Ngeri, Cacing Parasit Dalam Sushi Meningkat 10 Kali Lipat

Bimo Aria Fundrika, Frieda Isyana Putri

Selasa, 24 Maret 2020 | 07:35 WIB
Ngeri, Cacing Parasit Dalam Sushi Meningkat 10 Kali Lipat
Ilustrasi sushi. (Shutterstock)

Suara.com - Bagi kamu yang hobi menyantap sushi, ada baiknya untuk mempertimbangkan hal itu kembali. Terlebih, jika sushi yang kamu konsomsi terbilang mentah atau setengah matang.

Sebuah studi baru mengungkapkan bahwa kejadian adanya cacing parasit di sushi telah meningkat sepuluh kali lipat dalam kurun waktu 40 tahun terakhir.

Studi yang dilaksanakan oleh peneliti di University of Washington ini menemukan adanya peningkatan drastis jumlah cacing parasit yang bisa dengan mudah berpindah ke tubuh manusia yang mengonsumsi baik makanan laut setengah matang dan mentah.

Dikutip dari Medical Daily, menurut para peneliti, jumlah cacing itu meningkat drastis dibandingkan dengan tahun 1970-an. Hal ini tentunya memiliki konsekuensi kesehatan yang buruk bagi binatang di laut dan orang-orang yang mengonsumsinya.

Sejumlah riset terdahulu sebenarnya telah menyebutkan keberadaan cacing parasit bernama latin Anisakis Sp. Namun, baru studi ini yang pertama kalinya mengombinasikan semua riset tersebut, sekaligus melihat bagaimana cacing ini berubah dan berkembang seiring waktu.

Penemuan studi ini dipublikasikan pada Kamis (20/3/2020) lalu dalam jurnal sains Global Change Biology.

"Studi ini memanfaatkan kekuatan dari banyak studi untuk menunjukkan gambaran global tentang perubahan selama hampir empat dekade. Ini menarik karena menunjukkan bagaimana risiko bagi manusia dan mamalia laut berubah seiring waktu," tutur Chelsea Wood, penulis riset tersebut dan profesor di UW School of Aquatic and Fishery Sciences.

Ia melanjutkan, hal tersebut penting diketahui dari sudut pandang kesehatan masyarakat. Studi ini juga penting untuk memahami apa yang terjadi dengan populasi mamalia laut yang tidak berkembang.

Menurut Wood, makin meningkatnya jumlah cacing ini kemungkinan karena mamalia laut kinidlindungi dan mereka bereproduksi di dalam binatang-binatang ini.Meski demikian, ia menegaskan, itu hanya sebuah teori, meskipun memang masuk akal.

baca juga

"Ada kemungkinan bahwa pemulihan beberapa populasi mamalia laut telah memungkinkan pemulihan dari parasit Anisakis (yang ada di tubuh) mereka," pungkas Wood.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hasilnya Malah Mirip Lemper, Sushi Goreng Ini Bikin Emosi Warganet

Hasilnya Malah Mirip Lemper, Sushi Goreng Ini Bikin Emosi Warganet

Lifestyle | Selasa, 17 Maret 2020 | 07:30 WIB

Bisa Sebabkan Penyakit Jantung, Hati-hati dengan 3 Parasit Ini!

Bisa Sebabkan Penyakit Jantung, Hati-hati dengan 3 Parasit Ini!

Health | Minggu, 16 Februari 2020 | 13:13 WIB

Sakit Kepala Sampai Muntah, Ada Cacing Pita Tumbuh di Otak Pria Ini

Sakit Kepala Sampai Muntah, Ada Cacing Pita Tumbuh di Otak Pria Ini

Health | Kamis, 30 Januari 2020 | 10:51 WIB

Terkini

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Jalani Sidang Perdana Kasus Pemerasan Izin WNA Hari Ini

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Bukan Bali atau Labuan Bajo, Tur Jet Pribadi Rp3,6 Miliar Keliling Dunia Malah Pilih Lampung

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Polisi Hutan Tewas Tertimpa Pohon Saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Sulsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:41 WIB

Makna Salib Merah di Demo Jakarta pada 28 Oktober 2026

Makna Salib Merah di Demo Jakarta pada 28 Oktober 2026

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:40 WIB

Rupiah Tiba-tiba Menguat, tapi Masih Betah di Level Rp18.128 per Dolar AS

Rupiah Tiba-tiba Menguat, tapi Masih Betah di Level Rp18.128 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:37 WIB

Bantah Isu Penembakan di Kericuhan Malioboro, Polda DIY: Personel Tak Dibekali Senjata Api

Bantah Isu Penembakan di Kericuhan Malioboro, Polda DIY: Personel Tak Dibekali Senjata Api

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:32 WIB

Date A Live F Last Date Rilis Film Maret 2027, Jadi Penutup Kisah Shido

Date A Live F Last Date Rilis Film Maret 2027, Jadi Penutup Kisah Shido

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Overstay Setahun, Dua WNA Thailand Dideportasi dari Indonesia

Overstay Setahun, Dua WNA Thailand Dideportasi dari Indonesia

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:28 WIB

Siasat Licik Istri Napi di Tulungagung: Selundupkan 54 Pil Penenang di Balik Botol Kopi

Siasat Licik Istri Napi di Tulungagung: Selundupkan 54 Pil Penenang di Balik Botol Kopi

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:28 WIB

Teknologi RAM DDR5 Makin Kencang, Latensi Rendah Jadi Andalan

Teknologi RAM DDR5 Makin Kencang, Latensi Rendah Jadi Andalan

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:20 WIB

×