Rutinitas Kecantikan yang Berkelanjutan Akan Jadi Tren di Tahun 2020

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Jum'at, 03 Januari 2020 | 15:33 WIB
Rutinitas Kecantikan yang Berkelanjutan Akan Jadi Tren di Tahun 2020
Ilustrasi membersihkan wajah. [Shutterstock]

Berinvestasi dalam deodoran alami juga menawarkan kesempatan untuk Anda menjelajahi berbagai formula berbeda, dari bubuk, krim, liquid pump, hingga
crystal stick.

3. Pilih produk yang bisa diisi dan didaur ulang

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Garnier dan TerraCycle, hanya 50 persen kemasan kamar mandi yang bisa didaur ulang, dibandingkan dengan 90 persen kemasan dapur. Dan, mengingat bahwa industri kosmetik global menghasilkan 120 miliar unit kemasan setiap tahun, itu adalah pemborosan yang besar.

Untungnya, ada beberapa kemajuan yang dibuat di dunia kecantikan. Lush misalnya, telah secara besar-besaran memperluas pilihan produk bebas kemasan 'Naked' yang sekarang mencapai 50 persen dari produknya, termasuk gel shower, pelembap, dan lipstik isi ulang berlapis lilin yang dapat dimasukkan ke dalam wadah yang dapat digunakan kembali.

Sejumlah merek lain muncul sebagai tanggapan terhadap meningkatnya permintaan akan kemasan yang lebih sedikit. Misalnya L'Occitane dan Rituals yang menawarkan kemasan isi ulang dan merek seperti Origins, & Other Stories dan Mac Cosmetics yang menawarkan sistem penghargaan ketika pelanggan mengembalikan plastik kosong mereka botol.

4. Tukar cotton bud plastik dengan versi bambu

Diperkirakan bahwa ada 1,8 miliar cotton bud bertangkai plastik yang digunakan warga Inggris. Terlebih lagi, sekitar 10 persen dari cotton bud ini dibuang ke toilet.

Cotton bud bertangkai plastik hanyalah salah satu dari ribuan produk sanitasi yang dibuang dengan tidak benar yang dapat mengakibatkan pencemaran saluran air dan lingkungan laut. Bahkan, benda satu ini juga mengancam satwa liar.

Bentuk cotton bud yang panjang dan tipis dapat menembus organ-organ internal hewan laut yang secara tidak sengaja menelannya, dan batang plastik ini juga secara teratur muncul di perut burung laut.

baca juga

Untuk itu, Anda memiliki opsi mengganti versi plastik dengan batang yang terbuat dari bambu, seperti yang dibuat oleh merek Hydrophil. Bedanya dengan cotton bud bertangkai plastik yang tidak dapat terurai selama bertahun-tahun dan 'hidup' sebagai polutan, cotton bud versi bambu dapat dibuang ke sampah organik atau tempat kompos. Terlebih lagi, cotton bud bambu juga dibuat dalam kemasan kardus daur ulang, yang dapat mengurangi limbah plastik.

5. Boikot merek yang menggunakan terlalu banyak plastik

Ketika industri kecantikan terus bergulat dengan masalah plastik, banyak perusahaan mulai berinovasi menciptakan produk yang mencakup pengemasan dan bahan-bahan yang lebih berkelanjutan, dengan menggunakan kemasan biodegradable atau memanen bahan dengan cara yang lebih ramah lingkungan. Sayangnya, masih begitu banyak merek yang tidak peduli dengan isu lingkungan ini.

Menurut laporan Mintel's Natural, Organic and Ethical Toiletries, lebih dari 60 persen konsumen mengatakan mereka akan berhenti menggunakan merek kecantikan tertentu jika mereka merasa memiliki "praktik tidak etis" terhadap lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Disukai, 3 Tren Kecantikan Ini Diprediksi Bertahan di Tahun 2020

Banyak Disukai, 3 Tren Kecantikan Ini Diprediksi Bertahan di Tahun 2020

Lifestyle | Rabu, 25 Desember 2019 | 08:15 WIB

Bye, Sulam! Laminating Alis Jadi Tren Kecantikan Terbaru

Bye, Sulam! Laminating Alis Jadi Tren Kecantikan Terbaru

Lifestyle | Rabu, 09 Oktober 2019 | 08:46 WIB

Perawatan Alami, Begini Ritual Kecantikan Priyanka Chopra

Perawatan Alami, Begini Ritual Kecantikan Priyanka Chopra

Lifestyle | Jum'at, 16 November 2018 | 20:30 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×