Mie Kocok, makanan legendaris asal Bandung, merupakan salah satu kuliner yang wajib dicoba ketika mengunjungi ibu kota Jawa Barat ini.
Disadur dari javaprivatetour, dengan cita rasa yang khas dan penyajian yang menggugah selera, Mie Kocok telah menjadi ikonik dalam dunia kuliner Indonesia.
Kuliner ini bukan sekadar makanan, melainkan juga simbol budaya dan tradisi yang telah bertahan selama puluhan tahun.
Sejarah Mie Kocok
Mie Kocok pertama kali dikenal pada tahun 1957. Sejak saat itu, hidangan ini terus berkembang dan menjadi favorit di kalangan masyarakat.
Penggunaan mie sebagai bahan utama sangat khas di Indonesia, dan Mie Kocok adalah salah satu contoh terbaik dari kreativitas kuliner yang dimiliki masyarakat Jawa Barat.
Nama "Mie Kocok" diambil dari cara pembuatannya, dimana mie dan tauge dikocok dalam wadah logam sebelum disajikan.
Komposisi dan Cara Penyajian
Mie Kocok terdiri dari mie kuning yang disajikan dalam kuah kaldu sapi yang kaya rasa.
Baca Juga: Menyantap Sunyi dalam Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati
Beberapa bahan tambahan yang melengkapi hidangan ini antara lain kikil (tendon sapi), bakso, tauge, jeruk nipis, daun seledri, bawang goreng, dan kulit sapi.
Saat disajikan, mie dan semua bahan tersebut biasanya akan dicampur dengan sambal untuk memberikan sensasi pedas yang menggugah selera.
Satu piring Mie Kocok tidak hanya memuaskan rasa lapar, tetapi juga memberikan sensasi cita rasa yang mendalam.
Kuah yang kental dan kaya akan bumbu menciptakan harmoni rasa yang sulit untuk dilupakan.
Makan Mie Kocok disarankan dalam keadaan panas, sehingga semua bahan dan bumbunya bisa berpadu sempurna.
Asal Usul di Bandung