KemenPPPA Rilis Daerah Tertinggi Pernikahan Anak di Indonesia

Silfa Humairah Utami, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 07 Februari 2020 | 15:40 WIB
KemenPPPA Rilis Daerah Tertinggi Pernikahan Anak di Indonesia
Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak KemenPPPA Lenny N. Rosalin di Gambir, Jakarta Pusat. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Suara.com - KemenPPPA Rilis Daerah Tertinggi Pernikahan Anak di Indonesia

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menyoroti angka pernikahan anak yang masih tinggi di Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dirilis pada 2019 menunjukkan Sulawesi Barat menempati urutan tertinggi untuk pernikahan anak.

"Sulawesi Barat yang tertinggi, terendah DKI Jakarta yang sekarang. Tapi kita jangan terlalu melihat angka, presentasi. Sebenernya satu anak harus kita selamatkan apalagi sampai jutaan angkanya," ujar Deputi Bidang Tumbuh Kembang Anak KemenPPPA Lenny N. Rosalin di Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (7/2/2020).

Data BPS menunjukkan di tahun 2018 ada sebanyak 19,4 persen perempuan di Sulbar berumur 20 hingga 24 tahun, telah berstatus menikah sebelum usia 18 tahun. Tahun sebelumnya 2017 daerah tertinggi ditempati Kalimantan Selatan yakni sebesar 23,12 persen.

Sedangkan angka nasional se-Indonesia angka pernikahan anak di 2018 mencapai 11,21 persen, dan jika dibandingkan angka ini memang lebih menurun dibanding tahun lalu, dimana di 2017 ada sebanyak 11,54 persen yang artinya sudah berkurang 0,3 persen.

Berkurangnya presentase itu lantaran KemenPPPA sudah melakukan intervensi bersifat masif yakni melakukan edukasi ke berbagai lapisan masyarakat. Salah satunya ialah tokoh agama, ataupun panutan penduduk sekitar yang memiliki pengaruh besar dalam mengedukasi masyarakat.

"Tapi yang paling penting kan seperti tokoh agama yang selama ini jadi panutan, mungkin ada siapa lagi di daerah tersebut yang juga jadi panutan itu jadi pintu strategis intervensi kita, karena nanti dia ini bisa menjadi jubir kita juga untuk melakukan perubahan," jelas Lenny.

Intervensi lainnya juga dilakukan dengan melakukan penandatanganan komitmen bersama tokoh lintas agama, untuk menyampaikan materi arahan untuk tidak menikahkan anak di usia belia, atau jika berdasarkan undang-undang yang baru saat anak belum berusia 19 tahun. Arahan itu nantinya bisa dilakukan saat tausiah dengan menyisipkan terkait materi tersebut.

"Kalau muslim itu lewat majelis ta'lim, pengajian-pengajian itu lewat Khotbah Jumat itu bisa diselipkan, dan itu sebetulnya sudah ada di masyarakat, tapi ini perlu masif, di gereja-gereja juga misalnya," terangnya.

baca juga

"Termasuk bagaimana menjadikan mesjid ramah anak. Itu kan salah satunya juga bagaimana semua yang bekerja di mesjid memperjuangan hak-hak anak, termasuk dia harus ikut melakukan sosialisasi kan. Anak-anak harus dialihkan perhatiannya untuk, kamu sekolah setinggi-tinggi mungkin, memikirkan perkawinan nanti," tutupnya.

Adapun target KemenPPPA, menjadikan menurunan ini menjadi duakali lipat di Indonesia, dari 0,3 menjadi 0,6 di 2019. Sehingga semua aspek dan elemen harus bergotong royong membuat ini terwujud. Termasuk peran berbagai kementerian seperti Kementerian Kesehatan, Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan sebagainya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perkawinan Anak, Catatan Hitam di Hari Anak Perempuan Internasional 2019

Perkawinan Anak, Catatan Hitam di Hari Anak Perempuan Internasional 2019

Health | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 06:15 WIB

Menteri Yohana Akui Desak DPR Agar Revisi UU Perkawinan Segera Disahkan

Menteri Yohana Akui Desak DPR Agar Revisi UU Perkawinan Segera Disahkan

Health | Senin, 09 September 2019 | 17:09 WIB

Ibu, Begini Cara Membesarkan Anak Agar Menjadi SDM Unggul

Ibu, Begini Cara Membesarkan Anak Agar Menjadi SDM Unggul

Health | Senin, 19 Agustus 2019 | 18:50 WIB

Terkini

Pandu Wiguna Gabung Dewa United, Dikontrak 4 Tahun!

Pandu Wiguna Gabung Dewa United, Dikontrak 4 Tahun!

Sport | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:46 WIB

Selangkah Lagi Bandara Dhoho Kediri Jadi Embarkasi Haji, Saudia Airlines Mulai Cek Kesiapan

Selangkah Lagi Bandara Dhoho Kediri Jadi Embarkasi Haji, Saudia Airlines Mulai Cek Kesiapan

Jatim | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:46 WIB

Terungkap! Kode Rahasia Rektor Unsoed Ahmad Sodiq untuk Terima Uang 'Titipan' Mahasiswa Baru

Terungkap! Kode Rahasia Rektor Unsoed Ahmad Sodiq untuk Terima Uang 'Titipan' Mahasiswa Baru

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:46 WIB

Gabung Grup Maut AVC Women's 2026, Begini Peluang Timnas Voli Putri Indonesia

Gabung Grup Maut AVC Women's 2026, Begini Peluang Timnas Voli Putri Indonesia

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:44 WIB

Orang Mulai Curhat ke Chatbot, Psikolog UGM: Profesi Kami Bisa Tergeser AI

Orang Mulai Curhat ke Chatbot, Psikolog UGM: Profesi Kami Bisa Tergeser AI

Jawa Tengah | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:38 WIB

Rektor Jadi Tersangka, KPK Bongkar Korupsi Penerimaan Mahasiswa Unsoed

Rektor Jadi Tersangka, KPK Bongkar Korupsi Penerimaan Mahasiswa Unsoed

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:35 WIB

HP Xiaomi RAM 12 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan untuk Multitasking Berat dan Fotografi Terbaik

HP Xiaomi RAM 12 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan untuk Multitasking Berat dan Fotografi Terbaik

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:34 WIB

Konflik Keraton Solo Memanas! Kubu PB XIV Purboyo Layangkan Somasi ke Gusti Moeng

Konflik Keraton Solo Memanas! Kubu PB XIV Purboyo Layangkan Somasi ke Gusti Moeng

Surakarta | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Gibran Turun Gunung, Cicilan Utang Korban Gempa NTT Bakal Dapat Kelonggaran

Gibran Turun Gunung, Cicilan Utang Korban Gempa NTT Bakal Dapat Kelonggaran

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:18 WIB

Kritik Manis PAW Patrol: The Dino Movie: Kenapa Anak-anak Harus Selalu Terlihat Berguna?

Kritik Manis PAW Patrol: The Dino Movie: Kenapa Anak-anak Harus Selalu Terlihat Berguna?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:10 WIB

×