Gagal Masak Bubur Kacang Hijau, Bahannya Terlanjur Jadi Begini

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fitri Asta Pramesti

Jum'at, 27 Maret 2020 | 09:25 WIB
Gagal Masak Bubur Kacang Hijau, Bahannya Terlanjur Jadi Begini
Bubur kacang hijau. (Shutterstock)

Suara.com - Bubur kacang hijau termasuk salah satu makanan khas Indonesia yang banyak penggemarnya. Terbuat dari bahan inti kacang hijau, banyak orang menjadikannya menu sarapan maupun camilan sehat.

Punya rasa yang lezat cenderung manis, campuran dari kacang hijau, gula aren, dan santan ini kerap jadi jajanan kesukaan untuk mengganjal perut lapar.

Bicara soal bubur kacang hijau, belum lama ini seorang warganet jadi sorotan lantaran usahanya membuat kacang hijau malah berakhir tak sesuai harapan.

Melalui akun Twitter @collegemenfess, warganet ini menceritakan pengalaman unik tatkala membuat sajian bubur kacang hijau.

"Kemarin mau masak bubur tapi direndam kelamaan sampe numbuh. Yang anak pertanian ini bisa di tanam di tanah gak sih?" cuitnya, seperti dikutip Guideku.com, Kamis (26/3/2020) kemarin. 

Niatnya Bikin Bubur Kacang Hijau Malah Jadi Begini. (twitter.com/collegemenfess)
Niatnya Bikin Bubur Kacang Hijau Malah Jadi Begini. (twitter.com/collegemenfess)

Usut punya usut, karena si warganet ini terlalu lama merendam kacang hijau, biji-bijian itupun berubah menjadi kecambah. Duh!

Tak heran, sebuah tempat makan pun dipenuhi oleh kecambah yang jumlahnya banyak hingga tampak saling berhimpitan.

Melihat penampilan hasil akhir dari kacang hijau milik warganet ini, warga Twitter lain pun memberikan respon beragam di kolom komentar.

"Ingin produktif malah produksi," demikian tulis seorang warganet.

baca juga

"Lu ngerendemnya berapa abad nder sampe jadi gitu?" tanya warganet yang penasaran.

"Astaga malah main harvestmoon," timpal warganet lain.

Sementara, ada juga warganet yang memberikan jawaban soal cara untuk meneruskan 'kebun' kacang hijau ini.

"Tunggu seminggu lagi, jangan lupa disiram terus nanti dipanen sebagai Microgreens. Tetap enak kok, kayak ini di gambar," jelas warganet itu.

"Ini bibitnya bibit sayuran biasa, contoh bayam dan sawi, bisa juga lobak, bunga matahari, microgreens itu sayuran biasa yang dipanen lebih cepat dari waktu normal biasanya paling lama 2 minggu," sambung warganet lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makan Nasi Pakai Bubur Kacang Hijau, Warganet: Sekte Sesat Baru?

Makan Nasi Pakai Bubur Kacang Hijau, Warganet: Sekte Sesat Baru?

Lifestyle | Selasa, 10 Maret 2020 | 11:22 WIB

Ketahui 5 Manfaat Kesehatan Kacang Hijau, Bisa Cegah Kanker!

Ketahui 5 Manfaat Kesehatan Kacang Hijau, Bisa Cegah Kanker!

Health | Minggu, 01 Maret 2020 | 07:30 WIB

Penderita Penyakit Asam Urat: Hindari Hidangan Imlek Berikut

Penderita Penyakit Asam Urat: Hindari Hidangan Imlek Berikut

Your Say | Senin, 27 Januari 2020 | 14:20 WIB

Tampilan Mirip Bakpia Kacang Hijau, Begini Uniknya Latopia khas Tegal

Tampilan Mirip Bakpia Kacang Hijau, Begini Uniknya Latopia khas Tegal

Lifestyle | Sabtu, 02 November 2019 | 11:49 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×