facebook

Susu Sapi Segar Melimpah, Boyolali Kembangkan Keju Lokal Rasa Internasional

Vania Rossa | Vessy Dwirika Frizona
Susu Sapi Segar Melimpah, Boyolali Kembangkan Keju Lokal Rasa Internasional
Boyolali Kembangkan Keju Lokal Rasa Internasional. (Suara.com/Vessy Frizona)

Membanggakan, kota kecil seperti Boyolali ternyata mampu menghasilkan produk lokal yang mendunia.

Suara.com - Dikenal dengan julukan Kota Susu, Kabupaten Boyolali nyatanya memang mampu menghasilkan produk susu segar yang sangat melimpah. Maklum, populasi sapi di Boyolali disinyalir lebih banyak ketimbang penduduknya.

Menyadari potensi besar susu segar di tanah kelahirannya, Noviyanto, pengusaha asal Boyolali mencoba membuat produk olahan susu berupa keju dengan mendirikan pabrik Keju Indrakila.

Diceritakan oleh Romy Anjas Arvyanto, Manager Marketing Keju Indrakila, bahwa ide memproduksi keju yang berasal dari susu segar sapi Boyolali ialah untuk mengembangakan dan menciptakan variasi untuk produk olahan susu. Maka, keju pun menjadi pilihan awal.

"Didirikan pada 2016, proses pembuatan keju Boyolali saat ini masih menggunakan teknik manual. Maka saat ini Keju Indrakila hanya mampu memproduksi keju natural yang bahanya 99,9 persen berasal dari susu segar sapi lokal, dicampur garam, dan bakteri khusus," ungkap Romy kala disambangi Suara.com beberapa waktu lalu di Boyolali, Jawa Tengah.

Baca Juga: Makan Keju Tingkatkan Risiko Kanker Prostat, Ini Alasannya

Boyolali Kembangkan Keju Lokal Rasa Internasional. (Suara.com/Vessy Frizona)
Boyolali Kembangkan Keju Lokal Rasa Internasional. (Suara.com/Vessy Frizona)

Lebih lanjut ia memaparkan bahwa olahan keju sendiri memang terbagi menjadi dua jenis, yakni keju natural dan olahan. Sebagian besar keju yang sering temukan di pasaran merupakan keju olahan. Proses produksinya jauh lebih kompleks, karena menggunakan berbagai macam bahan tambahan, termasuk keju natural.

"Di sini kami menjual 8 olahan keju natural. Ada keju mountain chili, keju mountain original, keju mozzarella, keju feta olive oil, keju feta blackpaper, dan keju boyobert sebagai produk andalan," paparnya.

Sementara ini, Keju Indrakila sudah memiliki beberapa pelanggan tetap. Salah satunya adalah distributor asal Prancis dan sebuah restoran di Pulau Dewata Bali yang memesan sebanyak 2 ton perbulan. Berdasarkan testimoni konsumen dan distributor, Keju Indrakila memiliki rasa yang mirip dengan keju import sehingga sangat cocok untuk pizza.

"Namun, keju Indrakila saat ini belum dapat menyentuh pasar Jakarta karena belum mampu bersaing dari segi harga dengan produsen keju besar. Tetapi kota lainnya seperti di Semarang, Jogja, Wonosobo, Solo, Surabaya, Malang, Bali, Lombok, Pontianak, dan Samarinda sudah dijamah oleh keju Indrakila," tandasnya.

Baca Juga: Khusus Pecinta Keju, Ternyata Makanan Ini Bisa Picu 5 Risiko Kesehatan!

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar