Kemenparekraf Optimalkan Promosi Wisata ke Prancis, Inggris, dan Hong Kong

Fabiola Febrinastri

Rabu, 20 Mei 2020 | 08:16 WIB
Kemenparekraf Optimalkan Promosi Wisata ke Prancis, Inggris, dan Hong Kong
Webinar pasar Great China, beberapa waktu lalu. (Dok : Kemenparekraf)

Suara.com - Setelah sebelumnya menggelar webinar bersama Visit Indonesia Tourism Officer (Vito) Prancis, Inggris dan Jerman, kini Kemenparekraf/Baparekraf menggelar webinar bersama Vito Beijing, Shanghai, Guangzhou, dan Hong Kong. Hal ini merupakan upaya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di tengah pandemi Covid-19 untuk terus berupaya mengoptimalkan promosi produk pariwisata ke negara-negara fokus pasar wisatawan.

Dalam acara kali ini, dibahas upaya dan kebijakan pemerintah Indonesia dan product update dari pariwisata Indonesia ke negara-negara fokus pasar wisatawan

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Nia Niscaya, dalam keterangannya, Selasa (19/5/2020) mengatakan, kegiatan webinar kali ini untuk membahas strategi dan upaya kesiapan Indonesia memasuki masa new normal serta product update untuk pasar China dan Hongkong.

"Webinar pasar Great China bertemakan ‘Re-Aligning Our Priorities After Covid-19’ ini dilakukan untuk menjaga brand awareness Indonesia, sehingga nantinya wisman tidak perlu ragu untuk mendatangi Indonesia karena kebijakan mengenai gerakan Indonesia Bersih, Sehat, dan Aman (Clean, Health and Safety/CHS) merupakan upaya pemerintah Indonesia yang tanggap terhadap the new normal,” kata Nia.

Ilustrasi wisata Indonesia. (Dok : Kemenparekraf)
Ilustrasi wisata Indonesia. (Dok : Kemenparekraf)

Ia menambahkan, pandemi Covid-19 telah mengubah banyak hal dalam kehidupan, termasuk sektor pariwisata. Pemberlakuan social distancing dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam waktu singkat, ikut mengubah pola pemasaran pariwisata.

Dalam filosofi China dikenal istilah weiji, yang berarti krisis. Weiji terdiri dari dua kata, yakni wei yang berarti bahaya dan ji yang berarti peluang.

Oleh sebab itu, dalam kondisi yang kurang menguntungkan ini diperlukan strategi pemasaran yang tepat, sekaligus dengan tujuan untuk mempertahankan eksistensi pariwisata Indonesia di masing-masing pasar.

Kegiatan seminar berbasis digital ini kemudian menjadi salah satu cara yang dilakukan Kemenparekraf/Baparekraf untuk melakukan soft selling destinasi yang ada di Indonesia dan diharapkan Indonesia tetap menjadi favorit bagi wisman untuk berkunjung.

Hasil poling yang dilakukan saat Webinar pasar Great China, Bali masih menjadi destinasi favorit untuk pasar China dengan persentase 86 persen, disusul Manado dan Lombok yang, masing-masing memperoleh persentase 7 persen, Borobudur 5 persen dan Batam/Bintan 2 persen.

baca juga
Ilustrasi wisata Bali. (Dok : Kemenparekraf)
Ilustrasi wisata Bali. (Dok : Kemenparekraf)

Nia juga memperkirakan bahwa Bali akan menjadi salah satu destinasi utama yang relatif lebih cepat pulih dan banyak dikunjungi wisatawan begitu pandemi dinyatakan usai. Bali, selama ini merupakan destinasi wisata utama dan termasuk propinsi yang terbukti mampu menahan laju penyebaran Covid-19 makin meluas di masyarakat melalui local wisdom dan peran desa adatnya.

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Wishnutama Kusubandio telah menetapkan Bali sebagai pilot project untuk penerapan Program CHS untuk diterapkan di bandara, destinasi, dan mendorong pengelola usaha pariwisata lainnya, seperti hotel dan restoran sebagai strategi mempercepat pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif pascapandemi Covid-19. Setelah Bali, menyusul destinasi lainnya secara bertahap.

"Bali menjadi prioritas. Setelahnya ada Joglosemar dan Kepri yang menjadi pintu masuk wisatawan dari Singapura, kemudian 5 destinasi super prioritas. Kami tidak ingin wisatawan kecewa, sehingga kami mendorong industri untuk menerapkan CHS ini dengan baik dan berstandar Internasional," tutup Nia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gejala Covid-19 Langka, Pria Ini Bikin Dokter Terasa Memecahkan Teka-teki!

Gejala Covid-19 Langka, Pria Ini Bikin Dokter Terasa Memecahkan Teka-teki!

Health | Rabu, 20 Mei 2020 | 08:10 WIB

Mengintip Pengorbanan Tenaga Medis Covid-19 di Wisma Atlet saat Buka Puasa

Mengintip Pengorbanan Tenaga Medis Covid-19 di Wisma Atlet saat Buka Puasa

News | Rabu, 20 Mei 2020 | 03:50 WIB

Update Terbaru Klaster COVID-19 Indogrosir, Satu Pasien Sembuh

Update Terbaru Klaster COVID-19 Indogrosir, Satu Pasien Sembuh

Jogja | Rabu, 20 Mei 2020 | 04:55 WIB

Bulan Ramadan dan PSBB di Mata Dwi Andhika

Bulan Ramadan dan PSBB di Mata Dwi Andhika

Video | Rabu, 20 Mei 2020 | 07:00 WIB

Dokter Sarankan Orang dengan Asma Tak Perlu Pakai Masker, ini Alasannya!

Dokter Sarankan Orang dengan Asma Tak Perlu Pakai Masker, ini Alasannya!

Health | Rabu, 20 Mei 2020 | 06:00 WIB

Pasien Sembuh dari Covid-19 Bisa Alami Masalah Kejiwaan, ini Kata Peneliti!

Pasien Sembuh dari Covid-19 Bisa Alami Masalah Kejiwaan, ini Kata Peneliti!

Health | Rabu, 20 Mei 2020 | 04:00 WIB

Terkini

Bernardo Tavares Persembahkan Gelar Piala Presiden 2026 untuk Bonek dan Bonita

Bernardo Tavares Persembahkan Gelar Piala Presiden 2026 untuk Bonek dan Bonita

Jatim | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli  Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing

Video | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Ijazah atau Skill? Memaknai Ulang Kemerdekaan Pendidikan bagi Gen Z

Ijazah atau Skill? Memaknai Ulang Kemerdekaan Pendidikan bagi Gen Z

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:56 WIB

Niat Bantu Teman, Motor Buruh di Bandar Lampung Malah Jadi Jaminan Utang

Niat Bantu Teman, Motor Buruh di Bandar Lampung Malah Jadi Jaminan Utang

Lampung | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:56 WIB

Pemicu IHSG Bisa Tembus Level Psikologis 6.400 Hari Ini

Pemicu IHSG Bisa Tembus Level Psikologis 6.400 Hari Ini

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:54 WIB

Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta

Polisi Malaysia Periksa Petugas AVSEC Soal Penyelundupan Narkoba Pilot dari KLIA ke Jakarta

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:51 WIB

Paris, Luka, dan Kesempatan Kedua dalam Satu Musim Panas di Paris

Paris, Luka, dan Kesempatan Kedua dalam Satu Musim Panas di Paris

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Kebakaran di Alun-alun Suryakencana, Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Lima Hari

Kebakaran di Alun-alun Suryakencana, Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Lima Hari

Jabar | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi

Cafe Hopping dan Coffee Rave, Dua Tren yang Mengubah Cara Orang Menikmati Kopi

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:44 WIB

BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Andalas Kolaborasi melalui Kurikulum dan Pengabdian Masyarakat

BPJS Ketenagakerjaan dan Universitas Andalas Kolaborasi melalui Kurikulum dan Pengabdian Masyarakat

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:43 WIB

×