Array

Alamak Salon di Kenya Punya Gaya Rambut ala Virus Corona, Ini Penampakannya

Minggu, 10 Mei 2020 | 19:00 WIB
Alamak Salon di Kenya Punya Gaya Rambut ala Virus Corona, Ini Penampakannya
Ilustrasi gaya rambut ala virus corona. (Dok: Twitter/ @Xy5Z89)

Suara.com - Alamak Salon di Kenya Punya Gaya Rambut ala Virus Corona, Ini Penampakannya

Pandemi virus corona yang sedang terjadi di seluruh penjuru dunia rupanya mengilhami sebuah salon di Kibera, perkampungan kumuh terbesar di Kenya untuk membuat tren fesyen rambut baru.

Tren fesyen rambut baru ini dinamai 'The Coronavirus' atau 'virus corona' yang didesain dengan membuat beberapa ikatan pada rambut yang menyerupai tonjolan pada bentuk virus corona di bawah mikroskop.

Dikutip dari AsiaOne, ini adalah satu dari sekian jenis contoh cara para pekerja di dalam industri jasa untuk tetap menonjol di tengah aturan di rumah aja dan menurunnya pendapatan serta jumlah pelanggan.

Gaya rambut ala virus corona. (Dok: Twitter/ @Xy5Z89)
Ilustrasi gaya rambut ala virus corona. (Dok: Twitter/ @Xy5Z89)

Salah satunya di Mama Brayo Beauty Salon, tiga pegawai sedang memulai membuat gaya rambut ala virus corona pada pelanggan di salon tersebut.

Mereka memulai dengan membagi rambut pelanggan mereka menjadi beberapa bagian. Kemudian mereka memutar dan mengikat satu persatu dengan ikat rambut hitam tebal sehingga ikatan rambut tersebut tetap bisa berdiri tegak melawan gravitasi.

"(Gaya ini) sangat simpel dan murah untuk dilakukan pada setiap orang," kata seorang stylist, Diana Andayi.

Ia juga menyebut bahwa gaya ini diadaptasi dari gaya yang mirip seperti ia lihat dari Nigeria. Dan harganya cukup murah, yakni di bawah 1 dolar Amerika atau setara dengan 15 ribu rupiah.

Virus corona telah menjangkiti 649 jiwa dan menewaskan 30 orang di Kenya. Penyakit ini juga memporak porandakan ekonomi di negara tersebut, terutama pada para pekerja upah kecil dan informal.

Baca Juga: Sembelit saat Puasa? Hindari 6 Makanan Ini!

Andayi menyebut salon bisa tetap buka di bawah pembatasan yang dilakukan di Kenya, dan menutupnya secara sukarela tentu bukan suatu hal yang akan dipikirkan oleh mereka.

"Hidup sangat berat, kita harus berjuang tiap harinya sehingga kita bisa makan," katanya.

Banyak bisnis yang kemudian tutup. Sebelum wabah datang, tiap harinya pemilik salon Leunita Abwala mengaku bisa meraup untung hingga 3.000 shillings atau Rp 422 ribu.

Ia kini berharap gaya baru virus corona bisa mendorong bisnis kembali hidup. "Kami masih berjuang karena permintaan masih rendah," kata Abwala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI