Roby Muhamad, Sosiolog Indonesia yang Coba Buktikan Dunia Itu Kecil

Silfa Humairah Utami, Risna Halidi

Senin, 10 Februari 2020 | 09:00 WIB
Roby Muhamad, Sosiolog Indonesia yang Coba Buktikan Dunia Itu Kecil
Roby Muhamad, Sosiolog Indonesia yang coba buktikan dunia itu kecil. (Suara.com/Risna Halidi)

Suara.com - Roby Muhamad, Sosiolog Indonesia yang Coba Buktikan Dunia Itu Kecil

Roby Muhamad mungkin tidak dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Namanya tidak sefamiliar tokoh publik seperti pengamat politik atau kriminilog yang wara-wiri di televisi sebagai pakar pembedah aneka kasus. Tapi demikian, Roby Muhamad adalah sosok peneliti di bidang ilmu sosial mumpuni yang dimiliki Indonesia saat ini.

Meski dikenal sebagai sosiolog, ternyata Roby memiliki latar belakang ilmu sains. Ia lulus dan meraih gelar sarjana fisika di Institut Teknologi Bandung serta meraih gelar doktor di bidang sosiologi di Universitas Columbia, Amerika Serikat. Kini, Roby bekerja sebagai dosen di Fakultas Psikologi, Universitas Indonesia.

Pada 2003, Roby bersama peneliti lain mencoba membuktikan teori milik Stanley Milgram bertajuk six degrees of separation atau enam derajat pemisahan. Dalam teori tersebut, ada gagasan bahwa semua orang di dunia saling terkait dan hanya dipisahkan dalam enam derajat pemisah. Proyek tersebut dibuat dengan nama Small World Project atau proyek dunia kecil.

Karena dibuat pada 2003 lalu, Roby sadar betul bahwa proyek tersebut sudah ketinggalan jaman bila dikaitkan dengan maraknya penggunaan media sosial saat ini. "Ini riset yang sudah ketinggalan jaman karena dilakukan pada 2001 sampai 2003. Tapi fenomena media sosial juga dibangun di atas teori dunia kecil tersebut. Sekarang kita sudah liat hasilnya, itu tadi, informasi menjadi cepat menyebar," kata Roby.

Fokus Kampanyekan Kebiasaan yang Menular

Kini, Roby tengah fokus dalam penelitian gaya hidup yang berkaitan dengan pengaruh lingkungan.

Dalam satu kesempatan, Roby mengatakan bagaimana fenomena seperti obesitas bahkan kebiasaan merokok dapat menular ke orang lain. "Menurut riset, kondisi obsesitas nyatanya bisa menular seperti penyakit flu," katanya. Penularan yang Roby maksud tentu saja tidak melaui parasit atau virus melainkan kondisi sosial seseorang yang dirasa kurang baik. "Jadi artinya percuma individu sehat tapi lingkungannya tidak," tambahnya.

Lewat riset para ilmuwan di MIT, Roby mengatakan bahwa komunitas berperan sebagai pemantik semangat dalam pengadopsian gaya hidup dan perilaku sehat di tengah masyarakat. "Akan sangat sulit menerapkan pola hidup sehat, ketika kita berada di lingkungan yang tidak sehat. Karenanya, komitmen yang dilakukan bersama melalui komunitas, menjadi cara efektif dalam proses menanamkan kebiasaan gaya hidup sehat," tutupnya.

baca juga

Untuk menangkal itu semua, Roby menekankan pentingnya bergabung dengan komunitas yang menerapkan gaya hidup sehat. Meski akan kesulitan di awal, namun Roby meyakinkan adanya sifat naluriah manusia untuk mengikuti hal yang ada di sekitar lingkungannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sosiolog Kriminal UGM: Klitih Marak Lagi Karena Sedang Ada Rekruitmen

Sosiolog Kriminal UGM: Klitih Marak Lagi Karena Sedang Ada Rekruitmen

Jogja | Sabtu, 08 Februari 2020 | 17:30 WIB

Sosiolog: Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Akan Meningkatkan Kriminalitas

Sosiolog: Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Akan Meningkatkan Kriminalitas

News | Kamis, 05 September 2019 | 10:25 WIB

Agar Tak Ada Lagi Kasus Audrey, Sosiolog : Tanamkan Nilai Anti Kekerasan

Agar Tak Ada Lagi Kasus Audrey, Sosiolog : Tanamkan Nilai Anti Kekerasan

Health | Selasa, 16 April 2019 | 08:05 WIB

Terkini

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Banten | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:37 WIB

×