Waduh, Kondom Ikutan Langka di Tengah Pandemi Virus Corona Covid-19

Senin, 30 Maret 2020 | 20:11 WIB
Waduh, Kondom Ikutan Langka di Tengah Pandemi Virus Corona Covid-19
Ilustrasi kondom. (Shutterstock)

Suara.com - Kelangkaan berbagai macam alat pelindung diri seperti baju hazmat dan masker terjadi di hampir seluruh belahan dunia. Tak cuma itu, kini kondom dilaporkan juga semakin langka. Waduh!

Dampak dari virus corona Covid-19 memang dirasakan oleh berbagai perusahaan, menyebabkan tak sedikit mereka yang harus menutup produksinya atau bahkan hampir gulung tikar.

Dikutip dari Metro UK, kini dampak juga mulai dirasakan oleh pabrik kondom. Dalam sepekan terakhir, pabrik kondom terbesar di dunia yang berada di Malaysia, Karex Bhd, yang memproduksi setidaknya satu dari tiap lima kondom yang dipakai di seluruh dunia, terpaksa menutup produksinya.

Tak ada satu pun kondom yang diproduksi pabrik tersebut. Hal ini mengingat penyebaran virus Corona Covid-19 yang semakin cepat dan Malaysia menjadi negara dengan kasus terbanyak di Asia Tenggara dan keputusan diberlakukannya lockdown.

Mungkin kini Anda masih bisa menemukan beberapa kondom di apotek atau toko terdekat, namun tak lama lagi Anda tak akan menemukannya lagi, karena ada penurunan produksi 100 juta kondom di seluruh dunia.

Akan tetapi jangan khawatir, Karex Bhd telah diberikan izin oleh otoritas untuk memproduksi kondom pada Jumat (27/3/2020), dengan skala yang lebih kecil dan setengah dari pekerja biasanya.

Walau ini berarti positif, namun faktanya stok kondom akan tetap sedikit, dan akan berdampak besar pada bulan-bulan ke depannya.

"Butuh waktu untuk memulai dan kami akan berjuang untuk memenuhi permintaan dengan kapasitas setengahnya. Kami melihat penipisan stok kondom di mana-mana, dan itu sangat menakutkan," kata chief executive Goh Miah Kiat, dikutip dari Reuters.

Yang Goh khawatirkan berkaitan dengan menipisnya stok kondom adalah keberlangsungan program kemanusiaan di pelosok Afrika.

Baca Juga: 81 Medis Jakarta Positif Virus Corona

Menipisnya stok ini tidak hanya akan terjadi dalam dua minggu atau sebulan, namun bisa saja terjadi selama berbulan-bulan.

Yang lebih buruk lagi, China juga menjadi produsen kondom besar dan beberapa pabriknya tutup saat negara tersebut berjuang melawan penularan virus Corona Covid-19. India dan Thailand bisa menjadi berikutnya.

Goh berkata bahwa hal baiknya adalah permintaan kondom masih sangat kuat, karena suka atau tidak, kondom masih menjadi barang yang penting untuk dimiliki.

"Apalagi sekarang mungkin orang-orang sedang tidak berencana untuk memiliki momongan. Bukan saatnya, dengan banyaknya ketidakpastian seperti ini," tandas Goh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI