Array

Seperti Apa Cara yang Benar Mengelola Dana Darurat Selama di Rumah Aja?

Jum'at, 24 April 2020 | 13:21 WIB
Seperti Apa Cara yang Benar Mengelola Dana Darurat Selama di Rumah Aja?
Ilustrasi menambah tabungan (shutterstock)

Suara.com - Seperti Apa Cara yang Benar Mengelola Dana Darurat Selama di Rumah Aja?

Dana darurat menjadi sangat penting di tengah kondisi pandemi virus corona Covid-19 seperti sekarang. Memiliki dana darurat menjadi hal yang wajib dimiliki oleh semua orang saat situasi serba tidak pasti.

Menurut financial planner Bareyn Mochaddin S.Sy, MH, RPP, secara singkat mengelola keuangan di masa seperti ini kita harus menerapkan beberapa hal yaitu:

1. Merencanakan dan menghitung ulang anggaran bulanan
2. Berhemat dan disiplin dengan rencana yang sudah dibuat
3. Kurangi belanja untuk hal-hal yang tidak perlu
4. Jangan menambah utang baru
5. Siapkan dana darurat

Ia melanjutkan, ada beberapa syarat yang harus dimiliki sebuah dana darurat untuk berguna dengan optimal. Pertama adalah aman dari sisi risiko, baik risiko hilang atau risiko nilai.

"Sehingga, untuk dana darurat jangan disimpan dalam produk yang punya risiko besar kayak reksadana saham atau saham, karena bisa jadi turun nilainya," katanya dalam Kulwap 'Kiat Mengatur Keuangan Selama WFH', Kamis (23/4/2020).

Kedua, dana darurat sebaiknya mudah untuk dicairkan. Misalnya mudah mencari ATM-nya atau memiliki fitur m-banking yang sudah modern.

Karena dana darurat cepat dibutuhkan, maka harus cepat cairnya atau bisa cair saat itu juga. Tidak perlu menunggu buka atau memerlukan 2-3 hari seperti pencairan reksa dana.

Ketiga, dana darurat bisa disimpan dalam bentuk deposito atau tabungan. Pastikan bank tempat menyimpan memiliki kredibilitas yang bagus, jaringan yang oke, dan m-banking yang sudah modern.

Baca Juga: Suasana PSBB Hari Pertama di Kota Banjarmasin

"Jadi kalau butuh dana darurat nggak riweuh cari ATM, bisa tarik kapan aja dan nggak khawatir akan hilang uangnya. Sehingga Anda bisa menutup risiko yang terjadi karena kondisi darurat tadi," jelasnya.

Sebaiknya juga dana darurat memiliki alokasi yang terpisah atau di dalam aset yang mudah cair seperti emas.

Akan tetapi, dana darurat sebaiknya jangan disimpan semua dalam bentuk emas, karena akan sulit dicairkan misalnya saja dibutuhkan saat tengah malam atau mendesak, maka kita bisa saja menjual emas tersebut dengan harga murah.

"Anda boleh simpan dana darurat sebagian dalam bentuk tabungan tapi rekeningnya dipisahkan ya dengan rekening harian," tuturnya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI