Lezatnya Santap Makan Malam di Lereng Anteng, Kawasan Punclut Bandung

Silfa Humairah Utami, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 20 Desember 2019 | 09:25 WIB
Lezatnya Santap Makan Malam di Lereng Anteng, Kawasan Punclut Bandung
Masakan lokal nan menggugah di Lereng Anteng, Kawasan Punclut Bandung. (Dini Afrianti Efendi)

Suara.com - Lezatnya Santap Makan Malam di Lereng Anteng, Kawasan Punclut Bandung

Jika berlibur ke Bandung, Jawa Barat, pasti sudah tidak asing lagi dengan kawasan Puncak Ciumbuleit alias Punclut. Ya lokasi perbukitan yang menyajikan pemandangan indah saat malam hari maupun siang hari ini selalu ramai wisatawan.

Udaranya yang dingin dan banyak dikunjungi wisatawan membuat kawasan ini dipenuhi tempat makan dari yang sekedar warung hingga bernuansa kafe maupun restoran. Salah satunya adalah Kafe Lereng Anteng. Setidaknya ada lima kafe besar di kawasan ini, termasuk di antaranya Lereng Anteng.

Suasana malam di kafe ini cukup menenangkan, lokasi yang pas untuk bersantai. Arsitektur restoran ini didominasi kayu dan bambu, juga tempat duduk yang menggunakan bean bag membuat pengunjung betah berlama-lama.

Suasana di Lereng Anteng, Kawasan Punclut Bandung. (Dini Afrianti Efendi)
Suasana di Lereng Anteng, Kawasan Punclut Bandung. (Dini Afrianti Efendi)

Belum lagi pemandangan kota Bandung di malam hari dari atas bukit, bagaimana hamparan bintang di bawah kaki gunung. Rasanya, enjoy dan beban pikiran lepas begitu saja.

Menu masakan lokal nan menggugah

Iga bakar sambal ijo nan menggugah di Lereng Anteng, Kawasan Punclut Bandung. (Dini Afrianti Efendi)
Iga bakar sambal ijo nan menggugah di Lereng Anteng, Kawasan Punclut Bandung. (Dini Afrianti Efendi)

Beberapa waktu lalu bersama tim Agoda Homes, Suara.com berkesempatan mengunjungi Lereng Anteng di malam hari. Langsung saja kami memesan menu andalan di sini yakni Iga Bakar Sambal Ijo dan Japanese Lemon Coffee dengan harga masing-masing Rp 45.000 dan Rp 26.000.

Saat datang Iga Bakar sudah hadir lengkap dengan satu porsi nasi, kerupuk, dan aneka lalapan seperti timun, tomat dan salada. Sayangnya, Iga Bakar tidak dilumuri langsung sambal ijo, melainkan sambalnya dipisah dalam wadah kecil.

Meski begitu, daging Iga porsi sedangnya cukup membuat kami kenyang, dagingnya juga cukup empuk dan bumbunya benar-benar berasap. Nah, keunikan kami rasakan langsung dari minumannya, sensasi kopi yang pahit dan asamnya lemon membuat lidah sedikit tercekat. Tapi setelah terbiasa, dan menyesap secara perlahan, minuman itu terasa nikmat hingga habis tak tersisa.

baca juga

Beberapa kawan juga ada yang memesan menu yang sama tapi dengan variasi berbeda, misalnya Iga Bakar Lada Hitam yang ternyata sambalnya berwarna merah, dan juga nasi goreng bonus ceplok telur di atasnya. Di kafe ini ada juga menu western alias barat seperti steak hingga spaghetti.

Adapun kisaran harga makanan berat antara Rp 25.000 hingga Rp 52.000. Sedangkan minuman berkisar antara Rp 8 ribu hingga Rp 36.000. Oh iya, di sini juga ada minuman tradisional hangat yang di rekomendasikan seperti Bandrek LA hingga Bir Pletok.

Cemilan khas tanah Jawa Barat

Cilok, masakan lokal nan menggugah di Lereng Anteng, Kawasan Punclut Bandung. (Dini Afrianti Efendi)
Cilok, masakan lokal nan menggugah di Lereng Anteng, Kawasan Punclut Bandung. (Dini Afrianti Efendi)

Kota Bandung memang terkenal dengan aneka camilannya, khususnya yang terbuat dari olahan aci atau sagu, seperti cilok hingga cireng. Nah, di Lereng Anteng kami memesan menu camilan Cireng Rujak, dan benar saja rasanya sangat enak.

