Waduh, Pandemi Bikin Karyawan Nonton Porno dari Perangkat Kerja

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 08 Mei 2020 | 20:05 WIB
Waduh, Pandemi Bikin Karyawan Nonton Porno dari Perangkat Kerja
Ilustrasi menonton film porno [Shutterstock]

Suara.com - Waduh, Pandemi Bikin Karyawan Nonton Porno dari Perangkat Kerja

Adanya pandemi Covid-19 memaksa pekerja melakukan work from home (WHF) alias kerja dari rumah. Rupanya, hal ini membuat keseimbangan pekerjaan dan kehidupan pribadi karyawan terganggu.

Dalam survei yang dilakukan Kaspersky, ditemukan bahwa 51 persen dari pekerja yang bekerja dari rumah menonton konten dewasa di perangkat yang sama untuk melakukan pekerjaan sejak bekerja dari rumah.

Sementara itu, hampir seperlima (18 persen) karyawan bahkan melakukannya pada perangkat yang disediakan oleh perusahaan, dengan 33 persen mengaku menonton konten dewasa di perangkat pribadi mereka yang juga digunakan untuk bekerja.

Dalam laporan How Covid-19 Changed the way people work yang dirilis Kaspersky, diketahui juga bahwa 31 persen karyawan bekerja lebih panjang daripada sebelumnya. Di sisi lain, 46 persen justru merasa menghabiskan waktu lebih banyak untuk keperluan pribadi.

Laporan tersebut juga mengungkapkan bahwa semakin sulit bagi para karyawan untuk memisahkan kegiatan pekerjaan dan kehidupan pribadi, terutama dalam hal teknologi informasi. 55 persen karyawan mengatakan mereka membaca berita lebih banyak dibandingkan saat sebelum memulai bekerja dari rumah.

Meskipun hal ini sangat wajar karena setiap orang tetap ingin mendapatkan informasi terbaru tentang perkembangan virus corona, 60 persen dari kegiatan ini dilakukan pada perangkat yang digunakan untuk bekerja.

Ilustrasi nonton film porno. (Shutterstock)
Ilustrasi nonton film porno. (Shutterstock)

Para karyawan juga mulai menerapkan kebiasaan menggunakan layanan pribadi mereka untuk tujuan pekerjaan sehingga meningkatkan risiko potensial dari bayangan IT, termasuk pengungkapan informasi sensitif. Misalnya, 42 persen karyawan menggunakan akun email pribadi untuk hal-hal terkait dengan pekerjaan, dan 49 persen mengakui penggunaannya meningkat ketika bekerja dari rumah.

38 Persen menggunakan messenger pribadi yang belum disetujui oleh departemen TI, dengan 60 persen dari mereka melakukannya lebih sering dalam situasi baru seperti saat ini.

baca juga

"Organisasi tidak bisa hanya memenuhi seluruh permintaan pengguna, seperti mengizinkan staf untuk menggunakan layanan apa pun yang mereka inginkan. Penting untuk menemukan keseimbangan antara kenyamanan pengguna, kebutuhan bisnis, dan keamanannya. Untuk mencapai hal ini, perusahaan harus menyediakan akses ke layanan berdasarkan pada prinsip hanya menyediakan minimal, hak istimewa yang diperlukan, mengimplementasikan VPN dan menggunakan sistem perusahaan yang aman dan disetujui. Jenis perangkat lunak seperti ini mungkin memiliki batasan tertentu yang sedikit mengurangi kegunaan, tetapi menawarkan jaminan lebih besar dalam menyediakan standar keamanan," komentar Andrey Evdokimov, Chief Information Security Officer di Kaspersky, dalam siaran pers yang diterima Suara.com.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kehilangan Pengikut, Influencer Seksi Ini Nangis tak Bisa Bayar Sewa Rumah

Kehilangan Pengikut, Influencer Seksi Ini Nangis tak Bisa Bayar Sewa Rumah

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2020 | 19:00 WIB

Tanggapi Kebocoran Data Pelanggan E-Commerce, Ini Tips dari Kaspersky

Tanggapi Kebocoran Data Pelanggan E-Commerce, Ini Tips dari Kaspersky

Tekno | Kamis, 07 Mei 2020 | 11:00 WIB

Rapid Test untuk Pengunjung Indogrosir Jogja Bakal Dilakukan Pekan Depan

Rapid Test untuk Pengunjung Indogrosir Jogja Bakal Dilakukan Pekan Depan

Jogja | Kamis, 07 Mei 2020 | 10:00 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×