Ali Muharam, Rintis Makaroni Ngehe dari Cuci Piring

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Senin, 04 November 2019 | 07:53 WIB
Ali Muharam, Rintis Makaroni Ngehe dari Cuci Piring
Ali Muharam, Pendiri Makaroni Ngehe. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Suara.com - Mayoritas generasi milenial tentu tidak asing ketika mendengar kata Makaroni Ngehe. Jajanan ringan kaya varian rasa dan menu yang tengah digandrungi ini memang memiliki banyak cabang di Jakarta.

Tak jarang, kita melihat antrian yang mengular di beberapa outlet Makaroni Ngehe. Banyak dari mereka yang rela untuk jauh-jauh memburu camilan populer yang didirikan oleh pebisnis Ali Muharam ini.

Namun, kesuksesan yang kini diraihnya tidak semudah yang dipikirkan orang lain. Dikisahkan Ali, dirinya harus merasakan berbagai profesi terlebih dahulu, mulai dari menjadi seorang pencuci piring di warung makan hingga penulis naskah untuk berbagai judul sinetron.

Makaroni Ngehe. (Instagram/@ngehe_id)
Makaroni Ngehe. (Instagram/@ngehe_id)

Langkah ini ia mulai saat dirinya tepat memutuskan untuk merantau ke Jakarta, dari kampung halamannya di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 2005 silam.

"Secara akademis saya tidak kuliah. Secara koneksi pun saya tidak punya siapa-siapa. Tapi saya merasa ini bukan sesuatu hal yang menyedihkan atau memalukan. Itulah proses yang memang harus dilewati untuk mencapai kesuksesan," kata dia beberapa waktu lalu.

Hingga pada satu titik, Ali pun berpikir jika dirinya harus melakukan satu kebaikan untuk orang lain dengan bisa mempekerjakan satu orang pengangguran. Ali percaya, dengan memberikan kebaikan untuk orang lain, Tuhan akan memberikan reward baginya.

"Untuk membangun makaroni ini harus ada planning, yaitu 50 persen plan dan 50 persen nekat. Kadang dalam hidup kita harus gambling. Ketika kita sudah punya gambaran, bayaran dari gambling itu worth it," ucapnya sambil tertawa.

Outlet Makaroni Ngehe. (Instagram/@ngehe_id)
Outlet Makaroni Ngehe. (Instagram/@ngehe_id)

Ketika sang ibu sudah tiada, Ali memutuskan untuk menggunakan resep camilan makaroni yang sering disediakan di rumahnya untuk tamu yang datang. Apalagi, ia teringat mimpi sang ibu yang ingin memiliki sebuah bisnis untuk membantu perekonomiam keluarga.

Hal ini ia dijadikan sebagai langkah awal dalam membuka usaha makaroni di sebuah gerobak kecil.

baca juga

"Mama bilang coba dulu kepikiran punya bisnis. Mama mungkin bisa bahagia kalau keinginannya terwujud," jelasnya.

Rupanya, bisnis ini terus tumbuh. Dari berjualan lewat gerobak menjadi sebuah gerai kecil berukuran 2x3,5 meter di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, yang modalnya ia pinjam dari seorang teman sebesar Rp 20 juta.

Tahap demi tahap dia lalui, mulai dari penataan konsep warna toko, tata pencahayaan, hingga memasak, dan melayani sendiri.

"Saya jalani sendiri, dan saya tidur di sana menyatu dengan dapur di outlet pertama, setiap habis operasional pukul 22.00 WIB, saya bersihkan lumuran minyak, saya pel, kemudian pakai alas kertas roti dan tumpukan selimut untuk tidur setiap harinya," cerita Ali.

Usahanya pun tak sia-sia, dari omzet satu bulan per outlet sekitar Rp 30.000 per hari, akhirnya delapan bulan usahanya berjalan, Ali mampu mengembalikan modal usaha yang dia pinjam sebesar Rp 20 juta.

Hingga saat ini, gerai Makaroni Ngehe sudah tersebar di area Jabodetabek, Bandung, Yogyakarta, Karawang, Purwokerto, Semarang, Surabaya, Malang, dan Palembang. Camilan ini sudah memiliki 33 outlet dan sekitar 350 karyawan.

Nama 'Ngehe' sendiri, jelas dia, selain diambil dari sebuah umpatan karena perjalanan hidupnya yang sulit, belakangan memiliki arti yang sangat inapiratif, yakni Nationalism, Giving, Enterpreneurship, Humanism, dan Envorinment.

"Intinya, ketika kita punya target sejauh mana kita mau jadi seseorang, ketika punya proyeksi diri di masa depan, seberat apapun pasti kita bisa lalui," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laras Anggraini Gebrak Bisnis Fashion di Toko Online Lewat Smitten by Patte

Laras Anggraini Gebrak Bisnis Fashion di Toko Online Lewat Smitten by Patte

Lifestyle | Senin, 28 Oktober 2019 | 10:00 WIB

Sabda PS, Mimpinya Membawa Pendidikan Indonesia ke Next Level

Sabda PS, Mimpinya Membawa Pendidikan Indonesia ke Next Level

Lifestyle | Senin, 21 Oktober 2019 | 10:39 WIB

Herawati, Dirikan Startup Shop.141 Demi Berantas Stunting di Indonesia

Herawati, Dirikan Startup Shop.141 Demi Berantas Stunting di Indonesia

Health | Senin, 14 Oktober 2019 | 09:39 WIB

Terkini

Suzuki Siapkan Mobil Murah Bermesin Turbo 1.2L, Kebal Etanol E100

Suzuki Siapkan Mobil Murah Bermesin Turbo 1.2L, Kebal Etanol E100

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 14:57 WIB

Gajah TNTN yang Baru Lahir Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto

Gajah TNTN yang Baru Lahir Diberi Nama Ganesha oleh Titiek Soeharto

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 14:57 WIB

Transformasi Mengejutkan Chandra Wahyu: dari Dunia Hiburan ke Ruang Terapi demi Warga Kurang Mampu

Transformasi Mengejutkan Chandra Wahyu: dari Dunia Hiburan ke Ruang Terapi demi Warga Kurang Mampu

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 14:55 WIB

LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan, Berlaku hingga Januari 2027

LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan, Berlaku hingga Januari 2027

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 14:54 WIB

Bukan Cuma Cuaca Ekstrem, Krisis Iklim Juga Ancam Gizi Anak: Kenapa?

Bukan Cuma Cuaca Ekstrem, Krisis Iklim Juga Ancam Gizi Anak: Kenapa?

Health | Rabu, 30 September 2026 | 14:54 WIB

Kemensos Siapkan Sistem Pelaporan Terpadu Sekolah Rakyat untuk Masyarakat

Kemensos Siapkan Sistem Pelaporan Terpadu Sekolah Rakyat untuk Masyarakat

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:53 WIB

Belajar Menghargai Perempuan Lewat Sosok Borno di 'Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah'

Belajar Menghargai Perempuan Lewat Sosok Borno di 'Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah'

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:50 WIB

Barangkali yang Kita Butuhkan Hanya Jeda, Bukan Jawaban Baru

Barangkali yang Kita Butuhkan Hanya Jeda, Bukan Jawaban Baru

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:50 WIB

Qodari Tegur Keras Deputi Bakom RI Timothy Ivan soal Gaya Hidup Mewah di Medsos

Qodari Tegur Keras Deputi Bakom RI Timothy Ivan soal Gaya Hidup Mewah di Medsos

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:45 WIB

Wamensos Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat Pekalongan

Wamensos Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat Pekalongan

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:45 WIB

×