Rekan Kerja Sakit Kronis, Bagaimana Cara Menghadapinya?

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 27 Desember 2019 | 16:20 WIB
Rekan Kerja Sakit Kronis, Bagaimana Cara Menghadapinya?
Ilustrasi berpegangan tangan (pixabay)

Suara.com - Bagai petir di siang bolong, tiba-tiba saja datang kabar bahwa rekan kerja Anda didiagnosis penyakit kronis yang cukup parah, seperti kanker stadium akhir ataupun tumor ganas.

Mendengar kabar itu, setelah kaget, kebanyakan orang akan bingung bagaimana cara menghadapi orang yang sakit tersebut. Ingin bersikap biasa saja, tapi takut dianggap tidak perhatian. Ingin menunjukkan kesedihan, tapi khawatir hanya dianggap mengasihani.

Lalu bagaimana cara yang bersikap tepat? Mengutip Healthline, Jumat (27/12/2019), setidaknya ada 5 langkah yang bisa dilakukan.

1. Tunjukkan empati

Memberitahunya bahwa kita memikirkan kondisi kesehatannya adalah awal yang baik. Tapi hal yang paling pantang dikatakan adalah, 'Aku tidak menyangka, kenapa kamu tidak memberitahu lebih awal?'

Ungkapan ini hanya membuat mereka yang sedang sakit merasa bersalah alih-alih merasa dipedulikan. Lebih efektif jika Anda berkata, 'Aku tidak tahu harus berkata apa, tapi percayalah aku di sini memikirkanmu', atau bisa juga berkata, 'Aku ingin berada di sini untukmu, aku ingin memberi tawaran yang akan mempermudah hidupmu.'

2. Biarkan mereka berkata jujur

Jangan pernah memaksa rekan kerja yang sakit untuk bercerita. Biarkanlah semua mengalir, begitupun saat mereka hendak cerita atau tidak, jangan dipaksa. Banyak orang harus berhati-hati ketika ingin berbagi cerita tentang kondisi mereka.

3. Hormati privasi mereka

Hanya karena rekan kerja memberitahu Anda tentang kondisinya, bukan berarti ia ingin semua orang tahu. Jadi, saat mereka bercerita kondisinya, bisa jadi itu karena Anda adalah salah satu orang yang ia percaya.

"Orang memiliki perasaan yang sangat kuat tentang apakah pantas suatu informasi harus disebarluarkan kepara orang lain," ungkap Rebecca Nellis, Direktur Eksekutif Cancer and Careers.

4. Tawarkan untuk membantu tugas kerjanya

Daripada memberitahu secara gamblang bahwa Anda bisa melakukan apapun yang mereka butuhkan, lebih praktis jika Anda membantu meringankan pekerjaan atau tugas mereka yang sakit untuk menghindari stres. Cara itu bisa jadi akan sangat membantu kesembuhannya.

“Sangat wajar jika ingin terdengar sigap untuk membantu, tapi mengobati penyakit bukanlah bidang Anda. Biarkan mereka konsenterasi pada kesembuhan dengan membantu menyelesaikan pekerjaan kantornya," tutur Nellis.

5. Jangan mengabaikan situasi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dapat Diandalkan, Ini 5 Zodiak yang Paling Asyik Dijadikan Rekan Kerja

Dapat Diandalkan, Ini 5 Zodiak yang Paling Asyik Dijadikan Rekan Kerja

Lifestyle | Senin, 17 Juni 2019 | 20:25 WIB

Jadi Bahan Gosip di Kantor? Ini Cara Hempaskan si Tukang Gosip

Jadi Bahan Gosip di Kantor? Ini Cara Hempaskan si Tukang Gosip

Lifestyle | Selasa, 20 November 2018 | 15:29 WIB

Tips Menjadi Rekan Kerja yang Baik

Tips Menjadi Rekan Kerja yang Baik

Lifestyle | Sabtu, 27 Mei 2017 | 19:31 WIB

Terkini

Tumpukan Limbah Usai Kampanye: Bagaimana GUDRND Memberi Hidup Baru pada Sampah Kampanye?

Tumpukan Limbah Usai Kampanye: Bagaimana GUDRND Memberi Hidup Baru pada Sampah Kampanye?

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 14:29 WIB

Kecelakaan di Malam Hari, KRL Jabodetabek Beroperasi Jam Berapa?

Kecelakaan di Malam Hari, KRL Jabodetabek Beroperasi Jam Berapa?

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 14:22 WIB

Sambil Sebat, Pengakuan Sopir Taksi yang Disebut-sebut Biang Kerok Kecelakaan KRL dan Argo Bromo

Sambil Sebat, Pengakuan Sopir Taksi yang Disebut-sebut Biang Kerok Kecelakaan KRL dan Argo Bromo

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 14:13 WIB

Menembus Blokade Gaza: Solidaritas Global Berlayar Lewat GSF 2.0, Apa Itu Misinya?

Menembus Blokade Gaza: Solidaritas Global Berlayar Lewat GSF 2.0, Apa Itu Misinya?

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 14:09 WIB

Setelah Foundation Apa Perlu Pakai Bedak? Ini Urutan Makeup agar Tahan Lama

Setelah Foundation Apa Perlu Pakai Bedak? Ini Urutan Makeup agar Tahan Lama

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 14:05 WIB

5 Parfum Aroma Laut Terbaik, Bikin Segar dan Adem saat Cuaca Panas

5 Parfum Aroma Laut Terbaik, Bikin Segar dan Adem saat Cuaca Panas

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 14:05 WIB

Berapa Harga Tiket KA Argo Bromo Anggrek yang Kecelakaan di Bekasi?

Berapa Harga Tiket KA Argo Bromo Anggrek yang Kecelakaan di Bekasi?

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 13:56 WIB

5 Rekomendasi Foundation Minim Oksidasi dan Full Coverage

5 Rekomendasi Foundation Minim Oksidasi dan Full Coverage

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 13:47 WIB

Kasus Kecelakaan di Bekasi, Kenapa Gerbong Khusus Perempuan Ditempatkan di Ujung Rangkaian KRL?

Kasus Kecelakaan di Bekasi, Kenapa Gerbong Khusus Perempuan Ditempatkan di Ujung Rangkaian KRL?

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 13:42 WIB

5 Insiden Kelam Kereta Argo Bromo Anggrek, Terakhir Bekasi Timur

5 Insiden Kelam Kereta Argo Bromo Anggrek, Terakhir Bekasi Timur

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 13:40 WIB