Peran TNI Terus Meluas, Imparsial Sebut Demokrasi dan Supremasi Sipil dalam Ancaman

Galih Prasetyo, Novian Ardiansyah

Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:30 WIB
Peran TNI Terus Meluas, Imparsial Sebut Demokrasi dan Supremasi Sipil dalam Ancaman
Ilustrasi Prajurit TNI saat upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 TNI di Monas, Gambir, Jakarta, Sabtu (5/10/2024).[ANTARA FOTO/Fauzan]
baca 10 detik
  • Direktur Imparsial Ardi Manto Adiputra menyatakan bahwa perluasan peran TNI di ranah sipil melemahkan profesionalisme militer dan mengancam demokrasi.
  • Imparsial menyoroti sejumlah masalah seperti mandeknya reformasi peradilan militer, penempatan prajurit aktif di jabatan sipil, serta kultur kekerasan.
  • Imparsial mendesak Presiden, DPR, dan Panglima TNI segera menghentikan ekspansi teritorial serta menuntaskan seluruh agenda reformasi pertahanan.

Suara.com - Imparsial mengingatkan pemerintah untuk tidak terus-terusan memperluas peran TNI ke ranah sipil.

Perluasan peran tersebut justru bukan memperkuat, melainkan akan melemahkan profesionalisme TNI dan mengancam demokrasi.

Catatan itu menjadi salah satu dari dari sejumlah persoalan utama reformasi TNI yang harus menjadi perhatian semua pihak.

Direktur Imparsial Ardi Manto Adiputra mengatakan, peringatan HUT ke-81 TNI kali ini sudah semestinya menjadi momentum untuk melakukan evaluasi serius terhadap perjalanan reformasi TNI.

Khususnya, setelah Reformasi 1998, cita-cita publik yang menghendaki TNI menjadi lembaga yang profesional di bidang pertahanan, memiliki alutsista yang modern dan prajurit yang sejahtera adalah sebuah keniscayaan.

Prajurit TNI membawa kendaraan tempur TNI saat pameran alat utama sistem senjata (alutsista) TNI Fair di Monas, Jakarta, Minggu (21/9/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
Prajurit TNI membawa kendaraan tempur TNI saat pameran alat utama sistem senjata (alutsista) TNI Fair di Monas, Jakarta, Minggu (21/9/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Namun, cita-cita tersebut ternyata masih jauh dari kata terwujud.

Bahkan dalam beberapa tahun terakhir, terdapat kecenderungan kuat terjadinya arus balik (involusi) yang membuat militer berubah kembali seperti masa Orde Baru. 

Kondisi tersebut bisa dilihat dari indikasi semakin meluasnya peran militer di ruang sipil, penguatan struktur komando teritorial, berulangnya praktik kekerasan, serta lemahnya pengawasan dan akuntabilitas kebijakan yang terkait dengan militer.

Imparsial menilai terjadinya arus balik di TNI hari ini merupakan problem sistemik dan struktural yang berkaitan dengan arah kebijakan pertahanan negara yang dirumuskan oleh pemimpin politik tertinggi di republik ini, dalam hal ini adalah Presiden.

baca juga

“Pemimpin politik kita hari ini telah gagal mewujudkan TNI sebagai alat pertahanan negara yang profesional, modern dan sejahtera. Akibatnya terjadi perluasan peran TNI untuk masuk terlalu jauh ke dalam urusan pemerintahan sipil yang kemudian berimplikasi terhadap demokrasi, hak asasi manusia, penegakan hukum, dan supremasi sipil,” kata Ardi Manto, dalam siaran pers Imparsial, dikutip Minggu (4/10/2026).

Ada beberapa persoalan utama reformasi TNI yang menjadi catatan Imparsial. Antara lain, reformasi Peradilan Militer yang tidak kunjung dilaksanakan, perluasan Komando Teritorial, dan budaya kekerasan yang terus dipelihara.

Kemudian persoalan lain, seperti prajurit aktif yang masih gemar menduduki jabatan sipil, semakin banyak urusan sipil yang diurus TNI, rendahnya transparansi pengelolaan anggaran pertahanan, sampai kesejahteraan prajurit TNI yang masih terabaikan.

