Di Tengah Pandemi, Kereta Super Cepat Antarprovinsi Resmi Hadir di China

Risna Halidi, Frieda Isyana Putri

Minggu, 12 April 2020 | 17:30 WIB
Di Tengah Pandemi, Kereta Super Cepat Antarprovinsi Resmi Hadir di China
Ilustrasi kereta cepat China. [CRRC]

Suara.com - Di Tengah Pandemi, Kereta Super Cepat Antarprovinsi Resmi Hadir di China

Pada tanggal 10 April 2020 lalu, kereta berkecepatan tinggi antarprovinsi diluncurkan secara resmi untuk pertama kalinya dari Stasiun Kereta Chengdu East di Provinsi Sichuan, China.

Kereta dengan kecepatan tinggi ini akan menghubungkan kota-kota di provinsi bagian barat daya China yakni Chengdu, Chongqing, Guiyang, dan menjadikannya kereta antar provinsi pertama di negara tersebut.

Kereta kecepatan tinggi C6017 ini akan mengitari kota-kota di Provinsi Sichuan, Provinsi Guizhou, dan Kotamadya Chongqing, sebelum kembali berhenti di Chengdu.

Perjalanan ini membutuhkan delapan jam untuk menyelesaikan seluruh putaran, sejauh 1.290 kilometer, demikian dilaporkan CGTN.

Jalur kereta putaran kecepatan tinggi ini terdiri dari tiga bagian, yaitu Chengdu-Chongqing, Chengdu-Guiyang, dan Chongqing-Guiyang.

Pada tiap bagian, kereta berjalan dalam kecepatan berbeda, secara berurutan Chengdu-Chongqing dengan keceparan 300 km per jam, Chengdu-Guiyang dengan kecepatan 250 km per jam, dan Chongqing-Guiyang 200 km per jam.

Dalam beberapa tahun belakangan, permintaan untuk perjalanan menggunakan kereta berkecepatan tinggi terlihat semakin banyak di China. Sejumlah kereta dengan kecepatan tinggi dalam perjalanan singkat di Sichuan, Chongqing dan Guizhou meningkat sebanyak 13 persen di tahun 2019, menurut China Railway Chengdu Group.

Diharapkan bahwa kereta berkecepatan tinggi antar provinsi yang memutar akan membawa kenyamanan bagi penduduk perkotaan yang tinggal di sepanjang jalur kereta api untuk melakukan perjalanan di sekitar kota.

baca juga

Kemudian mempromosikan aliran penumpang regional sekaligus lebih lanjut merangsang pertumbuhan ekonomi di China bagian barat.

"Pembukaan dari kereta berkecepatan tinggi memutar juga akan mendorong integrasi sumber daya pariwisata yang beragam di tiga tempat tersebut," kata seorang petugas dari agen travel ternama Ctrip.

Ke depannya, diharapkan liburan akhir pekan akan menjadi menjadi pilihan traveling yang lebih populer bagi mereka.

Di tahun 2025 nanti, jaringan jalur kereta di China bagian barat daya akan mencapai panjang 15.000 kilomoter, di antaranya 5.700 kilometer adalah kereta berkecepatan tinggi yang menghubungan utara dan selatan, timur dan barat, terang China Railway Eryuan Engineering Group.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Buruh China Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diduga Terinfeksi Virus Corona

Buruh China Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diduga Terinfeksi Virus Corona

Jabar | Selasa, 03 Maret 2020 | 12:49 WIB

Buruh China Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung Dikarantina Virus Corona

Buruh China Proyek Kereta Cepat Jakarta - Bandung Dikarantina Virus Corona

Jabar | Senin, 02 Maret 2020 | 13:41 WIB

Muncul 6 Dampak Negatif, Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dihentikan

Muncul 6 Dampak Negatif, Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dihentikan

Bisnis | Senin, 02 Maret 2020 | 12:15 WIB

Terkini

Tuntutan Trump Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi

Tuntutan Trump Dorong Harga Minyak ke Level Tertinggi

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:02 WIB

Purbaya: Peran Kemenkeu Bukan Hanya Bagi-bagi Anggaran

Purbaya: Peran Kemenkeu Bukan Hanya Bagi-bagi Anggaran

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:58 WIB

Modal Rp300 Ribuan! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula

Modal Rp300 Ribuan! Ini 5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:55 WIB

Investor RI Mulai Lirik Saham AS, Transaksi Aktif Melonjak 6 Kali Lipat

Investor RI Mulai Lirik Saham AS, Transaksi Aktif Melonjak 6 Kali Lipat

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:48 WIB

Disidang Hari Ini, Peran Gus Yaqut di Korupsi Haji Bakal Dibongkar Jaksa KPK

Disidang Hari Ini, Peran Gus Yaqut di Korupsi Haji Bakal Dibongkar Jaksa KPK

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:43 WIB

Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal

Bea Cukai Kalbagbar Gagalkan Penyelundupan 2,7 Juta Rokok Ilegal

Kalbar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Rembulan Tenggelam di Wajahmu: Perjalanan Menemukan Makna TakdirdanKehidupan

Rembulan Tenggelam di Wajahmu: Perjalanan Menemukan Makna TakdirdanKehidupan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:35 WIB

5 Zodiak yang Paling Setia dan Cocok Dijadikan Pasangan Seumur Hidup, Kamu Termasuk?

5 Zodiak yang Paling Setia dan Cocok Dijadikan Pasangan Seumur Hidup, Kamu Termasuk?

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global

Harga Emas Meroket! Perak Ikut Melesat Tajam di Tengah Badai Pasar Global

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

Pemerintah Siapkan Tiga Skema Pembayaran PPPK di Daerah, Pastikan Tak Ada yang Dirumahkan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:25 WIB

×