Susu Sapi Segar Melimpah, Boyolali Kembangkan Keju Lokal Rasa Internasional

Vania Rossa, Vessy Dwirika Frizona

Selasa, 17 Desember 2019 | 20:05 WIB
Susu Sapi Segar Melimpah, Boyolali Kembangkan Keju Lokal Rasa Internasional
Boyolali Kembangkan Keju Lokal Rasa Internasional. (Suara.com/Vessy Frizona)

Suara.com - Dikenal dengan julukan Kota Susu, Kabupaten Boyolali nyatanya memang mampu menghasilkan produk susu segar yang sangat melimpah. Maklum, populasi sapi di Boyolali disinyalir lebih banyak ketimbang penduduknya.

Menyadari potensi besar susu segar di tanah kelahirannya, Noviyanto, pengusaha asal Boyolali mencoba membuat produk olahan susu berupa keju dengan mendirikan pabrik Keju Indrakila.

Diceritakan oleh Romy Anjas Arvyanto, Manager Marketing Keju Indrakila, bahwa ide memproduksi keju yang berasal dari susu segar sapi Boyolali ialah untuk mengembangakan dan menciptakan variasi untuk produk olahan susu. Maka, keju pun menjadi pilihan awal.

"Didirikan pada 2016, proses pembuatan keju Boyolali saat ini masih menggunakan teknik manual. Maka saat ini Keju Indrakila hanya mampu memproduksi keju natural yang bahanya 99,9 persen berasal dari susu segar sapi lokal, dicampur garam, dan bakteri khusus," ungkap Romy kala disambangi Suara.com beberapa waktu lalu di Boyolali, Jawa Tengah.

Boyolali Kembangkan Keju Lokal Rasa Internasional. (Suara.com/Vessy Frizona)
Boyolali Kembangkan Keju Lokal Rasa Internasional. (Suara.com/Vessy Frizona)

Lebih lanjut ia memaparkan bahwa olahan keju sendiri memang terbagi menjadi dua jenis, yakni keju natural dan olahan. Sebagian besar keju yang sering temukan di pasaran merupakan keju olahan. Proses produksinya jauh lebih kompleks, karena menggunakan berbagai macam bahan tambahan, termasuk keju natural.

"Di sini kami menjual 8 olahan keju natural. Ada keju mountain chili, keju mountain original, keju mozzarella, keju feta olive oil, keju feta blackpaper, dan keju boyobert sebagai produk andalan," paparnya.

Sementara ini, Keju Indrakila sudah memiliki beberapa pelanggan tetap. Salah satunya adalah distributor asal Prancis dan sebuah restoran di Pulau Dewata Bali yang memesan sebanyak 2 ton perbulan. Berdasarkan testimoni konsumen dan distributor, Keju Indrakila memiliki rasa yang mirip dengan keju import sehingga sangat cocok untuk pizza.

"Namun, keju Indrakila saat ini belum dapat menyentuh pasar Jakarta karena belum mampu bersaing dari segi harga dengan produsen keju besar. Tetapi kota lainnya seperti di Semarang, Jogja, Wonosobo, Solo, Surabaya, Malang, Bali, Lombok, Pontianak, dan Samarinda sudah dijamah oleh keju Indrakila," tandasnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menikmati Negeri di Atas Awan Puncak Bukit Gancik, Bisa Lihat Sunrise!

Menikmati Negeri di Atas Awan Puncak Bukit Gancik, Bisa Lihat Sunrise!

Lifestyle | Jum'at, 22 November 2019 | 17:31 WIB

Mantul! Remaja Boyolali Ciptakan Pesawat Aeromodeling dari Barang Bekas

Mantul! Remaja Boyolali Ciptakan Pesawat Aeromodeling dari Barang Bekas

Tekno | Kamis, 14 November 2019 | 12:43 WIB

Idap Kelainan, Pemuda Ini Hanya Makan Makaroni Keju Seumur Hidup

Idap Kelainan, Pemuda Ini Hanya Makan Makaroni Keju Seumur Hidup

Health | Rabu, 23 Oktober 2019 | 06:30 WIB

Terkini

Viral Video Balita Ditinggal di Tenda Gunung Prau, Mengapa Kita Tak Boleh Asal Menghakimi?

Viral Video Balita Ditinggal di Tenda Gunung Prau, Mengapa Kita Tak Boleh Asal Menghakimi?

Your Say | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 07:10 WIB

Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah Sediakan Fasilitas Edukasi Keselamatan Lengkap

Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah Sediakan Fasilitas Edukasi Keselamatan Lengkap

Otomotif | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 07:05 WIB

Para Bulu Tangkis Borong Tiga Emas di Asian Para Games 2026

Para Bulu Tangkis Borong Tiga Emas di Asian Para Games 2026

Foto | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 07:00 WIB

5 TWS Murah Terbaik dengan Audio Jernih, Mana yang Paling Worth to Buy?

5 TWS Murah Terbaik dengan Audio Jernih, Mana yang Paling Worth to Buy?

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 06:55 WIB

4 Shio yang Beruntung Setelah 24 Oktober 2026, Berhasil Keluar dari Masa Sulit

4 Shio yang Beruntung Setelah 24 Oktober 2026, Berhasil Keluar dari Masa Sulit

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 06:50 WIB

Punya Masalah Jerawat di Punggung? Ini 5 Rekomendasi Body Wash dengan Kandungan Salicylic Acid

Punya Masalah Jerawat di Punggung? Ini 5 Rekomendasi Body Wash dengan Kandungan Salicylic Acid

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 06:35 WIB

Kebakaran Gunung Ciremai Kian Meluas ke Majalengka

Kebakaran Gunung Ciremai Kian Meluas ke Majalengka

Foto | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 06:34 WIB

FARMRISE Diluncurkan, Perluas Akses Digital bagi Petani Indonesia

FARMRISE Diluncurkan, Perluas Akses Digital bagi Petani Indonesia

Foto | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 06:27 WIB

Rumah Ibadah Disulap Jadi Gedung Narkoba, Polisi Sita Barang Bukti Rp60 Miliar

Rumah Ibadah Disulap Jadi Gedung Narkoba, Polisi Sita Barang Bukti Rp60 Miliar

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Daftar Saham IHSG Milik Danantara, Ada yang Punya Porsi hingga 91%!

Daftar Saham IHSG Milik Danantara, Ada yang Punya Porsi hingga 91%!

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 23:27 WIB

×