Menyikapi tujuh persoalan utama reformasi TNI, Imparsial menyampaikan sejumlah desakan, sebagai berikut:

Pertama, Imparsial mendesak Presiden dan DPR segera menuntaskan reformasi peradilan militer dengan merevisi UU No. 31 tahun 1997 tentang Peradilan Militer, untuk memastikan tegaknya asas equality before the law dalam penegakan hukum di Indonesia.

Kedua, Imparsial mendesak Panglima TNI menghentikan ekspansi Komando Teritorial (Koter) dan menghentikan pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) karena tidak memiliki urgensi di bidang pertahanan yang jelas dan justru mempermanenkan (institusionalisasi) militerisasi ranah sipil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peringatan HUT TNI, Apakah Senin 5 Oktober 2026 Libur? Ini Ketetapan Untuk ASN dan Sekolah

Peringatan HUT TNI, Apakah Senin 5 Oktober 2026 Libur? Ini Ketetapan Untuk ASN dan Sekolah

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Link Download Tema dan Logo HUT TNI 2026 Resmi dari Mabes TNI

Link Download Tema dan Logo HUT TNI 2026 Resmi dari Mabes TNI

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 15:02 WIB

Bantu Warga Daftar Bansos, TNI-Polri hingga Penyuluh Pertanian Dilibatkan jadi Agen Perlinsos

Bantu Warga Daftar Bansos, TNI-Polri hingga Penyuluh Pertanian Dilibatkan jadi Agen Perlinsos

News | Rabu, 30 September 2026 | 15:15 WIB

Kolonel Budi Utomo Jadi Tersangka Korupsi MBG, Mabes TNI Angkat Bicara

Kolonel Budi Utomo Jadi Tersangka Korupsi MBG, Mabes TNI Angkat Bicara

News | Rabu, 30 September 2026 | 12:32 WIB

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

Terkini

The Lonely Little Monkey, Buku tentang Mencari Teman dan Menerima Perbedaan

The Lonely Little Monkey, Buku tentang Mencari Teman dan Menerima Perbedaan

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Fakta SEEN, Boy Group Baru Asal Indonesia yang Lagi Curi Perhatian

Fakta SEEN, Boy Group Baru Asal Indonesia yang Lagi Curi Perhatian

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:27 WIB

Hari ke-22 Pencarian KM Virgo Transport 8, Dua Jasad Ditemukan di Kalimantan Tengah

Hari ke-22 Pencarian KM Virgo Transport 8, Dua Jasad Ditemukan di Kalimantan Tengah

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:21 WIB

Dapur MBG Bertambah di 16 Provinsi, Jumlah Capai Lebih dari 27.000 Unit

Dapur MBG Bertambah di 16 Provinsi, Jumlah Capai Lebih dari 27.000 Unit

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:16 WIB

Head to Head Timnas Indonesia vs Thailand: Rekor Milik Gajah Perang, Garuda Punya Modal SUGBK

Head to Head Timnas Indonesia vs Thailand: Rekor Milik Gajah Perang, Garuda Punya Modal SUGBK

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:04 WIB

Pertamina SMEXPO 2026 Resmi Digelar, Ini Cara UMKM Agar Bisa Ikut Serta

Pertamina SMEXPO 2026 Resmi Digelar, Ini Cara UMKM Agar Bisa Ikut Serta

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Review Digger: Sindiran Pedas Krisis Iklim Lewat Akting Memukau Tom Cruise

Review Digger: Sindiran Pedas Krisis Iklim Lewat Akting Memukau Tom Cruise

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Chanathip Songkrasin Singgung Pemain Timnas Indonesia yang Main di Eropa

Chanathip Songkrasin Singgung Pemain Timnas Indonesia yang Main di Eropa

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Hujan Deras Guyur Sirkuit Sepang, Start GP Bahrain Ditunda

Hujan Deras Guyur Sirkuit Sepang, Start GP Bahrain Ditunda

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:57 WIB

Viral Bupati Siak Nangis saat Kunjungi Daerah Terluar, Wapres Gibran Kirim Tim Khusus

Viral Bupati Siak Nangis saat Kunjungi Daerah Terluar, Wapres Gibran Kirim Tim Khusus

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:55 WIB

×