Ramadan Saat Pandemi, Masyarakat Kangen SOTR dan Tarawih Berjamaah

M. Reza Sulaiman Suara.Com
Jum'at, 08 Mei 2020 | 18:29 WIB
Ramadan Saat Pandemi, Masyarakat Kangen SOTR dan Tarawih Berjamaah
Ilustrasi salat tarawih berjamaah. (Dok. Suara.com)

Suara.com - Ramadan Saat Pandemi, Masyarakat Kangen SOTR dan Tarawih Berjamaah

Bagi hampir seluruh masyarakat, Ramadan tahun ini sangat berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, tak sedikit aktivitas Ramadan yang tidak bisa dilakukan masyarakat untuk mencegah meluasnya persebaran COVID-19.

Hal ini dilakukan karena adanya pembatasan sosial skala besar (PSBB) yang membuat seluruh aktivitas publik, termasuk sekolah, perkantoran, hingga kegiatan keagamaan, dihentikan.

Lalu, apa saja kegiatan yang dirindukan masyarakat saat Ramadan yang hilang karena pandemi? Menurut survei yang diterbitkan dalam laporan SurveySensum Covid-19 Consumer Behaviour Track, masyarakat mengaku ingin melakukan ibadah di masjid.

"Masyarakat pun menjawab riset SurveySensum tentang apa saja aktivitas mereka yang terdampak COVID-19, atau yang membuat berbeda dari Ramadan sebelumnya. Dari beberapa pilihan yang kami ajukan, yang paling besar dampaknya menurut masyarakat adalah rutinitas mereka beribadah di masjid. Setidaknya ada 62 persen masyarakat yang mengakui hal tersebut," ujar CEO SurveySensum & NeuroSensum, Rajiv Lamba, dalam siaran pers yang diterima Suara.com..

Umat Islam melaksanakan ibadah salat Tarawih malam pertama tanpa pembatasan jarak di Masjid Islamic, Lhokseumawe, Aceh, Kamis (23/4) malam.  [ANTARA FOTO/Rahmad]
Umat Islam melaksanakan ibadah salat Tarawih malam pertama tanpa pembatasan jarak di Masjid Islamic, Lhokseumawe, Aceh, Kamis (23/4) malam. [ANTARA FOTO/Rahmad]

Selain beribadah di masjid, kegiatan interaksi sosial lainnya seperti buka bersama dan sahur on the road pun juga dikangeni masyarakat.

"Selain itu begitu banyak interaksi sosial yang tidak bisa dilakukan. Sebanyak 43 persen masyarakat mengungkapkan yang berbeda dari Ramadan tahun ini. Dibanding tahun lalu, kesempatan bertemu teman atau keluarga untuk berbuka puasa bersama tentu jauh berkurang," paparnya.

Tradisi Ramadan lainnya yang menurun adalah sahur on the road dan ngabuburit bersama teman dan keluarga di luar rumah. Riset SurveySensum menunjukkan, setidaknya ada 43 persen masyarakat yang mengurangi interaksi sosial khas Ramadan tersebut.

Ini belum termasuk 25 persen masyarakat yang semakin jarang menyiapkan hidangan spesial Ramadan dan 25 persen lain yang membatalkan rencana memperbaiki atau mengecat rumah. Menurut Rajiv, dari sini terlihat bahwa kebanyakan masyarakat tidak berencana mengundang teman atau keluarga ke rumah seperti Ramadan sebelumnya.

Baca Juga: Pasien Corona Ikut Tarawih di Masjid, Satu Kampung di Tasikmalaya Diisolasi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI