KAMI Rilis Koleksi Lebaran yang Terinspirasi Teknik Jahit Asal Korea

Risna Halidi

Rabu, 20 Mei 2020 | 13:58 WIB
KAMI Rilis Koleksi Lebaran yang Terinspirasi Teknik Jahit Asal Korea
KAMI Rilis Koleksi Lebaran yang Terinspirasi Teknik Jahit Asal Korea (Antara)

Suara.com - KAMI Rilis Koleksi Lebaran yang Terinspirasi Teknik Jahit Asal Korea

Label fesyen KAMI menghadirkan koleksi baju Idulfitri bertajuk "Jana". Koleksi baru dalam seri koleksi Raya ini terinspirasi dari Pojagi, teknik quilting tradisional Korea berusia 2000 tahun yang menggabungkan beberapa jenis kain seperti sutra dan rami, yang kemudian dijahit menjadi satu kain utuh.

Sejarah Korea menyebutkan bahwa semua kalangan masyarakat memanfaatkan kain tersebut untuk membungkus hadiah istimewa, penanda bahwa pemberi dan penerima sama-sama menghargai hubungannya.

Koleksi Raya "JANA" hadir dalam bentuk pakaian siap pakai dari koleksi yang sebelumnya pernah dibawakan oleh KAMI di Jakarta Fashion Week 2020.

KAMI Rilis Koleksi Lebaran yang Terinspirasi Teknik Jahit Asal Korea (Antara)
KAMI Rilis Koleksi Lebaran yang Terinspirasi Teknik Jahit Asal Korea (Antara)

Desain tetap menonjolkan warna-warna earth tone yang menjadi ciri khasnya seperti hijau tua, cokelat, kuning mustar, serta nuansa terracotta.

Seperti koleksi Raya tahun sebelumnya, koleksi ini meliputi model pakaian sarimbit yang cocok untuk pakaian lebaran keluarga.

Pilihan model terdiri dari sembilan tampilan, mulai dari tunik, kimono wrap & long outerwear, dan dress untuk wanita, baju Koko untuk pria dan anak, serta dress untuk anak.

Satu hal yang menarik dalam koleksi ini adalah teknik pleats atau lipit yang diaplikasikan pada bagian tertentu, seperti bagian lengan dan hem tunik, yang memberikan kesan playful dan elegan.

Elemen bunga dan tulisan kuno menghiasi motif pada koleksi wanita dan anak, kedua elemen yang mengingatkan pada seni dan budaya Korea, asal inspirasi dari Pojagi.

baca juga

Sementara koleksi baju Koko pria dan anak hadir dalam nuansa warna yang sama namun tanpa elemen bunga. Pemakaian motif Pojagi merupakan bentuk lain untuk menghargai diri sendiri. Nama "Jana" yang jadi tajuk diambil dari bahasa Slavia yang berarti “God’s gracious gift”.

Koleksi "Jana" mengajak pemakainya untuk merangkul kepercayaan diri dan menyadari harga diri, bahwa dirinya adalah pemberian berharga dari Tuhan.

"Jana" dihadirkan secara dalam acara Ray Stream Fest di tengah pandemi Covid-19 yang membatasi kegiatan di luar rumah, termasuk peragaan busana. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tips Agar Anak Tampil Stylish saat Lebaran

Tips Agar Anak Tampil Stylish saat Lebaran

Video | Rabu, 20 Mei 2020 | 08:00 WIB

Begini Tata Cara Salat Idulfitri di Rumah Saat Pandemi Covid-19

Begini Tata Cara Salat Idulfitri di Rumah Saat Pandemi Covid-19

Lifestyle | Selasa, 19 Mei 2020 | 10:31 WIB

Pengganti Libur Lebaran Digeser Jadi Akhir Juli atau Desember?

Pengganti Libur Lebaran Digeser Jadi Akhir Juli atau Desember?

News | Senin, 18 Mei 2020 | 16:08 WIB

Terkini

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

×