Luncurkan Buku Soal Bunuh Diri, Noriyu: Banyak Stigma Seputar Bunuh Diri

Vania Rossa, Frieda Isyana Putri

Kamis, 12 Maret 2020 | 08:50 WIB
Luncurkan Buku Soal Bunuh Diri, Noriyu: Banyak Stigma Seputar Bunuh Diri
Noriyu Luncurkan Buku Jelajah Jiwa Hapus Stigma. (Suara.com/Frieda Isyana)

Suara.com - Bunuh diri masih menjadi hal tabu untuk dibicarakan di Indonesia. Bahkan hingga kini, Indonesia sendiri masih belum memiliki sistem pendataan bunuh diri secara nasional.

Tabunya bunuh diri untuk dibahas dan didiskusikan membuat seseorang menjadi ignoran, cuek, atau bahkan tidak tahu-menahu soal bunuh diri. Hal tersebut jadi sorotan dr. Nova Riyanti Yusuf, SpKJ, atau akrab disapa Noriyu.

Dalam buku barunya yang bertajuk Jelajah Jiwa Hapus Stigma, Noriyu mengupas tuntas mengenai studi kasus dua pelukis yang meninggal karena bunuh diri di Yogyakarta. Noriyu juga meneliti lebih mendalam soal bunuh diri dan stigmanya.

Buku ini merupakan tesis yang ia jalani pada tahun 2008 lalu sebagai syarat kelulusan menjadi dokter spesialis jiwa. Ide menulis tentang bunuh diri ini bermula ketika salah seorang dosennya menyebutkan bahwa seniman memiliki kecenderungan gangguan jiwa dan bunuh diri yang lebih tinggi.

"Saat itu saya berpikir, wow menarik juga, dan akhirnya saya pikir oke, ini harus saya teliti, tetapi tidak mudah mencari siapa yang akan diteliti," kata Noriyu pada acara peluncuran bukunya di @america, Rabu (11/3/2020).

Ia berharap tulisannya bisa mengedukasi banyak orang yang masih belum mengetahui soal bunuh diri, dan bisa berperan untuk mencegah bunuh diri.

Judul 'Jelajah Jiwa' ia pilih karena baginya memahami seorang manusia bisa sangat dalam dan sangat luas, tak cukup hanya dijelaskan dalam sebuah buku.

Dan 'Hapus Stigma' dengan harapan tidak ada lagi orang yang memberikan stigma pada orang-orang yang memiliki ide untuk bunuh diri. "Justru kita harus bersama-sama dalam upaya mencegah bunuh diri," tegasnya.

Data WHO menyatakan bahwa tingkat bunuh diri di Indonesia adalah 3,4 per 100.000 orang, dengan rincian laki-laki 5,2 per 100.000 orang dan perempuan 2,2 per 100.000 orang.

baca juga

Personal Growth melakukan survei di tahun 2018 pada 101 orang dengan rentang usia 14-37 tahun, dan terungkap bahwa 84 persen respoden pernah terpikir untuk melakukan bunuh diri, 71 persen mengenal orang yang pernah melakukan percobaan bunuh diri, dan 10 persen pernah melakukan percobaan bunuh diri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebuah Studi Mengungkap Perawat Lebih Tinggi Risiko Bunuh Diri

Sebuah Studi Mengungkap Perawat Lebih Tinggi Risiko Bunuh Diri

Health | Selasa, 04 Februari 2020 | 10:47 WIB

Noriyu dan Perjalanan Undang-Undang Kesehatan Jiwa

Noriyu dan Perjalanan Undang-Undang Kesehatan Jiwa

Lifestyle | Senin, 22 Juli 2019 | 08:00 WIB

Teliti Ide Bunuh Diri pada Remaja, Nova Riyanti Yusuf Raih Gelar Doktor

Teliti Ide Bunuh Diri pada Remaja, Nova Riyanti Yusuf Raih Gelar Doktor

Health | Jum'at, 12 Juli 2019 | 08:21 WIB

Terkini

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:33 WIB

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Banten | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:17 WIB

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:16 WIB

×