Agar Tak Ada Lagi Kasus Audrey, Sosiolog : Tanamkan Nilai Anti Kekerasan

Ade Indra Kusuma, Vessy Dwirika Frizona

Selasa, 16 April 2019 | 08:05 WIB
Agar Tak Ada Lagi Kasus Audrey, Sosiolog : Tanamkan Nilai Anti Kekerasan
[Suara.com/Ema Rohimah]

Suara.com - Agar Tak Ada Lagi Kasus Audrey, Sosiolog : Tanamkan Nilai Anti Kekerasan

Kasus pengeroyokan yang menimpa Audrey, siswa SMP 14 tahun di Pontianak, Kalimantan Barat, masih menjadi perhatian banyak pihak. Tindakan keji para pelaku membuat publik penasaran, mengapa mereka tega melakukan tindakan kekerasan itu kepada orang yang lemah.

Mengamati perilaku kekerasan yang dilakukan pengeroyok Audrey, Daisy Indira Yasmine,  M.Si., dosen sosiologi Universitas Indonesia mengatakan, kurangnya nilai-nilai anti kekerasan yang ditamankan kepada anak, membuat pelaku anak melalakukan tindakan yang melanggar terhadap korbannya. 

"Mungkin dalam keluarga belum ada sosialisasi yang ketat terhadap perilaku kekerasan terhadap anak. Sehingga mereka mudah saja menyerang siapa saja yang tidak mereka suka atau membuat mereka tidak senang," ujar Daisy dalam forum Ngobras, Senin (15/4/2019) di Jakarta Pusat.

Lebih lanjut ia menyebut ada beberapa nilai anti kekerasan yang harus ditanamkan kepada anak agar mereka tidak kasar, agresif, dan mem-bully. Seperti nilai kepedulian sosial, menghormati orang lain, toleransi, bekerja sama, dan masih banyak lagi.

"Di samping itu, orangtua tidak boleh sedikitpun mendukung kegiatan kekerasan yang dilakukan anak dalam bentuk apapun. Termasuk verbal, teks, dan fisik," lanjutnya.

Untuk menanamkan nilai anti kekerasan orang tua harus bekerjasama dengan sekolah dan komunitas, agar semua pihak bersinergi menciptakan lingkungan yangan baik di sekitar anak-anak yang bersih dari kekerasan.

"Sekarang ada yang namanya organisasi guru dan orangtua murid di sekolah. Oragnisasi ini tujuannya bukan untuk membahas persoalan SPP dan fasilitas saja, tetapi sama-sama bekerja mengajarkan nilai anti kekerasan. Lewat oraganiasi ini orangtua bisa bekerjasama dengan guru," sambungnya.

Lebih lanjut ia berharap, mudah-mudahan dengan adanya kasus Audrey ini, orangtua bisa tersosialisasi untuk mengajarkan nilai anti kekerasan kepada anak.

baca juga


 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berkas 3 Tersangka Penganiaya Audrey Diserahkan ke Kejaksaan

Berkas 3 Tersangka Penganiaya Audrey Diserahkan ke Kejaksaan

News | Sabtu, 13 April 2019 | 06:04 WIB

Pengakuan Memilukan 7 Terduga Pelaku Penganiaya Audrey di Pontianak

Pengakuan Memilukan 7 Terduga Pelaku Penganiaya Audrey di Pontianak

News | Jum'at, 12 April 2019 | 10:35 WIB

Siswi SMA Pengeroyok Audrey Diminta Tak Dijebloskan ke Lapas

Siswi SMA Pengeroyok Audrey Diminta Tak Dijebloskan ke Lapas

News | Kamis, 11 April 2019 | 17:01 WIB

Terkini

Dapur Jarang Dipakai Masak Bikin Rezeki Seret? Ini Kata Pakar Feng Shui

Dapur Jarang Dipakai Masak Bikin Rezeki Seret? Ini Kata Pakar Feng Shui

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 06:46 WIB

'Anak Kami Diracuni' 173 Siswa-Guru Keracunan Makan Bergizi Gratis, Orang Tua Ngamuk

'Anak Kami Diracuni' 173 Siswa-Guru Keracunan Makan Bergizi Gratis, Orang Tua Ngamuk

Sulsel | Senin, 07 September 2026 | 06:40 WIB

42 Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Bali Batal

42 Penerbangan di Bandara Ngurah Rai Bali Batal

Bali | Senin, 07 September 2026 | 06:31 WIB

Bye Keriput! 4 Sheet Mask Korea PDRN Buat Kulit Auto Kencang dan Awet Muda

Bye Keriput! 4 Sheet Mask Korea PDRN Buat Kulit Auto Kencang dan Awet Muda

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 06:25 WIB

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

Update Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Malam Ini: Bergerak ke Timur, Sumsel Bersiap Terdampak

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:45 WIB

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Darurat Abu Vulkanik, Bupati Bogor Instruksikan Sekolah Daring dan Penyemprotan Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 23:30 WIB

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

Status Gunung Api Malam Ini: Merapi, Semeru, Anak Krakatau Siaga, 3 Gunung di Maluku Waspada

News | Minggu, 06 September 2026 | 23:11 WIB

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Terus Bertambah, 36 Penerbangan di Bandara SMB II Palembang Batal Akibat Abu Anak Krakatau

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 23:01 WIB

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sambut Kunjungan Komisi XII DPR RI, Pertamina Tegaskan Kesiapan Kilang Plaju Kawal Mandatori B50

Sumsel | Minggu, 06 September 2026 | 22:36 WIB

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor Diselimuti Abu Vulkanik, 11 Sektor Damkar Lakukan Penyemprotan Light Water Spray Masif

Bogor | Minggu, 06 September 2026 | 22:29 WIB

×