Sering Mimpi Buruk atau Kena Insomnia Saat di Rumah Aja? Ini Alasannya!

Vania Rossa | Frieda Isyana Putri
Sering Mimpi Buruk atau Kena Insomnia Saat di Rumah Aja? Ini Alasannya!
Ilustrasi seorang perempuan tak bisa tidur nyenyak karena mimpi buruk. (Shutterstock)

Asal tahu saja, bukan Anda sendirian yang mengalaminya.

Suara.com - Apakah kamu sering bermimpi buruk, aneh, atau bahkan terkena insomnia selama berada di rumah aja?

Tak usah bingung, karena rupanya hal ini umum terjadi di tengah pandemi virus corona yang membuat banyak orang menjadi stres.

"Ini adalah saat-saat yang sangat menegangkan, baik kita sendiri yang terpengaruh atau orang-orang yang dekat dengan kita. Kita dikelilingi oleh ketidakpastian," kata Dr Kevin Gilliland, psikolog klinis, dikutip dari People.

Dr Gilliland berkata bahwa para pakar tidur sepakat bahwa isi mimpi sebagian besar datang dari apa yang kita alami sehari-hari. Dan kini dengan kehidupan kita dipenuhi dengan beberapa emosi negatif terkait pandemi, maka normal jika hal-hal tersebut masuk ke dalam mimpi kita.

Ia melanjutkan, kita berada di tengah waktu yang aneh, dan hal tersebut masuk ke dalam mimpi kita. Di siang hari, pikiran kita sibuk menyaring rasa kekhawatiran kita, dan saat kita tidur, bagian otak kita yang menyaring tersebut rileks dan hal-hal tersebut kemudian keluar.

Pikiran kita juga nampaknya sedang mencoba untuk menyelesaikan permasalahan yang kita khawatirkan di siang hari saat kita tidur, yang terkadang bisa menjadi berlebihan.

Ilustrasi anak yang mengalami mimpi buruk. (Shutterstock)
Ilustrasi  mengalami mimpi buruk. (Shutterstock)

Sulit untuk bisa mengganti apa yang akan dimimpikan dari otak kita, namun mencoba untuk menerima stres yang kita rasakan mungkin akan membuatnya lebih baik.

Selain mimpi buruk, beberapa dari kita juga mungkin mengalami insomnia atau kesulitan tidur. Menurut Dr Gillian, hal ini bisa disebabkan karena pikiran kita penuh akan hal-hal yang membuat kita stres di siang hari.

Kemudian ditambah juga dengan berlebihan mengonsumsi kafein, makanan, dan alkohol. Terutama jika dikonsumsi mendekati waktu tidur.

Dr Gilliland merekomendasikan untuk memikirkan ulang rutinitas malam, misalnya dengan memastikan kamar berada dalam suhu yang tepat, tutupi cahaya dari luar, jangan berada di atas kasur hingga waktunya untuk tidur, dan batasi asupan kafein sebelum tidur.

Jika Anda sudah melakukan itu semua dan masih kesulitan untuk tidur, cobalah untuk melakukan hal-hal yang membuat rileks sebelum tidur.

Misalnya seperti mandi air hangat, mendengarkan musik yang menenangkan, nyalakan lilin aromaterapi, kenakan pakaian bersih dan nyaman.

Dan jika Anda sering terbangun di tengah malam selama empat atau lima kali dan sulit kembali tidur, cobalah bangun dari tempat tidur, ambil buku, dan bacalah di bawah lampu atau mendengarkan musik yang menenangkan.

"Tidur sangat penting bagi kesehatan fisik dan emosional kita yang sudah sangat rentan oleh stres harian. Jangan abaikan masalah tidur, ini adalah masalah besar," pungkas Dr Gilliland.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS