4 Kebiasaan di Negara Asia yang Tidak Bisa bagi Orang Eropa

Silfa Humairah Utami, Arendya Nariswari

Selasa, 26 Mei 2020 | 06:37 WIB
4 Kebiasaan di Negara Asia yang Tidak Bisa bagi Orang Eropa
Ilustrasi traveling . (Shutterstock)

Suara.com - 4 Kebiasaan di Negara Asia yang Tidak Bisa bagi Orang Eropa. 

Mulai dari wisata alam, budaya, makanan hingga orang Asia yang dikenal ramah menjadi daya tarik turis mancanegara datang berkunjung. Bukan rahasia umum lagi kalau berbagai negara di Asia memiliki pesona yang luar biasa. Nggak heran nih, travelers, keunikan Asia cukup populer di mata turis Eropa.

Nggak sedikit juga lho, turis Eropa yang penasaran kemudian menjajal traveling di beberapa negara Asia ini.

Tak hanya destinasi wisatanya saja yang unik, kuliner Asia juga punya penampilan rasa yang nyentrik lho, travelers. Nggak percaya? Yuk, intip info lengkap yang telah dirangkum Suara.com berikut ini.

1. Kuliner kekinian yang dimodifikasi

Kuliner kekinian yang dimodifikasi di Asia. (Instagram/@pajjinju,@iklan_jasprom)
Kuliner kekinian yang dimodifikasi di Asia. (Instagram/@pajjinju,@iklan_jasprom)

Jalan-jalan keliling Asia, nggak lengkap rasanya jika belum mencicipi kulinernya yang unik dan tak biasa. Sebagian besar negara di Asia memiliki hobi memodifikasi bahan makanan sehingga menciptakan menu kuliner unik yang kekinian.

Misalnya nih, di Malaysia ada menu es kepal dan keripik kentang rasa bunga sakura di Jepang. Nyentrik banget kan, travelers? Kamu udah pernah cobain yang mana nih?

2. Cover helm berbulu

Cover helm berbulu yang cuma ada di Asia. (Instagram/@mashur)
Cover helm berbulu yang cuma ada di Asia. (Instagram/@mashur)

Belum lama ini publik dihebohkan dengan penemuan unik berupa cover helm berbulu yang super unyu. Nggak cuma aman, penemuan cover helm berbulu yang satu ini bakal bikin penampilanmu ketika berkendara semakin unik.

baca juga

Nggak cuma itu aja, penemuan ini berhasil bikin turis Eropa geleng-geleng kepala lho. Hihi, unik banget sih ya travelers?

3. Makanan Ekstrem

Kuliner asli Asia yang dianggap ekstrim orang Eropa. (Instagram/@wowlaperkuliner)
Kuliner asli Asia yang dianggap ekstrim orang Eropa. (Instagram/@wowlaperkuliner)

Hobi makan ceker ayam? Jangan salah travelers, makanan yang satu ini tergolong ekstrem lho bagi orang-orang Eropa.

Nggak cuma ceker ayam, beberapa negara di Asia juga punya menu kuliner ekstrem lainnya seperti telur berisi embrio itik dan tarantula.

Meskipun tak biasa, kuliner Asia yang ekstrem ini punya banyak penggemar lho, travelers. Berani coba?

4. Persewaan Powerbank

Persewaan power bank di China. (Pinterest.com)
Persewaan power bank di China. (Pinterest.com)

Nggak perlu takut kehabisan baterai jalan-jalan di Asia. Karena di China kamu bisa menyewa powerbank untuk menyelamatkan gadgetmu dari kehabisan daya baterai.Hal seperti ini akan jarang kamu temui di negara Eropa lho travelers.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seperti Apa Kebiasaan Tidurmu? Hindari Nomor 4 dan 5, Ya!

Seperti Apa Kebiasaan Tidurmu? Hindari Nomor 4 dan 5, Ya!

Lifestyle | Senin, 25 Mei 2020 | 06:14 WIB

Evakuasi 140 Imigran, Malta Sewa Kapal Pesiar untuk Tempat Pengungsian

Evakuasi 140 Imigran, Malta Sewa Kapal Pesiar untuk Tempat Pengungsian

News | Sabtu, 23 Mei 2020 | 17:30 WIB

Deretan Kebiasaan Baik yang Muncul Karena Pandemi Covid-19

Deretan Kebiasaan Baik yang Muncul Karena Pandemi Covid-19

Health | Selasa, 19 Mei 2020 | 19:13 WIB

Terkini

Bengkak Jadi Rp328 Miliar! Koalisi Sultra Bersih Desak KPK Tuntaskan Dugaan Korupsi Nur Alam

Bengkak Jadi Rp328 Miliar! Koalisi Sultra Bersih Desak KPK Tuntaskan Dugaan Korupsi Nur Alam

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:33 WIB

Jika Musyawarah Gagal, Lahan Aula RW 44 Kota Wisata Terancam Diambil Alih Pemkab Bogor

Jika Musyawarah Gagal, Lahan Aula RW 44 Kota Wisata Terancam Diambil Alih Pemkab Bogor

Jabar | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:32 WIB

'Minggu Depan Kita Buka-bukaan', Kubu Roy Suryo Minta Jaksa Bawa Ijazah Jokowi ke Sidang

'Minggu Depan Kita Buka-bukaan', Kubu Roy Suryo Minta Jaksa Bawa Ijazah Jokowi ke Sidang

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Kaiju Decode Bagikan Trailer Proyek Baru The Ring of Aidara, Tayang 2027

Kaiju Decode Bagikan Trailer Proyek Baru The Ring of Aidara, Tayang 2027

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Begini Cara Mengecek Status Pesanan Chery Q Bagi Konsumen

Begini Cara Mengecek Status Pesanan Chery Q Bagi Konsumen

Otomotif | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:25 WIB

Mobil Operasional KDKMP Tabrak Rumah Warga Sampai Tembok Jebol

Mobil Operasional KDKMP Tabrak Rumah Warga Sampai Tembok Jebol

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:24 WIB

Setiap Orang Punya Cerita, Story on Stage Buka Panggung Buat Kamu yang Ingin Didengar

Setiap Orang Punya Cerita, Story on Stage Buka Panggung Buat Kamu yang Ingin Didengar

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Lagu 'Coba Lagi' Jadi Pengingat bagi Kita yang Hampir Menyerah pada Hidup

Lagu 'Coba Lagi' Jadi Pengingat bagi Kita yang Hampir Menyerah pada Hidup

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20 WIB

OJK Jatuhkan Sanksi Rp2,1 Triliun, Emiten Konglo Dinilai Buat Jeblok Penilaian MSCI

OJK Jatuhkan Sanksi Rp2,1 Triliun, Emiten Konglo Dinilai Buat Jeblok Penilaian MSCI

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Geger Polisi Tembak Polisi di Tangsel, Menko Dudung Desak Evaluasi Total Rekrutmen Polri

Geger Polisi Tembak Polisi di Tangsel, Menko Dudung Desak Evaluasi Total Rekrutmen Polri

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:18 WIB

×