa, khususnya seni kontemporer. Dari yang awalnya menjadi penikmat, ia kemudian melihat sisi menarik dari menjadi kurator seni.

Dengan menjadi kurator seni, ia bisa bertemu banyak seniman dan memasuki gagasan mereka yang tidak banyak orang tahu.

"Orang tahunya dateng, nonton pameran, karyanya udah jadi. Sementara kalo kurator kita memulai dari baru sketsa, karyanya belum jadi apa-apa sama seniman mengalami proses itu. Itu yang menurut saya menarik," ujarnya saat ditemui Dewiku.com di Taman Budaya Yogyakarta, Kamis (24/10/2019) pekan kemarin.

Alia Swastika, Direktur Eksekutif Yayasan Biennale Yogyakarta. (Dewiku.com/Yasinta Rahmawati)
Alia Swastika, Direktur Eksekutif Yayasan Biennale Yogyakarta. (Dewiku.com/Yasinta Rahmawati)

Selain melihat seniman berproses, wanita berusia 39 tahun ini juga memperlihatkan sisi menarik lain di mana kurator seni juga harus mengenalkan karya-karya itu kepada publik.

"Menerangkan kepada publik sebenarnya karya ini maknanya apa, bagaimana memahami karya," tambahnya.

Wanita yang lahir pada 17 Agustus 1980 ini kemudian mengaku bahwa dia sebenarnya mengawali karier menjadi kurator seni dari ketidaksengajaan.

Alia bahkan tidak memiliki latar belakang pendidikan seni rupa sama sekali. Sebab, ia merupakan alumni Universitas Gajah Mada (UGM) jurusan Ilmu Komunikasi.

baca juga
Instalasi Seni Biennale Jogja 2019, Taman Budaya Yogyakarta (Suara.com/Amertiya)
Instalasi Seni Biennale Jogja 2019, Taman Budaya Yogyakarta (Suara.com/Amertiya)

Namun bermodal kecintaan akan seni rupa dan senang mengunjungi pameran, ia tertarik untuk menindaklanjuti passion. Alia lalu mengawali karier menjadi penulis dan editor untuk sebuah majalah seni pada 2001.

"Dulu belum ada sekolah kuratorial atau manajemen seni, jadi kita masuk ke dunia seni lebih karena kecintaan. Saya senang nonton pameran waktu itu, kerja bertemu dengan seniman-seniman terus memutuskan, 'Oke aku ingin kerja di dunia seni'," terang Alia.

Dari sana, seni pun menjadi bagian dari hidupnya dan terus akan seperti itu. Sekarang Alia Swastika menikmati kesehariannya menjadi kurator seni. Ia kini juga menjabat sebagai Direktur Eksekutif Yayasan Biennale Yogyakarta.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pukat Pikat Asia, Pojok untuk Bersantai di Biennale Jogja 2019

Pukat Pikat Asia, Pojok untuk Bersantai di Biennale Jogja 2019

Lifestyle | Sabtu, 26 Oktober 2019 | 09:06 WIB

Mengintip Kehidupan Muslimah Pinggiran Thailand di Biennale Jogja 2019

Mengintip Kehidupan Muslimah Pinggiran Thailand di Biennale Jogja 2019

Lifestyle | Jum'at, 25 Oktober 2019 | 08:08 WIB

Biennale Jogja XV 2019 Ajak Pengunjung Melihat Sisi Lain Asia Tenggara

Biennale Jogja XV 2019 Ajak Pengunjung Melihat Sisi Lain Asia Tenggara

Lifestyle | Kamis, 24 Oktober 2019 | 20:40 WIB

Terkini

Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal

Ingin Umrahkan Orang Tua, Pemuda Natuna Jadi Tentara Bayaran Rusia Meninggal

Batam | Rabu, 30 September 2026 | 14:08 WIB

Deretan Motor dengan Nilai Jual Kembali Stabil Meski Berstatus Motor Bekas

Deretan Motor dengan Nilai Jual Kembali Stabil Meski Berstatus Motor Bekas

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 14:05 WIB

Membedah Toxic Relationship Lewat Lagu 'Kau yang Memilih Aku' Syahrini

Membedah Toxic Relationship Lewat Lagu 'Kau yang Memilih Aku' Syahrini

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:00 WIB

Bangladesh Janji Tampil Maksimal Hingga Sulitkan Timnas Indonesia di Laga Pemungkas

Bangladesh Janji Tampil Maksimal Hingga Sulitkan Timnas Indonesia di Laga Pemungkas

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 13:57 WIB

DIM RUU LLAJ Diserahkan ke DPR, Puluhan Pasal Siap Dirombak Total

DIM RUU LLAJ Diserahkan ke DPR, Puluhan Pasal Siap Dirombak Total

News | Rabu, 30 September 2026 | 13:56 WIB

Review Film Bad and Crazy: Saat Sisi Gelap dan Gila dalam Diri Saling Bertabrakan

Review Film Bad and Crazy: Saat Sisi Gelap dan Gila dalam Diri Saling Bertabrakan

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 13:54 WIB

5 Peeling Serum Lokal untuk Menghaluskan Tekstur dan Mencerahkan Wajah

5 Peeling Serum Lokal untuk Menghaluskan Tekstur dan Mencerahkan Wajah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 13:53 WIB

KPK Datangi Glamping di Ciater Subang, Diduga Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat

KPK Datangi Glamping di Ciater Subang, Diduga Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat

News | Rabu, 30 September 2026 | 13:51 WIB

Stres Kuliah? Ini 5 Tempat Refreshing untuk Menyegarkan Pikiran Penat di Jogja

Stres Kuliah? Ini 5 Tempat Refreshing untuk Menyegarkan Pikiran Penat di Jogja

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 13:51 WIB

Kapan Waktu yang Tepat untuk Menggunakan Air Mawar?

Kapan Waktu yang Tepat untuk Menggunakan Air Mawar?

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 13:51 WIB

×