Tekstur cirengnya berbeda dari yang biasa ditemukan di kota lain, yakni kenyal di dalam dan kriuk di luar. Apalagi ditambah saus rujak gula merah dan cabai yang menggugah. Jadi tidak aneh camilan ini ludes seketika. Bahkan ada turis asal Singapura yang mencobanya, mengaku baru merasakan sensasi yang berbeda dari tekstur kenyalnya. Beda dari makanan yang pernah ia santap, katanya.

Untuk satu porsi cireng dibandrol dengan harga cukup terjangkau Rp 20.000 dan bisa dimakan secara bersama-sama.

Pusat berkumpul anak muda

Suasana di Lereng Anteng, Kawasan Punclut Bandung. (Dini Afrianti Efendi)
Suasana di Lereng Anteng, Kawasan Punclut Bandung. (Dini Afrianti Efendi)

Di sini semakin malam semakin ramai dikunjungi. Kami datang saat weekday dan tampak ramai, diperkirakan saat weekend pengunjung akan semakin membludak.

Tempat ini jadi kumpul muda-mudi Bandung mau wisatawan, mengingat spotnya yang instagramble, jadi pas untuk didatangi sore hari menjelang malam. Lalu menghabiskan waktu mendengarkan akustik bersuara merdu di tempat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Herjunot Ali Ingin Bawa Soto Betawi Go Internasional

Herjunot Ali Ingin Bawa Soto Betawi Go Internasional

Entertainment | Kamis, 19 Desember 2019 | 08:04 WIB

Ini Bukti Kalau Brongkos Jadi Kuliner Favorit Sri Sultan Hamengkubuwono X

Ini Bukti Kalau Brongkos Jadi Kuliner Favorit Sri Sultan Hamengkubuwono X

Jogja | Rabu, 18 Desember 2019 | 13:03 WIB

Rekomendasi 4 Kuliner Pagi di Bandung yang Cocok Dijadikan Menu Sarapan

Rekomendasi 4 Kuliner Pagi di Bandung yang Cocok Dijadikan Menu Sarapan

Lifestyle | Selasa, 17 Desember 2019 | 06:30 WIB

Terkini

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Piala Panglima TNI Esports Championship 2026 Dorong Pembinaan Atlet dari Daerah hingga Nasional

Sumut | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap

Disabilitas di Bawah Umur Hamil 7 Bulan di Maros, Pelaku 7 Kakek-kakek Belum Ditangkap

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:46 WIB

Forum ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Arsitektur Energi ASEAN Untuk Generasi Mendatang

Forum ASCOPE ke-51 Sepakati Penguatan Arsitektur Energi ASEAN Untuk Generasi Mendatang

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:46 WIB

Perjalanan Alvin Tedjo, WNI Keturunan Minang Jadi Wali Kota di Kanada

Perjalanan Alvin Tedjo, WNI Keturunan Minang Jadi Wali Kota di Kanada

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:45 WIB

4 Hydrating Sunscreen Buat Lindungi Kulit dari Sinar UV dan Jaga Kelembapan

4 Hydrating Sunscreen Buat Lindungi Kulit dari Sinar UV dan Jaga Kelembapan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

Kemenkes Sebut Hoaks Imunisasi Paling Banyak, Picu Keraguan Orang Tua

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:44 WIB

Buntut Laporan soal Film Pesta Babi, Polda Metro Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Dandhy Laksono

Buntut Laporan soal Film Pesta Babi, Polda Metro Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Dandhy Laksono

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Polisi Larang Jurnalis Liput Aksi Demo 28 Oktober, Polda Metro Minta Maaf Janji Evaluasi Total

Polisi Larang Jurnalis Liput Aksi Demo 28 Oktober, Polda Metro Minta Maaf Janji Evaluasi Total

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:41 WIB

Beda Kewenangan, ITDP Sebut Integrasi Transportasi Jabodetabek Masih Jadi Tantangan

Beda Kewenangan, ITDP Sebut Integrasi Transportasi Jabodetabek Masih Jadi Tantangan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Menggali Mahitala: Memahat Peradaban Tangguh di Pulau Obi

Menggali Mahitala: Memahat Peradaban Tangguh di Pulau Obi

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:40 WIB

×