Tuai Kontroversi, Warganet Ini Mencibir Foto Pria Pose Bersandar ke Wanita

Rima Sekarani Imamun Nissa | Amertiya Saraswati
Tuai Kontroversi, Warganet Ini Mencibir Foto Pria Pose Bersandar ke Wanita
Ilustrasi pasangan kekasih berfoto. (Shutterstock)

Lewat media sosial, pria ini menganalisis pose berfoto sejumlah figur publik.

Suara.com - Cuitan seorang warganet tentang pose foto saat bersama pasangan baru-baru ini mencuri perhatian.

Pasalnya, warganet lewat akun @alpharivelino ini mengklaim jika pria yang berfoto dengan pose bersandar pada wanita adalah pria lemah.

Melansir laman Bored Panda, Rivelino diketahui telah mengunggah serangkaian cuitan yang berisi analisis pose selebritas dan publik figur pria saat berfoto.

Dalam unggahannya, akun @alpharivelino tersebut terlihat memberikan garis hijau mengikuti postur tiap pasangan.

Bagi pria yang kedapatan memiliki postur tubuh "bersandar" kepada perempuan, Rivelino pun menyebut mereka sebagai pria manja, lemah, dan mengenaskan serta patut dikasihani.

Cuitan Soal Pose Bersandar Pria yang Tuai Kontroversi (twitter.com/alpharivelino)
Cuitan Soal Pose Bersandar Pria yang Tuai Kontroversi (twitter.com/alpharivelino)

Sebaliknya, jika si perempuan terlihat memiliki garis postur condong ke arah pria, Rivelino mengartikan bahwa perempuan itu ingin dilindungi oleh sosok pria kuat.

"Jangan bersandar, pria kuat!" tulis akun @alpharivelino dalam cuitannya sembari menyertakan foto aktor Hafþór Júlíus Björnsson yang bermain sebagai The Mountain di Game of Thrones, seperti dilaporkan Stay Hipp.

Dalam foto, sang aktor terlihat memeluk istrinya dengan sebelah lengan.

Tak hanya itu, Rivelino juga pernah mengunggah foto Pangeran William dan Kate Middleton di hari pernikahan mereka.

Di sana, akun ini menulis Pangeran William sebagai sosok menyedihkan dan manja karena mencondongkan badan untuk mencium istrinya.

Cuitan Soal Pose Bersandar Pria yang Tuai Kontroversi (twitter.com/alpharivelino)
Cuitan Soal Pose Bersandar Pria yang Tuai Kontroversi (twitter.com/alpharivelino)

"Ketika pria bersandar pada gadisnya, dia menunjukkan bahwa dia manja dan lebih rendah. Dia punya pola pikir yang lemah, dan merasa bergantung padanya," tambah akun ini soal teorinya.

"Ini yang membuat wanita tidak menyukai mereka. Wanita mencari kekuatan dan rasa percaya diri, bukan kelemahan."

Sejak dibagikan, cuitannya itu pun viral dan menuai kontroversi. Selain dituduh menyebarkan toxic masculinity, teori Rivelino pun dianggap tak berdasar.

"Entahlah, mungkin tidak semua orang merasa rapuh sepertimu," komentar salah satu warganet yang tidak setuju.

"Setelah bertahun-tahun mencari, aku menemukan akun terbodoh di media sosial ini."

"Kau masih bisa menghapus cuitan ini," imbuh warganet lain.

"Tolong segera cari pertolongan profesional sekarang," saran sebuah komentar.

"Seberapa rapuh dirimu sampai-sampai kau tidak bisa bersandar atau kau akan dicap lemah?" tambah yang lain.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS