Rekan Kerja Sakit Kronis, Bagaimana Cara Menghadapinya?

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi
Rekan Kerja Sakit Kronis, Bagaimana Cara Menghadapinya?
Ilustrasi berpegangan tangan (pixabay)

Rekan kerja Anda mungkin sedih, tapi Anda tak boleh ikut larut dalam kesedihannya.

Suara.com - Bagai petir di siang bolong, tiba-tiba saja datang kabar bahwa rekan kerja Anda didiagnosis penyakit kronis yang cukup parah, seperti kanker stadium akhir ataupun tumor ganas.

Mendengar kabar itu, setelah kaget, kebanyakan orang akan bingung bagaimana cara menghadapi orang yang sakit tersebut. Ingin bersikap biasa saja, tapi takut dianggap tidak perhatian. Ingin menunjukkan kesedihan, tapi khawatir hanya dianggap mengasihani.

Lalu bagaimana cara yang bersikap tepat? Mengutip Healthline, Jumat (27/12/2019), setidaknya ada 5 langkah yang bisa dilakukan.

1. Tunjukkan empati

Memberitahunya bahwa kita memikirkan kondisi kesehatannya adalah awal yang baik. Tapi hal yang paling pantang dikatakan adalah, 'Aku tidak menyangka, kenapa kamu tidak memberitahu lebih awal?'

Ungkapan ini hanya membuat mereka yang sedang sakit merasa bersalah alih-alih merasa dipedulikan. Lebih efektif jika Anda berkata, 'Aku tidak tahu harus berkata apa, tapi percayalah aku di sini memikirkanmu', atau bisa juga berkata, 'Aku ingin berada di sini untukmu, aku ingin memberi tawaran yang akan mempermudah hidupmu.'

2. Biarkan mereka berkata jujur

Jangan pernah memaksa rekan kerja yang sakit untuk bercerita. Biarkanlah semua mengalir, begitupun saat mereka hendak cerita atau tidak, jangan dipaksa. Banyak orang harus berhati-hati ketika ingin berbagi cerita tentang kondisi mereka.

3. Hormati privasi mereka

Hanya karena rekan kerja memberitahu Anda tentang kondisinya, bukan berarti ia ingin semua orang tahu. Jadi, saat mereka bercerita kondisinya, bisa jadi itu karena Anda adalah salah satu orang yang ia percaya.

"Orang memiliki perasaan yang sangat kuat tentang apakah pantas suatu informasi harus disebarluarkan kepara orang lain," ungkap Rebecca Nellis, Direktur Eksekutif Cancer and Careers.

4. Tawarkan untuk membantu tugas kerjanya

Daripada memberitahu secara gamblang bahwa Anda bisa melakukan apapun yang mereka butuhkan, lebih praktis jika Anda membantu meringankan pekerjaan atau tugas mereka yang sakit untuk menghindari stres. Cara itu bisa jadi akan sangat membantu kesembuhannya.

“Sangat wajar jika ingin terdengar sigap untuk membantu, tapi mengobati penyakit bukanlah bidang Anda. Biarkan mereka konsenterasi pada kesembuhan dengan membantu menyelesaikan pekerjaan kantornya," tutur Nellis.

5. Jangan mengabaikan situasi

Memang paling mudah mengabaikan fakta bahwa rekan kerja sedang sakit. Tapi coba pikirkan jika Anda berada di posisi itu dan diperlakukan sama, yakni diabaikan.

"Saat ragu melakukan yang terbaik, maka tunggulah sampai Anda tahu apa yang bisa dilakukan dengan melakukan riset kecil dan berbicara lebih lanjut kepada teman tentang keadaannya," jelas Lyn Taylor, pakar sekaligus penulis buku Tame Your Terrible Office Tyrant: How to Manage Childish Boss Behavior and Thrive in Your Job.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS