New Normal, Lima Destinasi Pariwisata di NTB Ini Siap Dibuka, Apa Saja?

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 05 Juni 2020 | 17:30 WIB
New Normal, Lima Destinasi Pariwisata di NTB Ini Siap Dibuka, Apa Saja?
New Normal, Lima Destinasi Pariwisata di NTB Ini Siap Dibuka, Apa Saja?. (Shutterstock)

Suara.com - Memasuki era new normal, Kepala Dinas Pariwisata NTB Lalu Moh Faozal mengatakan pihaknya ingin segera kembali menghidupkan “mesin” pariwisata yang vakum akibat pandemi COVID-19.

Seperti diketahui, sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang terdampak akibat pandemi.

Faozal mengatakan ketika sektor pariwisata NTB dibuka kembali akan ada lima destinasi pilot project yang dibuka secara bertahap, mulai dari kawasan Gili (Air, Meno, Trawangan), Taman Nasional Gunung Rinjani, Islamic Center, Kawasan Mandalika, dan destinasi di Pulau Sumbawa yaitu Pulau Moyo.

New Normal, Lima Destinasi Pariwisata di NTB Ini Siap Dibuka, Apa Saja? (Shutterstock)

"Kawasan tiga Gili menjadi pilot project saat sektor pariwisata di buka lantaran di sana lebih bisa di organize bagaimana implementasi protokol kesehatan dan penerapan physical distancing, Lalu pintu masuk ke kawasan tersebut sudah ditetapkan dari pelabuhan Bangsal," kata Faozal dalam siaran pers yang diterima Suara.com.

Ia juga menjelaskan Taman Nasional Gunung Rinjani bisa dibuka kembali setelah kawasan Gili.

Meski demikian, perlu koordinasi dengan pihak pengelola terkait daya tampung dan penerapan physical distancing di salah satu dari tujuh gunung tertinggi di Indonesia itu.

Kemudian terdapat kawasan Islamic Center yang pengelolaannya di bawah koordinasi Dispar NTB. Selanjutnya secara bertahap Kawasan Mandalika dengan terus berkoordinasi bersama ITDC sebagai pengelola kawasan ekonomi khusus seluas 1.200 hektar itu.

Di sisi lain destinasi di Pulau Sumbawa yaitu Pulau Moyo yang juga akan segera dibuka.

"Yang paling penting, ketika membuka normal baru, maka pemerintah harus menyiapkan perangkatnya, baik itu kesiapan destinasi ataupun industri lainnya," ujarnya.

baca juga

Sementara itu, Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ni Wayan Giri Adnyani, mengatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan dan lembaga terkait dalam menyiapkan protokol kesehatan.

Mereka juga terus memverifikasi implementasi Standar Operasional Prosedur Clean, Health, and Safety (SOP CHS) dengan baik dan benar sesuai standarisasi yang ditetapkan.

"Gerakan CHS ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan wisatawan terhadap destinasi dan industri pariwisata Indonesia usai COVID-19 sehingga destinasi akan siap menerima kunjungan wisatawan, yang pada tahap awal pasti akan didominasi oleh wisatawan domestik," kata Ni Wayan Giri Adnyani

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tren Wisata New Normal, Wisata Alam Paling Banyak Diminati?

Tren Wisata New Normal, Wisata Alam Paling Banyak Diminati?

Lifestyle | Jum'at, 05 Juni 2020 | 15:05 WIB

Wisata Berkelanjutan Akan Jadi Tren, Ini 3 Hal yang Harus Dipersiapkan

Wisata Berkelanjutan Akan Jadi Tren, Ini 3 Hal yang Harus Dipersiapkan

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2020 | 10:43 WIB

Menilik Pantai Alam Indah, Wisata di Tegal yang Pertama Lakukan New Normal

Menilik Pantai Alam Indah, Wisata di Tegal yang Pertama Lakukan New Normal

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2020 | 10:30 WIB

Terkini

Tak Cuma Bali dan Jakarta, Ini Cara Menemukan Sisi Lain Indonesia

Tak Cuma Bali dan Jakarta, Ini Cara Menemukan Sisi Lain Indonesia

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 16:47 WIB

Kepergok Curi Skincare dan Celemek, Pegawai PT KAI Diamuk Massa di Minimarket Cibubur!

Kepergok Curi Skincare dan Celemek, Pegawai PT KAI Diamuk Massa di Minimarket Cibubur!

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:42 WIB

Cara Kerja Balon Angioplasti untuk Buka Sumbatan Pembuluh Darah Jantung

Cara Kerja Balon Angioplasti untuk Buka Sumbatan Pembuluh Darah Jantung

Health | Selasa, 22 September 2026 | 16:40 WIB

Sinopsis 3mm Love, Film Korea-Jepang Dibintangi Kim Ji An dan Kurokawa Soya

Sinopsis 3mm Love, Film Korea-Jepang Dibintangi Kim Ji An dan Kurokawa Soya

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 16:40 WIB

Mengapa Indonesia Alami Paceklik Beras Premium?

Mengapa Indonesia Alami Paceklik Beras Premium?

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 16:39 WIB

Jadi Tersangka dan Ditahan KPK, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Minta Maaf: Doakan Saya

Jadi Tersangka dan Ditahan KPK, Bupati Bolmut Sirajudin Lasena Minta Maaf: Doakan Saya

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:38 WIB

Dana Kelolaan Tumbuh 46%, Bukti Layanan Wealth Management BRI Makin Dipercaya

Dana Kelolaan Tumbuh 46%, Bukti Layanan Wealth Management BRI Makin Dipercaya

Bri | Selasa, 22 September 2026 | 16:37 WIB

Jogja Disesaki Ratusan Kampus, Tapi Tambang Ide Belum Banyak Terserap Masyarakat

Jogja Disesaki Ratusan Kampus, Tapi Tambang Ide Belum Banyak Terserap Masyarakat

Jogja | Selasa, 22 September 2026 | 16:36 WIB

Apakah Kulkas Berbunyi Itu Normal? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Apakah Kulkas Berbunyi Itu Normal? Kenali 7 Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 16:35 WIB

Dicap Underbow PKI oleh Majalah Terbitan Kemenag, GMNI Meradang: Fatal, Ini Bukan Sekadar Typo

Dicap Underbow PKI oleh Majalah Terbitan Kemenag, GMNI Meradang: Fatal, Ini Bukan Sekadar Typo

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 16:33 WIB

×