Ini Alasan Hari Ibu di Indonesia Jatuh Pada 22 Desember, Sudah Tahu?

Minggu, 22 Desember 2019 | 07:05 WIB
Ini Alasan Hari Ibu di Indonesia Jatuh Pada 22 Desember, Sudah Tahu?
Selamat Hari Ibu. (Shutterstock)

Suara.com - Hari ibu di Indonesia diperingati setiap tanggal 22 Desember. Pada tanggal tersebut, kita akan diingatkan kembali tentang pentingnya peran ibu dalam kehidupan sekaligus kasih sayang yang telah mereka berikan.

Tak cuma di Indonesia, Hari Ibu juga dirayakan oleh negara-negara lainnya di dunia. Hanya saja, tanggal perayaan Hari Ibu berbeda setiap negara.

Mayoritas negara seperti Amerika, Australia, Kanada, Jepang, dan puluhan lainnya memilih untuk merayakan Hari Ibu di pekan kedua bulan Mei.

Sementara, negara-negara lain biasanya memiliki tanggal perayaan Hari Ibu yang disesuaikan tradisi masing-masing.

Tanggal 22 Desember sendiri ternyata tak sembarangan dipilih menjadi Hari Ibu. Alih-alih, tanggal ini dipilih lantaran Kongres Perempuan Indonesia dulu diselenggarakan pada 22-25 Desember 1928 di Yogyakarta.

Ilustrasi memberi bunga di Hari Ibu (Shutterstock)
Ilustrasi memberi bunga di Hari Ibu (Shutterstock)

Merangkum dari Wikipedia Indonesia, tanggal tersebut lantas diresmikan oleh Presiden Soekarno sebagai Hari Ibu pada tahun 1959, tepatnya pada ulang tahun ke-25 Kongres Perempuan Indonesia.

Saat itu, tanggal 22 dipilih karena melambangkan semangat wanita Indonesia dan meningkatkan kesadaran berbangsa serta bernegara.

Sementara Kongres Perempuan Indonesia sendiri bertujuan untuk memperjuangkan hak-hak perempuan Indonesia, terutama di bidang pendidikan dan pernikahan.

Selain bertepatan dengan tanggal Kongres Perempuan Indonesia, Hari Ibu awalnya juga diperuntukkan untuk mengenang jasa para pahlawan wanita di Indonesia.

Baca Juga: Jelang Hari Ibu, Menteri Bintang Kunjungi Makam Pahlawan Perempuan

Ini 7 Ide Kado Untuk Hari Ibu (shutterstock)
Ini 7 Ide Kado Untuk Hari Ibu (shutterstock)

Saat itu, Indonesia memang sudah memiliki Hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April. Hari Kartini ada untuk merayakan emansipasi wanita.

Sayangnya, Hari Kartini juga diprotes karena banyak yang menganggap Kartini hanya berjuang di Jepara dan Rembang. Kartini juga dianggap lebih pro-Belanda.

Karena itulah, Presiden Soekarno pun memutuskan untuk menetapkan Hari Ibu. Di hari tersebut, masyarakat Indonesia bisa mengenang jasa para pahlawan wanita di Indonesia.

Namun, seiring berjalannya waktu, Hari Ibu pun digunakan untuk mengungkapkan rasa cinta dan sayang kita kepada seluruh kaum ibu.

Tak hanya itu, Hari Ibu juga biasanya dirayakan dengan cara memberi hadiah hingga menggantikan tugas rumah tangga yang biasanya dikerjakan kaum ibu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI