Nge-Gym saat New Normal, Ini 6 Hal yang Harus Anda Persiapkan

Vania Rossa

Sabtu, 06 Juni 2020 | 09:22 WIB
Nge-Gym saat New Normal, Ini 6 Hal yang Harus Anda Persiapkan
Ilustasi olahraga di gym. (Shutterstock)

Suara.com - Bersiap menuju tatanan hidup baru alias new normal, semua lini usaha menerapkan pedoman baru untuk memprioritaskan keselamatan, termasuk gym atau pusat kebugaran.

Gym sendiri diketahui sebagai salah satu tempat potensial untuk penularan Covid-19. Hal ini karena gym dipenuhi oleh orang-orang yang berkeringat, di mana aliran udara mungkin kurang ideal.

Kelly Cawcutt, direktur asosiasi pengendalian infeksi dan asisten profesor penyakit menular dan pengobatan perawatan kritis di University of Nebraska Medical Center, mengatakan, "Olahraga meningkatkan frekuensi dan kecepatan pernapasan, sehingga ada potensi dampak peningkatan aerosol ini."

Aerosol adalah partikel kecil yang dikeluarkan orang yang bisa mengandung virus.

"Masker akan ideal, tetapi kita juga tahu itu bisa sulit dipakai saat berolahraga dan mungkin tidak disarankan," tambahnya, seperti dilansir dari Huffpost.

Meskipun bukan cara utama transmisi, Covid-19 dapat menyebar melalui permukaan juga. Mark S. Dworkin, seorang profesor dan associate director untuk epidemiologi di UIC School of Public Health, menyebut bahwa Anda mungkin akan menggunakan peralatan dan mesin olahraga yang telah disentuh orang lain.

"Virus ini kemungkinan bisa bertahan lebih lama di permukaan yang lembap akibat keringat," kata Dworkin, yang telah menulis dua buku tentang penyakit menular.

Dengan risiko yang telah disebut di atas, apa yang bisa kita lakukan ketika ingin mulai kembali berolahraga di gym?

1. Kebersihan harus jadi prioritas

baca juga

Pembersihan yang lebih sering akan sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan sehat di gym. Meski mungkin pihak gym menyediakan hand sanitizer ataupun sabun cuci tangan yang memadai, tapi tak ada salahnya Anda pun menyediakan tisu antiseptik untuk membersihkan setiap permukaan alat gym yang akan Anda gunakan.

2. Membawa air minum, matras, dan handuk sendiri

Emily Bench-Lahrssen, pemilik studio pilates Pilathon di Miami, mengatakan, "Untuk saat ini, matras, air, dan handuk tidak akan disediakan, jadi kami meminta member kami untuk membawanya sendiri."

"Fasilitas dengan frekuensi sentuhan tinggi, seperti loker, pancuran, sauna, dan area tempat duduk di meja depan juga tidak akan digunakan untuk saat ini," katanya lagi.

3. Menjaga jarak sosial

Para ahli merekomendasikan agar kita menjaga jarak sejauh 2 meter satu sama lain untuk meminimalkan kemungkinan infeksi melalui droplet pernapasan.

"Selama latihan, harus ada kapasitas untuk menjaga jarak sosial, atau semacam penghalang antar peralatan untuk membantu mengurangi risiko penyebaran dari seseorang yang tidak menunjukkan gejala," kata Cawcutt.

4. Patuhi batas jumlah peserta di setiap kelas

Cawcutt sangat menyarankan gym untuk membatasi jumlah member-nya dalam satu waktu. Bench-Lahrssen juga memikirkan taktik ini, dan mengatakan studionya akan mengizinkan enam siswa per kelas, dengan maksimum delapan orang di studio pada suatu waktu.

“Akan ada jarak 20 menit antar kelas,” tambahnya, mencatat bahwa beberapa kelas mungkin akan diadakan di luar untuk menghindari pertemuan di lorong dan area umum. Jadi, pastikan Anda mematuhi aturan mengenai batas jumlah peserta ini, ya.

5. Sedia masker

Dipastikan, para staf di gym akan diwajibkan untuk memakai masker. Untuk para member gym, meski mungkin tak diwajibkan, tak ada salahnya Anda berjaga-jaga dengan membawa masker sendiri.

Masker dapat bertindak sebagai perlindungan tambahan bagi pemakainya dan siapa pun yang berinteraksi dengan mereka.

6. Jangan datang ke gym jika...

Seperti halnya area publik lainnya, gym dan pusat kebugaran mungkin akan memeriksa suhu semua orang yang akan masuk ke lokasi sebagai langkah skrining gejala Covid-19.

Tapi, penting juga bagi Anda untuk menyadari untuk tidak datang ke gym jika merasa diri Anda sakit, misalnya mengalami demam.

Dworkin juga mencatat bahwa beberapa orang dengan sistem kekebalan tubuh yang terganggu juga sebaiknya menghindari ke gym untuk saat ini.

"Jika seseorang memiliki kondisi berisiko tinggi, jarak sosial sangat penting dan mereka harus mempertimbangkan berolahraga di rumah atau di luar daripada mempertaruhkan kontak dengan orang-orang di gym," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Punya Waktu Buat Nge-gym? Begini Caranya Manfaatkan Mobil Buat Work Out

Tak Punya Waktu Buat Nge-gym? Begini Caranya Manfaatkan Mobil Buat Work Out

Otomotif | Selasa, 05 Maret 2019 | 07:35 WIB

Lima Alasan Mengapa "Nge-gym" Pagi-pagi Lebih Baik

Lima Alasan Mengapa "Nge-gym" Pagi-pagi Lebih Baik

Health | Selasa, 09 Januari 2018 | 20:19 WIB

Lelaki yang Sering "Nge-gym" Justru Loyo di Ranjang?

Lelaki yang Sering "Nge-gym" Justru Loyo di Ranjang?

Health | Selasa, 07 Maret 2017 | 19:58 WIB

Terkini

6 Kombinasi Lipstik Ombre untuk Kulit Kuning Langsat, Bibir Makin Fresh dan Berdimensi

6 Kombinasi Lipstik Ombre untuk Kulit Kuning Langsat, Bibir Makin Fresh dan Berdimensi

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 07:07 WIB

Satu Kalimat Bisa Bikin Pasar Goyang, Alasan Presiden Prabowo Perlu Pidato Pakai Teks

Satu Kalimat Bisa Bikin Pasar Goyang, Alasan Presiden Prabowo Perlu Pidato Pakai Teks

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Candu Solusi Instan: Pemberdayaan UMKM atau Kegagalan Cipta Lapangan Kerja?

Candu Solusi Instan: Pemberdayaan UMKM atau Kegagalan Cipta Lapangan Kerja?

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Kesan Singkat Berkendara Isuzu Traga AC yang Kini Dilengkapi Fitur Isuzu Link

Kesan Singkat Berkendara Isuzu Traga AC yang Kini Dilengkapi Fitur Isuzu Link

Otomotif | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:51 WIB

Di Mana Beli Bendera Merah Putih Ukuran Besar? Ini Rekomendasi Tempat dan Kisaran Harganya

Di Mana Beli Bendera Merah Putih Ukuran Besar? Ini Rekomendasi Tempat dan Kisaran Harganya

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:45 WIB

4 Shio Beruntung Hari Ini 6 Agustus 2026, Terhindar dari Kesepian dan Kesulitan

4 Shio Beruntung Hari Ini 6 Agustus 2026, Terhindar dari Kesepian dan Kesulitan

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:42 WIB

12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik

12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:22 WIB

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

×