Habitat for Humanity Indonesia Komunitas Relawan Wujudkan Hunian Layak Huni

Ririn Indriani, Vessy Dwirika Frizona

Sabtu, 14 Desember 2019 | 09:46 WIB
Habitat for Humanity Indonesia Komunitas Relawan Wujudkan Hunian Layak Huni
Komunitas Habitat for Humanity Indonesia. (Foto: Dok Habitat for Humanity Indonesia)

Suara.com - Tak perlu mewah, memiliki tempat tinggal layak huni adalah impian semua orang. Namun sayang, masih banyak di dunia ini masyarakat tinggal di hunian yang jauh dari kata layak.

Menyoroti masalah ini, tentu hunian yang buruk dapat mengakibatkan timbulnya penularan penyakit.

Untuk itu, Habitat for Humanity Indonesia (Habitat Indonesia) yang hadir pada 1997 lahir sebagai bagian dari Habitat for Humanity International.

Habitat for Humanity International merupakan sebuah organisasi non-profit yang berasal dari Amerika Serikat.

Organisasi tersebut memiliki tujuan untuk mengawal konstruksi atau peningkatan perumahan sehingga menjadi rumah layak huni, sederhana, serta rumah terjangkau bagi keluarga berpenghasilan rendah.

"Hingga hari ini, Habitat Indonesia telah mengumpulkan berbagi sumber daya untuk membantu lebih dari 80.000 keluarga untuk meningkatkan kondisi rumah mereka. Habitat Indonesia berupaya untuk mencapai 100.000 keluarga terlayani melalui berbagai dukungan seperti rumah layak huni, akses air dan sanitasi," ujar Rick Hathaway, Wakil Presiden Habitat Asia-Pacific saat ditemui Suara.com beberapa waktu lalu di Jakarta.

Habitat for Humanity Indonesia saat mengikuti kegiatan Leadership Academy. (Foto: Dok Habitat for Humanity Indonesia)
Habitat for Humanity Indonesia saat mengikuti kegiatan Leadership Academy. (Foto: Dok Habitat for Humanity Indonesia)

Lebih lanjut ia menjelaskan, komunitas ini membawa para anak muda secara bersama-sama dari kawasan lintas Asia-Pasifik untuk mendukung keluarga dan orang-orang yang
memerlukan rumah layak huni.

Melalui kegiatan relawan, pengumpulan dana, serta meningkatkan kesadaran dan memberikan suara mereka dalam mendukung rumah terjangkau, setiap orang muda dapat membantu keluarga menjadi berdaya, sejahtera, dan mandiri yang mereka perlukan untuk membangun hidup lebih baik.

"Gerakan tersebut mendorong anak muda untuk turut ambil bagian dalam memimpin dan memotivasi kawan sebaya dalam menciptakan perubahan sosial dengan membangun rumah yang layak melalui jejaring online," sambungnya.

baca juga

Habitat for Humanity, khususnya para relawan muda di Asia – Pasifik memberikan waktu, energi, dan sumber daya untuk membantu mewujudkan rumah layak huni dan masyarakat yang inklusif, yang memungkinkan masyarakat memeroleh kesempatan untuk hidup lebih sehat, pendidikan, serta perekonomian yang lebih baik untuk jutaan keluarga yang ada.

Tahun ini, bersama Habitat Young Leaders Build, juga menyoroti partisipasi anak muda untuk mengatasi perkembangan krisis hunian dan iklim.

Salah satu negara di bawah koordinasi Habitat for Humanity Asia Pasifik yakni India melibatkan relawan dalam proses sosialisasi pengurangan risiko bencana dan kesadaran akan air yang layak bagi masyarakat setempat.

Habitat for Humanity Indonesia saat mengikuti kegiatan Leadership Academy. (Foto: Dok Habitat for Humanity Indonesia)
Habitat for Humanity Indonesia saat mengikuti kegiatan Leadership Academy. (Foto: Dok Habitat for Humanity Indonesia)

Di Indonesia dan Filipina, sejumlah kegiatan juga akan menyoroti inisiatif-inisiatif berkenaan dengan Participatory Approach for Safe Shelter and Settlements Awareness (PASSA).

Kegiatan PASSA-Youth akan meningkatkan keterlibatan anak muda dalam pengurangan risiko bencana untuk meningkatkan ketahanan di kalangan masyarakat yang rawan bencana dan masyarakat yang rentan.

“Tinggal di kawasan yang rawan bencana, Habitat for Humanity Indonesia hadir dari berbagai negara untuk membantu keluarga yang membutuhkan membangun rumah layak huni, akses air bersih dan sanitasi, serta semakin memberdayakan para perempuan demi peningkatan kesejahteraan keluarga yang lebih baik serta mendukung pendidikan generasi muda selanjutnya,” tutur Susanto, Direktur Nasional Habitat for Humanity Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keren, Saat Kebaya Indonesia Menghentak Jalanan Ibukota Bangkok

Keren, Saat Kebaya Indonesia Menghentak Jalanan Ibukota Bangkok

Lifestyle | Jum'at, 13 Desember 2019 | 10:00 WIB

Penyandang Disabilitas Bisa Bersaing di Dunia Kerja, Ini Caranya

Penyandang Disabilitas Bisa Bersaing di Dunia Kerja, Ini Caranya

Lifestyle | Selasa, 10 Desember 2019 | 15:00 WIB

Arisan Mapan, Bantu Wujudkan Kebutuhan dan Impian Keluarga

Arisan Mapan, Bantu Wujudkan Kebutuhan dan Impian Keluarga

Lifestyle | Sabtu, 23 November 2019 | 09:00 WIB

Peringati Hari Pahlawan, Komunitas Banyumas Gelar Sunmori Tabur Bunga

Peringati Hari Pahlawan, Komunitas Banyumas Gelar Sunmori Tabur Bunga

Otomotif | Minggu, 10 November 2019 | 17:25 WIB

Lewat Film, Komunitas Motor Sebarkan Virus Keselamatan Berkendara

Lewat Film, Komunitas Motor Sebarkan Virus Keselamatan Berkendara

Otomotif | Minggu, 10 November 2019 | 14:20 WIB

Berkumpul Sambil Berbagi Bersama Komunitas Sebung Bandung

Berkumpul Sambil Berbagi Bersama Komunitas Sebung Bandung

Lifestyle | Sabtu, 09 November 2019 | 09:50 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×