Catat, Ini Tiga Masalah Utama Pengelolaan Sampah di Indonesia

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Selasa, 25 Februari 2020 | 16:29 WIB
Catat, Ini Tiga Masalah Utama Pengelolaan Sampah di Indonesia
Peluncuran GrabExpress Recycle buah kerjasama Grab dan Danone-Aqua. (Suara.com/Reza Sulaiman)

Suara.com - Catat, Ini Tiga Masalah Utama Pengelolaan Sampah di Indonesia

Banjir menggenangi sebagian wilayah Jakarta dan Bekasi hari ini. Curah hujan yang tinggi ditambah pengelolaan sampah yang belum memadai menjadi penyebab banjir kali ini.

Ya, diakui oleh Direktur Pengelolaan Sampah, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Novrizal Tahar, Indonesia masih memiliki masalah dalam pengelolaan sampah. Ia mengatakan ada tiga masalah utama pengelolaan sampah di Indonesia. Apa saja?

"Persoalan sampah itu multidimensi, alias bukan karena satu pihak saja. Pertama adalah perilaku masyarakat, kultural. Survei BPS pada tahun 2018 menyebut 72 persen masyarakat belum peduli tentang pengelolaan sampah," tutur Novrizal, dalam peluncuran GrabExpress Recycle oleh Danone-Aqua dan Grab di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (25/2/2020).

Kedua, adalah masalah sampah plastik yang kian hari semakin banyak. Dan yang ketiga, adalah kurangnya kapasitas pemerintah daerah untuk melakukan pengelolaan sampah yang baik dan benar.

"Jadi kadang masyarakat sudah misahin sampah, tapi sama petugas dinas kebersihannya dicampur lagi. Makanya ini multidimensi," ungkap Novrizal.

Menyadari masalah ini, Danone-Aqua dan Grab pun meluncurkan program daur ulang sampah lewat GrabExpress Recycle. Program ini membuat masyarakat yang ingin membuang sampah daur ulang seperti botol plastik dan kardus, bisa menitipkannya pada mitra Grab untuk kemudian disetor ke bank sampah yang dikelola Danone-Aqua.

Corine Tap, Presiden Direktur PT Tirta Investama (Danone-Aqua), mengatakan sampah plastik merupakan masalah besar di Indonesia. Ia bersama timnya pun ingin mendorong lebih banyak orang untuk turut serta mengumpulkan, memilah, dan mendaur ulang sampah masing-masing.

"Kemitraan bersama Grab merupakan pengejawantahan komitmen #BijakBerplastik kami dalam pengumpulan, edukasi, dan inovasi kemasan," ujar Corine.

Baca Juga: Tinjauan Umum Daur Ulang Logam, Pentingnya, dan Proses Daur Ulang

Di kesempatan yang sama, Ridzki Kramadibrata, Presiden Grab Indonesia, menyebut Grab memiliki visi untuk membantu masyarakat Indonesia bisa bergerak maju dengan menciptakan peluang ekonomi yang lebih besar. Bahkan, mereka juga telah melakukan upaya pelestarian lingkungan lewat kampanye #LangkahHijau.

"Para mitra pengemudi Grab terlibat aktif dalam kolaborasi ini dan berperan sebagai Pahlawan Lingkungan. Para Mitra Grab bukan sekadar perantara mengantar sampahm tapi memegang peranan yang sangat penting," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI