Kurang Tidur Bisa Bikin Kamu Tak Punya Teman, Begini Hasil Risetnya

Senin, 02 Maret 2020 | 16:15 WIB
Kurang Tidur Bisa Bikin Kamu Tak Punya Teman, Begini Hasil Risetnya
Ilustrasi tidur. (Shutterstock)

Suara.com - Cara membaca kepribadian seseorang tak hanya melalui zodiak saja. Bahkan, kualitas jam tidur juga bisa membuat orang lain mengetahui kepribadianmu seperti apa.

Dilansir dari laman Brightside, penelitian menyebut tidur dapat mempengaruhi perasaan orang lain terhadap dirimu. Dikatakan bahwa, orang-orang yang kurang tidur akan lebih sedikit disukai oleh orang lain.

Dalam penelitian itu, dikatakan orang-orang tidak terlalu suka melihat orang lain dengan wajah mengantuk atau kurang tidur.

Penelitian yang dilakukan oleh Tina Sundelin, Mats Lekander, Kimmo Sorjonen, dan John Axelsson ini melibatkan 25 sebagai responden.

Para responden tersebut lalu diamati dan difoto sebanyak dua kali. Foto pertama diambil saat mereka sudah tidur selama 8 jam dan yang kedua setelah tidur hanya dalam waktu 4 jam selama 2 hari.

Ilustrasi tidur dengan kelambu. [Shutterstock]
Ilustrasi tidur dengan kelambu. [Shutterstock]

Dari situ, disimpulkan bahwa orang-orang cenderung kurang tertarik untuk bersosialisasi dengan orang-orang yang terlihat kurang tidur.

Tak hanya itu, foto orang kurang tidur dikatakan terlihat kurang menarik, kurang sehat, dan lebih mengantuk. Banyak orang yang sering mengaitkan daya tarik dengan karakteristik positif.

Jadi, saat mereka melihat orang lain dengan wajah yang tampak lelah, mempunyai kantung mata, lingkaran hitam, dan kelopak mata bengkak, maka orang tersebut akan dianggap kurang ramah.

Ilustrasi mengantuk (shutterstock)
Ilustrasi mengantuk (shutterstock)

Akibatnya, mereka tidak akan bersemangat untuk bersosialisasi atau berinteraksi dengan orang tersebut. Selain itu, mereka yang kurang tidur seolah menegaskan bahwa dirinya kurang ramah dan optimis.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Gambar yang Pertama Dilihat Ungkap Hasrat Hubungan Cintamu

Mereka juga dianggap lebih buruk dalam memahami, mengekspresikan emosi, dan kurang empati. Begitulah kata penelitian tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI