Sayur dan Buah Organik Laris Manis Saat Pandemi Covid-19

Vania Rossa

Jum'at, 12 Juni 2020 | 12:18 WIB
Sayur dan Buah Organik Laris Manis Saat Pandemi Covid-19
Ilustrasi sayur organik. (Shutterstock)

Suara.com - Hidup sehat kini menjadi tujuan banyak orang di tengah pandemi Covid-19, untuk mencegah diri tertular dari virus corona. Hal ini ikut mempengaruhi minat masyarakat pada makanan sehat, termasuk sayur dan buah organik.

Sayur dan buah organik berasal dari pertanian yang menerapkan gaya bertanam bebas pestisida, sehingga produk yang dihasilkan diharapkan lebih aman dan sehat.

Maya Stolastika Boleng, pemilik Twelve’s Organic yang bekerjasama dengan petani-petani di Mojokerto, Jawa Timur, mengatakan bahwa pesanan sayur dan buah organik dari pelanggannya semakin meningkat di tengah pandemi Covid-19.

"Akhir Maret sudah nambah terus pesanan, enggak terdampak (pandemi). Hampir semua sektor pertanian organik naik," kata Maya beberapa waktu lalu, seperti dilansir dari Antara.

Ketika bisnis restoran menjadi lesu karena dilarang beroperasi selama pembatasan sosial, Twelve’s Organic tak ikut kesulitan karena mereka memang fokus menjadi penyuplai konsumen rumah tangga sejak beberapa tahun belakangan.

"Kami pernah menyuplai ke market besar seperti restoran dan hotel, tapi sejak 2017 kami memutuskan ke end user, rumah tangga," ujar Maya, yang menyebut bahwa konsumennya banyak berasal dari Malang, Mojokerto, Sidoarjo, dan Surabaya.

Lalu, produk pangan organik apa yang diminati saat ini? Disebutnya bahwa aneka rimpang seperti kunyit, jahe, dan bumbu dapur lainnya masih jadi incaran utama konsumen saat ini. Bahan-bahan untuk minuman herbal ini memang sedang banyak dicari untuk dijadikan empon-empon yang dianggap efektif mengusir virus.

Namun, sayur mayur dan buah-buahan juga tak kalah populer. Maya menanam puluhan jenis sayur dan buah, mulai dari keluarga beri, sayuran hijau, hingga herba.

"Permintaan raspberry naik tiga kali lipat sejak akhir Maret hingga sekarang," ungkap dia.

baca juga

Maya memprediksi, setelah pandemi berakhir, orang-orang akan lebih tertarik mengonsumsi hasil pertanian organik.

Ia berharap bisa mengembangkan sayap hingga ke luar pulau Jawa bila proses logistik sudah tidak terkendala pembatasan sosial berskala besar.

Menurut Maya, sudah ada permintaan dari konsumen di Bali dan Kalimantan, tapi kendala logistik membuatnya kesulitan untuk mengirimkan produknya dalam waktu singkat agar tetap segar.

"Saat ini kami punya 170-175 pelanggan tetap, semoga akhir tahun kami bisa mencapai 300 rumah tangga," kata Maya optimis mengenai bisnis sayur dan buah organiknya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Segini Uang yang Dihabiskan David Beckham Untuk Beli Buah dan Sayuran

Segini Uang yang Dihabiskan David Beckham Untuk Beli Buah dan Sayuran

Lifestyle | Kamis, 11 Juni 2020 | 12:35 WIB

Kurangi Risiko Kematian Dini, Banyak Makan Sayuran Bikin Umur Panjang

Kurangi Risiko Kematian Dini, Banyak Makan Sayuran Bikin Umur Panjang

Health | Selasa, 09 Juni 2020 | 18:55 WIB

Bercocok Tanam Sayuran di Kolong Tol Becakayu

Bercocok Tanam Sayuran di Kolong Tol Becakayu

Foto | Sabtu, 06 Juni 2020 | 17:09 WIB

Terkini

4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil

4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 09:38 WIB

Tren Perawatan Non-Bedah Meningkat, Ini Manfaat dan Risikonya

Tren Perawatan Non-Bedah Meningkat, Ini Manfaat dan Risikonya

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 09:35 WIB

Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya

Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 09:26 WIB

4 Shio yang Diramal Bernasib Baik pada Hari Ini 21 Juni 2026

4 Shio yang Diramal Bernasib Baik pada Hari Ini 21 Juni 2026

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:54 WIB

Cara agar Sunscreen Tidak Luntur Saat Berkeringat? Ini 3 Pilihan yang Sweatproof Lengkap Ulasannya

Cara agar Sunscreen Tidak Luntur Saat Berkeringat? Ini 3 Pilihan yang Sweatproof Lengkap Ulasannya

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:27 WIB

Mengapa Pengetahuan Masyarakat Adat Penting untuk Mengatasi Krisis Iklim?

Mengapa Pengetahuan Masyarakat Adat Penting untuk Mengatasi Krisis Iklim?

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:15 WIB

4 Posisi Cermin di Rumah yang Bisa Datangkan Keberuntungan Menurut Feng Shui

4 Posisi Cermin di Rumah yang Bisa Datangkan Keberuntungan Menurut Feng Shui

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:05 WIB

Tips Agar Bedak Tahan Lama Tanpa Pakai Foundation, Ini Rahasia dari Makeup Artist

Tips Agar Bedak Tahan Lama Tanpa Pakai Foundation, Ini Rahasia dari Makeup Artist

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 07:25 WIB

Generasi Muda Dinilai Punya Peran Strategis Dorong Kebijakan Udara Bersih: Bagaimana Caranya?

Generasi Muda Dinilai Punya Peran Strategis Dorong Kebijakan Udara Bersih: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 07:14 WIB

Kisah Klabu: Berawal dari Obrolan Dua Ibu, Kini Hidupkan Literasi di Taman Kota Jagakarsa

Kisah Klabu: Berawal dari Obrolan Dua Ibu, Kini Hidupkan Literasi di Taman Kota Jagakarsa

Lifestyle | Minggu, 21 Juni 2026 | 07:08 WIB