Sakit Kepala Sampai Muntah, Ada Cacing Pita Tumbuh di Otak Pria Ini

Rima Sekarani Imamun Nissa | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 30 Januari 2020 | 10:51 WIB
Sakit Kepala Sampai Muntah, Ada Cacing Pita Tumbuh di Otak Pria Ini
Ilustrasi sakit kepala. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang pria mengalami sakit kepala hebat akibat cacing pita sepanjang 4 cm yang bersarang di otaknya selama lebih dari 10 tahun.

Gerardo, pria asal Texas ini menderita infeksi parasit akibat memakan daging babi yang tidak dimasak ketika berlibur ke Meksiko.

Gerardo mulai merasakan ada sesuatu yang salah ketika mengalami sakit kepala ekstrem. Saat itu, Gerardo mengaku terkadang sakit kepalanya terasa begitu kuat hingga menyebabkan mual.

"Ini sangat sakit, sangat sakit dan membuatku berkeringat. Kemudian sakit kepala itu membuatku muntah-muntah karena kesakitan," ujarnya, dikutip dari The Sun.

Namun, kondisinya berubah menjadi lebih buruk tahun lalu. Gerardo bahkan pingsan di lapangan selama pertandingan sepak bola.

Ia lantas memutuskan untuk memeriksakan diri ke dokter. Saat itulah dr Jordhan Amadio, ahli bedah saraf di Dell Seton Medical Center, menemukan hal mengejutkan di dalam kepala Gerardo.

Mana yang lebih sering Anda pikirkan, makan atau bercinta?
ilustrasi otak (shutterstock)

Hasil pemindaian otak menunjukkan ada massa di dekat batang otak Gerardo yang ukurannya mencapai 4 cm. Setelah melakukan tes lebih lanjut, dokter baru menyadari kalau massa itu adalah cacing pita yang cukup besar.

Dokter mengatakan cacing pita itu mungkin saja merenggut nyawa Gerardo jika tidak terdeteksi. Karena itu, Gerardo langsung menjadi operasi darurat untuk mengambil cacing pita di otaknya.

Dokter mengatakan bahwa Gerardo mengalami jenis infeksi yang disebut neurocysticercosis. Infeksi ini disebabkan oleh telur dari cacing pita yang disebut taenium solium yang tidak disengaja masuk ke dalam tubuh.

Biasanya, cacing pita ini menginfeksi babi dan meletakkan larvanya di dalam. Jika daging babi tidak dimasak dengan benar, manusia bisa memakan larva ini dan menetas di ususnya.

Cacing pita parasit bisa menginfeksi manusia. (Shutterstock)
Cacing pita parasit bisa menginfeksi manusia. (Shutterstock)

Jika tidak terdeteksi, cacing pita yang tumbuh di dalam tubuh bisa terus bertelur dan berkembang biak seperti yang dialami oleh Gerardo.

Larva ini bisa berkembang di dalam kantung atau kista dan bisa berjalan-jalan ke seluruh tubuh. Dalam kasus yang jarang terjadi, cacing pita ini bisa berjalan hingga ke otak.

Akibat kejadian ini, dokter memeringatkan semua orang bahwa infeksi ini tergolong cukup sulit terdeteksi. Karena itu, cacing pita di otak Gerardo baru terdeteksi setelah 10 tahun.

"Kondisi ini bisa tidak terdeteksi selama bertahun-tahun. Jadi Anda bisa memakan telur dari larva cacing pita ini secara tidak sengaja dan baru terdeteksi setelah bertahun-tahun," jelas dr Amadio.

Menurut dr Amadio, cacing pita ini bisa berkembang di dalam tubuh tanpa menyebabkan gejala apapun sampai tumbuh besar. Gejala yang lebih serius dapat muncul jika cacing masuk ke berbagai bagian tubuh seperti otak atau hati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Migrain Lebih Sering Terjadi Pada Perempuan, Ternyata Karena Seks

Alasan Migrain Lebih Sering Terjadi Pada Perempuan, Ternyata Karena Seks

Health | Rabu, 29 Januari 2020 | 09:17 WIB

Sering Diabaikan, Ketahui Gejala dan Tanda dari Stroke Ringan!

Sering Diabaikan, Ketahui Gejala dan Tanda dari Stroke Ringan!

Health | Senin, 20 Januari 2020 | 20:45 WIB

Kena Hujan, Haruskah Keramas Pakai Air Hangat Supaya Tidak Pusing?

Kena Hujan, Haruskah Keramas Pakai Air Hangat Supaya Tidak Pusing?

Health | Kamis, 09 Januari 2020 | 17:52 WIB

Jangan Heran jika Anda Pusing Saat Belum Makan Apa-Apa, Ini Alasannya!

Jangan Heran jika Anda Pusing Saat Belum Makan Apa-Apa, Ini Alasannya!

Health | Kamis, 02 Januari 2020 | 20:50 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB